Implementasi Model Pembelajaran Nested dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekolah Terhadap Keteampilan Berpikir dan Keterampilan Sosial Siswa SMPN 3 Tenggarong Seberang

Model pembelajaran nested adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan kurikulum ke dalam satu disiplin ilmu. Model ini berfokus pada bagaimana seorang guru ingin mengajarkan berbagai keterampilan belajar kepada siswanya (Duiningrum et al., 2018). Model pembelajaran ini mengintegrasikan beberapa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Amelia Hardiyanti Ahmadi, Vandalita M.M Rambitan, Ruqoyyah Nasution, Herliani, Akhmad
Format: Article
Language:English
Published: University of Bengkulu 2025-04-01
Series:Pendipa
Online Access:https://ejournal.unib.ac.id/pendipa/article/view/41378
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Model pembelajaran nested adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan kurikulum ke dalam satu disiplin ilmu. Model ini berfokus pada bagaimana seorang guru ingin mengajarkan berbagai keterampilan belajar kepada siswanya (Duiningrum et al., 2018). Model pembelajaran ini mengintegrasikan beberapa keterampilan belajar salah satunya yaitu keterampilan berpikir dan keterampilan sosial. Keterampilan berpikir merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan pikiranya secara efektif dan efesien dalam mengidentifikasi masalah, mencari solusi, serta mengambil keputusan. Keterampilan berpikir mencakup aktivitas mental seperti memilih strategi atau cara yang tepat untuk memperoleh pengetahuan, memecahkan masalah, dan menyelesaikan masalah (Purnamasari et al., 2020). Sedangkan keterampilan sosial merupakan kemampuan seseorang dalam berinterkasi dengan orang lain (Nur Halimah et al., 2023.). Keterampilan berpikir dan sosial ini dilatih melaui sintak pembelajaran nested, ketika siswa akan melakukan diskusi kelompok terkait merumuskan masalah, pengumpulan data, dan mempresentasikan hasil. Selanjutnya  dalam memanfaatkan lingkungan sekolah dalam proses belajar tidak hanya memperkuat pemahaman konsep IPA secara nyata, tetapi juga berperan dalam meningkatkan keterampilan berpikir. Peserta didik dilatih untuk mengajukan pertanyaan, menggali informasi, pengumpulan data, menganalisis data, dan menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan langsung. Selain itu, kegiatan belajar yang melibatkan eksplorasi lingkungan sering kali dilakukan dalam kelompok, sehingga mendorong peserta didik untuk bekerja sama dalsm kegiatan berdiskusi, dan menghargai pendapat. Hal ini menjadi landasan penting dalam mengembangkan keterampilan sosial seperti komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama.
ISSN:2086-9363
2622-9307