Gambaran Skrining Kesehatan Mental Gen Z dengan SRQ-29
Generasi Z, sebagai kelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, menghadapi tantangan kesehatan mental yang kompleks di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang cepat. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik kesehatan mental Generasi Z, dengan mayori...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Airlangga
2025-06-01
|
| Series: | Buletin Riset Psikologi dan Kesehatan Mental |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://e-journal.unair.ac.id/BRPKM/article/view/72485 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Generasi Z, sebagai kelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, menghadapi tantangan kesehatan mental yang kompleks di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi yang cepat. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik kesehatan mental Generasi Z, dengan mayoritas responden berusia 20–21 tahun. Instrumen menggunakan SRQ-29. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi tinggi gangguan stres pascatrauma (57,0%), gejala neurotik (39,0%), dan gejala psikotik (30,5%), dengan tingkat penggunaan NAPZA yang sangat rendah (0,1%). Dengan gambaran tersebut, menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki kerentanan terhadap kesehatan mental, oleh karena itu, upaya pencegahan primer maupun sekunder terkait PTSD maupun gangguan psikotik dan neurotik spesifik untuk Gen Z perlu diinisiasi. |
|---|---|
| ISSN: | 2776-1851 |