Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi

Bahasa manusia adalah bahasa yang digunakan oleh manusia dalam bentuk tulisan maupun suara. Banyak teknologi/aplikasi yang mengolah bahasa manusia, bidang tersebut bernama Natural Language Processing yang merupakan ilmu yang mempelajari untuk mengolah dan mengekstraksi bahasa manusia pada perkembang...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ilham Firmansyah, Putra Pandu Adikara, Sigit Adinugroho
Format: Article
Language:Indonesian
Published: University of Brawijaya 2021-10-01
Series:Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Online Access:https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4483
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1823860734473273344
author Ilham Firmansyah
Putra Pandu Adikara
Sigit Adinugroho
author_facet Ilham Firmansyah
Putra Pandu Adikara
Sigit Adinugroho
author_sort Ilham Firmansyah
collection DOAJ
description Bahasa manusia adalah bahasa yang digunakan oleh manusia dalam bentuk tulisan maupun suara. Banyak teknologi/aplikasi yang mengolah bahasa manusia, bidang tersebut bernama Natural Language Processing yang merupakan ilmu yang mempelajari untuk mengolah dan mengekstraksi bahasa manusia pada perkembangan teknologi. Salah satu proses pada Natural Language Processing adalah Part-Of-Speech Tagging. Part-Of-Speech Tagging adalah klasifikasi kelas kata pada sebuah kalimat secara otomatis oleh teknologi, proses ini salah satunya berfungsi untuk mengetahui kata-kata yang memiliki lebih dari satu makna/arti (ambiguitas). Part-Of-Speech Tagging merupakan dasar dari Natural Language Processing lainnya, seperti penerjemahan mesin (machine translation), penghilangan ambiguitas makna kata (word sense disambiguation), dan analisis sentimen. Part-Of-Speech Tagging dilakukan pada bahasa manusia, salah satunya adalah bahasa Madura. Bahasa Madura adalah bahasa daerah yang digunakan oleh suku Madura dan memiliki morfologi yang mirip dengan bahasa Indonesia. Penelitian pada Part-Of-Speech Tagging pada bahasa Madura ini menggunakan algoritme Viterbi, terdapat 3 proses untuk implementasi algoritme Viterbi pada pada Part-Of-Speech Tagging bahasa Madura, yaitu pre-processing pada data training dan testing, perhitungan data latih dengan Hidden Markov Model dan klasifikasi kelas kata menggunakan algoritme Viterbi. Kelas kata (tagset) yang digunakan untuk klasifikasi kata pada bahasa Madura sebanyak 19 kelas, kelas kata tersebut dirancang oleh pakar. Pengujian sistem pada penelitian ini menggunakan perhitungan Multiclass Confusion Matrix. Hasil pengujian sistem mendapatkan nilai micro average accuracy sebesar 0,96 dan nilai micro average precision dan recall yang sama sebesar 0,68. Precision dan recall masih dapat ditingkatkan dengan menambahkan data yang lebih banyak lagi untuk pelatihan.   Abstract Natural language is a form of language used by human, either in writing or speaking form. There is a specific field in computer science that processes natural language, which is called Natural Language Processing. It is a study of how to process and extract natural language on technology development. Part-Of-Speech Tagging is a method to assign a predefined set of tags (word classes) into a word or a phrase. This process is useful to understand the true meaning of a word with ambiguous meaning, which may have different meanings depending on the context. Part-Of-Speech Tagging is the basis of the other Natural Language Processing methods, such as machine translation, word sense disambiguation, and sentiment analysis. Part-Of-Speech Tagging used in natural languages, such as Madurese language. Madurese language is a local language used by Madurese and has a similar morphology as Indonesian language. Part-Of-Speech Tagging research on Madurese language using Viterbi algorithm, consists of 3 processes, which are training and testing corpus pre-processing, training the corpus by Hidden Markov Model, and tag classification using Viterbi algorithm. The number of tags used for words classification (tagsets) on Madurese language are 19 class, those tags were designed by an expert. Performance assessment was conducted using Multiclass Confusion Matrix calculation. The system achieved a micro average accuracy score of 0,96, and micro average precision score is equal to recall of 0,68. Precision and recall can still be improved by adding more data for training.
