PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA

Penelitian geofisika dengan menggunakan metode magnetik yaitu dengan alat Magnetometer Fluxgate. Luas daerah penyelidikan ± 1 km x 1 km, dibatasi oleh koordinat geografis antara 127° 27’ 42” s/d 127° 27’ 43” BT dan 0° 43’ 17” s/d 0° 43’ 19” LU . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi sum...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Rohima Wahyu Ningrum
Format: Article
Language:English
Published: Jurusan Fisika Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 2015-04-01
Series:Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Subjects:
Online Access:http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/NEUTRINO/article/view/2887/4930
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850059702424043520
author Rohima Wahyu Ningrum
author_facet Rohima Wahyu Ningrum
author_sort Rohima Wahyu Ningrum
collection DOAJ
description Penelitian geofisika dengan menggunakan metode magnetik yaitu dengan alat Magnetometer Fluxgate. Luas daerah penyelidikan ± 1 km x 1 km, dibatasi oleh koordinat geografis antara 127° 27’ 42” s/d 127° 27’ 43” BT dan 0° 43’ 17” s/d 0° 43’ 19” LU . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi sumber prospek panas bumi di daerah Akesahu, Pulau Tidore berdasarkan data anomali medan magnet. Data medan magnet total yang terukur adalah medan utama, medan luar dan medan anomali. Untuk menghilangkan efek-efek anomali dari medan magnet luar dan anomali medan magnet utama dilakukan perhitungan koreksi variasi harian, koreksi drift (kesalahan alat), koreksi penyesuaian, koreksi IGRF, dan pemisahan anomali residual dan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, daerah Akesahu, Pulau Tidore memiliki potensi panas bumi yang masih cukup besar yang ditandai dengan adanya manifestasi panas bumi berupa mata air panas. Anomali medan magnet daerah Akesahu ditunjukkan dengan adanya anomali yang rendah (0.90 sampai dengan -2163.09 nT) yang memanjang arah utara-selatan di bagian Timur Pulau Tidore. Disamping itu di sekitar mata air panas Akesahu secara geologis didukung dengan adanya empat buah sesar normal. Ini sebagai sistem pengontrol panas bumi yang lainnya di Pulau Tidore.
format Article
id doaj-art-744888b7c6f94ffebf676c0ffb867302
institution DOAJ
issn 1979-6374
language English
publishDate 2015-04-01
publisher Jurusan Fisika Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
record_format Article
series Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
spelling doaj-art-744888b7c6f94ffebf676c0ffb8673022025-08-20T02:50:48ZengJurusan Fisika Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim MalangJurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya1979-63742015-04-01729610210.18860/neu.v0i0.2887PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARARohima Wahyu Ningrum0Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun Indonesia Penelitian geofisika dengan menggunakan metode magnetik yaitu dengan alat Magnetometer Fluxgate. Luas daerah penyelidikan ± 1 km x 1 km, dibatasi oleh koordinat geografis antara 127° 27’ 42” s/d 127° 27’ 43” BT dan 0° 43’ 17” s/d 0° 43’ 19” LU . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi sumber prospek panas bumi di daerah Akesahu, Pulau Tidore berdasarkan data anomali medan magnet. Data medan magnet total yang terukur adalah medan utama, medan luar dan medan anomali. Untuk menghilangkan efek-efek anomali dari medan magnet luar dan anomali medan magnet utama dilakukan perhitungan koreksi variasi harian, koreksi drift (kesalahan alat), koreksi penyesuaian, koreksi IGRF, dan pemisahan anomali residual dan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, daerah Akesahu, Pulau Tidore memiliki potensi panas bumi yang masih cukup besar yang ditandai dengan adanya manifestasi panas bumi berupa mata air panas. Anomali medan magnet daerah Akesahu ditunjukkan dengan adanya anomali yang rendah (0.90 sampai dengan -2163.09 nT) yang memanjang arah utara-selatan di bagian Timur Pulau Tidore. Disamping itu di sekitar mata air panas Akesahu secara geologis didukung dengan adanya empat buah sesar normal. Ini sebagai sistem pengontrol panas bumi yang lainnya di Pulau Tidore.http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/NEUTRINO/article/view/2887/4930Panas bumiMagnetikAkesahu
spellingShingle Rohima Wahyu Ningrum
PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya
Panas bumi
Magnetik
Akesahu
title PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
title_full PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
title_fullStr PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
title_full_unstemmed PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
title_short PENENTUAN POSISI SUMBER PROSPEK PANAS BUMI BERDASARKAN DATA ANOMALI MAGNETDI DAERAH AKESAHU, PULAU TIDORE, MALUKU UTARA
title_sort penentuan posisi sumber prospek panas bumi berdasarkan data anomali magnetdi daerah akesahu pulau tidore maluku utara
topic Panas bumi
Magnetik
Akesahu
url http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/NEUTRINO/article/view/2887/4930
work_keys_str_mv AT rohimawahyuningrum penentuanposisisumberprospekpanasbumiberdasarkandataanomalimagnetdidaerahakesahupulautidoremalukuutara