STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)

Cinta dan harga diri merupakan kebutuhan dasar siswa yang dapat dipenuhi guru melalui strategi tindak tutur direktif guru (STTDG). Untuk menjaga perasaan siswa agar merasa dicintai dan dihargai, guru perlu menggunakan STTDG yang dapat memunculkan respons warna afektif positif siswa (RWAPS) sehingga...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Sumarti
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Pendidikan Indonesia 2015-08-01
Series:Jurnal Penelitian Pendidikan
Subjects:
Online Access:http://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/1304
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850251487709495296
author Sumarti
author_facet Sumarti
author_sort Sumarti
collection DOAJ
description Cinta dan harga diri merupakan kebutuhan dasar siswa yang dapat dipenuhi guru melalui strategi tindak tutur direktif guru (STTDG). Untuk menjaga perasaan siswa agar merasa dicintai dan dihargai, guru perlu menggunakan STTDG yang dapat memunculkan respons warna afektif positif siswa (RWAPS) sehingga pembelajaran berlangsung kondusif dan menyenangkan. Kenyataannya, masih ada kekerasan verbal yang dilakukan guru dan berdampak pada psikis siswa (rendah diri, trauma, malas). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memerikan STTDG yang be-RWAPS sebagai basis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Oleh karena itu, kajian STTDG yang beRWAPS sangat penting dilakukan. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan STTDG dalam pembelajaran dan RWAS terhadapnya.Sejalan dengan tujuan penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-fenomenologis. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, teknik catat, sadap rekam, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi tindak tutur direktif guru (TDG) terdiri atas memerintah, meminta, melarang, menyarankan, menanya, dan mengajak; realisasi TDG dengan strategi direct/langsung dan indirect/tidak langsung; STTDG yang mendapat RWAPS ialah (a) tuturan langsung, (b) mengandung unsur pujian, (c) menggunakan sapaan penanda sayang dan nama, (d) menghindari penggunaan kata saya dan kamu, (e) melibatkan penutur dan mitra tutur dalam kegiatan, (f) menggunakan penanda permintaan halus, (g) mengandung lelucon, (h) mempertimbangkan keinginan mitra tutur, (i) mengupayakan kesepakatan, dan (j) tuturan tidak langsung. Sementara itu, STTDG yang be-RWANS tuturan yang (a) tidak langsung mengandung ironi, (b) menyapa dengan kata seru, (c) membandingkan, dan (d) mengandung unsur celaan.
format Article
id doaj-art-765150d2c2cb428198699d1f7a002ef6
institution OA Journals
issn 1412-565X
1412-565X
language English
publishDate 2015-08-01
publisher Universitas Pendidikan Indonesia
record_format Article
series Jurnal Penelitian Pendidikan
spelling doaj-art-765150d2c2cb428198699d1f7a002ef62025-08-20T01:57:52ZengUniversitas Pendidikan IndonesiaJurnal Penelitian Pendidikan1412-565X1412-565X2015-08-01152STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)Sumarti Cinta dan harga diri merupakan kebutuhan dasar siswa yang dapat dipenuhi guru melalui strategi tindak tutur direktif guru (STTDG). Untuk menjaga perasaan siswa agar merasa dicintai dan dihargai, guru perlu menggunakan STTDG yang dapat memunculkan respons warna afektif positif siswa (RWAPS) sehingga pembelajaran berlangsung kondusif dan menyenangkan. Kenyataannya, masih ada kekerasan verbal yang dilakukan guru dan berdampak pada psikis siswa (rendah diri, trauma, malas). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memerikan STTDG yang be-RWAPS sebagai basis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Oleh karena itu, kajian STTDG yang beRWAPS sangat penting dilakukan. Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan STTDG dalam pembelajaran dan RWAS terhadapnya.Sejalan dengan tujuan penelitian, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-fenomenologis. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, teknik catat, sadap rekam, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi komunikasi tindak tutur direktif guru (TDG) terdiri atas memerintah, meminta, melarang, menyarankan, menanya, dan mengajak; realisasi TDG dengan strategi direct/langsung dan indirect/tidak langsung; STTDG yang mendapat RWAPS ialah (a) tuturan langsung, (b) mengandung unsur pujian, (c) menggunakan sapaan penanda sayang dan nama, (d) menghindari penggunaan kata saya dan kamu, (e) melibatkan penutur dan mitra tutur dalam kegiatan, (f) menggunakan penanda permintaan halus, (g) mengandung lelucon, (h) mempertimbangkan keinginan mitra tutur, (i) mengupayakan kesepakatan, dan (j) tuturan tidak langsung. Sementara itu, STTDG yang be-RWANS tuturan yang (a) tidak langsung mengandung ironi, (b) menyapa dengan kata seru, (c) membandingkan, dan (d) mengandung unsur celaan.http://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/1304strategi tindak tutur direktifdirect-indirectrespons warna afektif
spellingShingle Sumarti
STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
Jurnal Penelitian Pendidikan
strategi tindak tutur direktif
direct-indirect
respons warna afektif
title STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
title_full STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
title_fullStr STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
title_full_unstemmed STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
title_short STRATEGI TINDAK TUTUR DIREKTIF GURU DAN RESPONSWARNA AFEKTIF SISWA (Kajian Pragmatik dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP)
title_sort strategi tindak tutur direktif guru dan responswarna afektif siswa kajian pragmatik dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa indonesia di smp
topic strategi tindak tutur direktif
direct-indirect
respons warna afektif
url http://ejournal.upi.edu/index.php/JER/article/view/1304
work_keys_str_mv AT sumarti strategitindaktuturdirektifgurudanresponswarnaafektifsiswakajianpragmatikdanimplikasinyadalampembelajaranbahasaindonesiadismp