EDUKASI SIAGA BENCANA UNTUK MENINGKATKAN PERSEPSI LANSIA DI KELURAHAN PASIA NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH, PADANG

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan kerusakan serta kehilangan nyawa. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kesiapsiagaan bencana guna mengurangi dampak yang ditimbulkan, terutama pada kelompok rentan seperti lansia. Maka dari itu, tu...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hema Malini, Yuna Fitri, Boby Febri Krisdianto
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Andalas, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) 2023-09-01
Series:Buletin Ilmiah Nagari Membangun
Subjects:
Online Access:https://buletinnagari.lppm.unand.ac.id/index.php/bln/article/view/443
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan mengakibatkan kerusakan serta kehilangan nyawa. Oleh karena itu, penting untuk memiliki kesiapsiagaan bencana guna mengurangi dampak yang ditimbulkan, terutama pada kelompok rentan seperti lansia. Maka dari itu, tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan persepsi lansia tentang kesiapsiagaan bencana melalui pemberian edukasi bencana di kelurahan Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah, Padang. Kegiatan ini melibatkan penyediaan materi edukatif dan simulasi kepada 15 lansia selama satu hari. Setelah pelatihan, wawancara dilakukan untuk mengevaluasi persepsi mereka terkait pengetahuan dan sikap terhadap kesiapsiagaan bencana. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur pada 5 lansia yang terlibat dalam program. Hasil wawancara mengungkap bahwa pengetahuan lansia mengenai gempa bumi masih perlu ditingkatkan. Meskipun demikian, sebagian besar dari mereka mampu menunjukkan kemampuan dalam menyiapkan tas siaga bencana. Namun, terdapat potensi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka lebih lanjut. Ini mencakup pemahaman tentang isi tas siaga bencana, tindakan yang harus diambil selama gempa, dan peran mereka dalam mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana. Diharapkan program semacam ini akan memberikan dampak jangka panjang dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia terhadap kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. Melalui pendekatan edukatif dan pelibatan aktif mereka dalam latihan simulasi, lansia dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di komunitas.
ISSN:2622-9978