format Article
id doaj-art-7017610eae34465d83455697b545f27c
institution Kabale University
issn 2355-7699
2528-6579
language Indonesian
publishDate 2021-10-01
publisher University of Brawijaya
record_format Article
series Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
spelling doaj-art-7017610eae34465d83455697b545f27c2025-02-10T10:41:26ZindUniversity of BrawijayaJurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer2355-76992528-65792021-10-018510.25126/jtiik.2021854483777Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme ViterbiIlham Firmansyah0Putra Pandu Adikara1Sigit Adinugroho2Universitas Brawijaya MalangUniversitas Brawijaya MalangUniversitas Brawijaya MalangBahasa manusia adalah bahasa yang digunakan oleh manusia dalam bentuk tulisan maupun suara. Banyak teknologi/aplikasi yang mengolah bahasa manusia, bidang tersebut bernama Natural Language Processing yang merupakan ilmu yang mempelajari untuk mengolah dan mengekstraksi bahasa manusia pada perkembangan teknologi. Salah satu proses pada Natural Language Processing adalah Part-Of-Speech Tagging. Part-Of-Speech Tagging adalah klasifikasi kelas kata pada sebuah kalimat secara otomatis oleh teknologi, proses ini salah satunya berfungsi untuk mengetahui kata-kata yang memiliki lebih dari satu makna/arti (ambiguitas). Part-Of-Speech Tagging merupakan dasar dari Natural Language Processing lainnya, seperti penerjemahan mesin (machine translation), penghilangan ambiguitas makna kata (word sense disambiguation), dan analisis sentimen. Part-Of-Speech Tagging dilakukan pada bahasa manusia, salah satunya adalah bahasa Madura. Bahasa Madura adalah bahasa daerah yang digunakan oleh suku Madura dan memiliki morfologi yang mirip dengan bahasa Indonesia. Penelitian pada Part-Of-Speech Tagging pada bahasa Madura ini menggunakan algoritme Viterbi, terdapat 3 proses untuk implementasi algoritme Viterbi pada pada Part-Of-Speech Tagging bahasa Madura, yaitu pre-processing pada data training dan testing, perhitungan data latih dengan Hidden Markov Model dan klasifikasi kelas kata menggunakan algoritme Viterbi. Kelas kata (tagset) yang digunakan untuk klasifikasi kata pada bahasa Madura sebanyak 19 kelas, kelas kata tersebut dirancang oleh pakar. Pengujian sistem pada penelitian ini menggunakan perhitungan Multiclass Confusion Matrix. Hasil pengujian sistem mendapatkan nilai micro average accuracy sebesar 0,96 dan nilai micro average precision dan recall yang sama sebesar 0,68. Precision dan recall masih dapat ditingkatkan dengan menambahkan data yang lebih banyak lagi untuk pelatihan.   Abstract Natural language is a form of language used by human, either in writing or speaking form. There is a specific field in computer science that processes natural language, which is called Natural Language Processing. It is a study of how to process and extract natural language on technology development. Part-Of-Speech Tagging is a method to assign a predefined set of tags (word classes) into a word or a phrase. This process is useful to understand the true meaning of a word with ambiguous meaning, which may have different meanings depending on the context. Part-Of-Speech Tagging is the basis of the other Natural Language Processing methods, such as machine translation, word sense disambiguation, and sentiment analysis. Part-Of-Speech Tagging used in natural languages, such as Madurese language. Madurese language is a local language used by Madurese and has a similar morphology as Indonesian language. Part-Of-Speech Tagging research on Madurese language using Viterbi algorithm, consists of 3 processes, which are training and testing corpus pre-processing, training the corpus by Hidden Markov Model, and tag classification using Viterbi algorithm. The number of tags used for words classification (tagsets) on Madurese language are 19 class, those tags were designed by an expert. Performance assessment was conducted using Multiclass Confusion Matrix calculation. The system achieved a micro average accuracy score of 0,96, and micro average precision score is equal to recall of 0,68. Precision and recall can still be improved by adding more data for training. https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4483
spellingShingle Ilham Firmansyah
Putra Pandu Adikara
Sigit Adinugroho
Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
title Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
title_full Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
title_fullStr Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
title_full_unstemmed Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
title_short Klasifikasi Kelas Kata (Part-Of-Speech Tagging) untuk Bahasa Madura Menggunakan Algoritme Viterbi
title_sort klasifikasi kelas kata part of speech tagging untuk bahasa madura menggunakan algoritme viterbi
url https://jtiik.ub.ac.id/index.php/jtiik/article/view/4483
work_keys_str_mv AT ilhamfirmansyah klasifikasikelaskatapartofspeechtagginguntukbahasamaduramenggunakanalgoritmeviterbi
AT putrapanduadikara klasifikasikelaskatapartofspeechtagginguntukbahasamaduramenggunakanalgoritmeviterbi
AT sigitadinugroho klasifikasikelaskatapartofspeechtagginguntukbahasamaduramenggunakanalgoritmeviterbi