ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL

Regresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasial tidak dapat ditangkap oleh model ini. Penggunaan model lokal dengan atribRegresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Febrya Christin Handayani Buan, Zofar Agluis Banunaek, Widya Reza
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Cendana 2024-02-01
Series:Jurnal Diferensial
Subjects:
Online Access:https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JD/article/view/12782
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850043628429246464
author Febrya Christin Handayani Buan
Zofar Agluis Banunaek
Widya Reza
author_facet Febrya Christin Handayani Buan
Zofar Agluis Banunaek
Widya Reza
author_sort Febrya Christin Handayani Buan
collection DOAJ
description Regresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasial tidak dapat ditangkap oleh model ini. Penggunaan model lokal dengan atribRegresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasial tidak dapat ditangkap oleh model ini. Penggunaan model lokal dengan atribut spasial dapat mengakomodir krakteristik antar lokasi pengamatan. Model lokal regresi kuantil disebut model Geographically Weighted Quantile Regression (GWQR). Pengujian efektivitas lebih lanjut dari model ini diperlukan dengan pemanfaatan data simulasi. Penelitian ini menggunakan data simulasi dibangkitkan dengan ukuran sampel  berdistribusi uniform dengan interval  yang terkontaminasi outlier 5%, 10%, 15%, dengan variabel prediktor (x=4) (β1,β2,β3,β4) , dan ukuran kuantil sebesar 0.05, 0.25, 0.50, 0.75 dan 0.95.  Efektivitas model diukur berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE). Dari hasil pengujian diperoleh model GWQR dapat mengatasi permasalahan outlier pada data simulasi hingga besaran kontaminasi outlier sebesar 15%, dan heterogenitas spasial. Nilai RMSE yang semakin mendekati 0 seiring bertambahnya ukuran sampel dan outlier. Hasil pengujian menjelaskan bahwa kuantil 0.95 menghasilkan estimasi parameter terbaik dibandingkan kuantil lainnya.ut spasial dapat mengakomodir krakteristik antar lokasi pengamatan. Model lokal regresi kuantil disebut model Geographically Weighted Quantile Regression (GWQR). Pengujian efektivitas lebih lanjut dari model ini diperlukan dengan pemanfaatan data simulasi. Penelitian ini menggunakan data simulasi dibangkitkan dengan ukuran sampel  berdistribusi uniform dengan interval  yang terkontaminasi outlier 5%, 10%, 15%, dengan variabel prediktor , dan ukuran kuantil sebesar 0.05, 0.25, 0.50, 0.75 dan 0.95.  Efektivitas model diukur berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE). Dari hasil pengujian diperoleh model GWQR dapat mengatasi permasalahan outlier pada data simulasi hingga besaran kontaminasi outlier sebesar 15%, dan heterogenitas spasial. Nilai RMSE yang semakin mendekati 0 seiring bertambahnya ukuran sampel dan outlier. Hasil pengujian menjelaskan bahwa kuantil 0.95 menghasilkan estimasi parameter terbaik dibandingkan kuantil lainnya.
format Article
id doaj-art-6feeaa3f5eaf4205a1f25a9aa97cec47
institution DOAJ
issn 2775-9644
language English
publishDate 2024-02-01
publisher Universitas Nusa Cendana
record_format Article
series Jurnal Diferensial
spelling doaj-art-6feeaa3f5eaf4205a1f25a9aa97cec472025-08-20T02:55:10ZengUniversitas Nusa CendanaJurnal Diferensial2775-96442024-02-0161405110.35508/jd.v6i1.1278212782ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIALFebrya Christin Handayani BuanZofar Agluis BanunaekWidya RezaRegresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasial tidak dapat ditangkap oleh model ini. Penggunaan model lokal dengan atribRegresi kuantil klasik bersifat global dengan hasil estimasi parameter yang general, kondisi heterogenitas spasial tidak dapat ditangkap oleh model ini. Penggunaan model lokal dengan atribut spasial dapat mengakomodir krakteristik antar lokasi pengamatan. Model lokal regresi kuantil disebut model Geographically Weighted Quantile Regression (GWQR). Pengujian efektivitas lebih lanjut dari model ini diperlukan dengan pemanfaatan data simulasi. Penelitian ini menggunakan data simulasi dibangkitkan dengan ukuran sampel  berdistribusi uniform dengan interval  yang terkontaminasi outlier 5%, 10%, 15%, dengan variabel prediktor (x=4) (β1,β2,β3,β4) , dan ukuran kuantil sebesar 0.05, 0.25, 0.50, 0.75 dan 0.95.  Efektivitas model diukur berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE). Dari hasil pengujian diperoleh model GWQR dapat mengatasi permasalahan outlier pada data simulasi hingga besaran kontaminasi outlier sebesar 15%, dan heterogenitas spasial. Nilai RMSE yang semakin mendekati 0 seiring bertambahnya ukuran sampel dan outlier. Hasil pengujian menjelaskan bahwa kuantil 0.95 menghasilkan estimasi parameter terbaik dibandingkan kuantil lainnya.ut spasial dapat mengakomodir krakteristik antar lokasi pengamatan. Model lokal regresi kuantil disebut model Geographically Weighted Quantile Regression (GWQR). Pengujian efektivitas lebih lanjut dari model ini diperlukan dengan pemanfaatan data simulasi. Penelitian ini menggunakan data simulasi dibangkitkan dengan ukuran sampel  berdistribusi uniform dengan interval  yang terkontaminasi outlier 5%, 10%, 15%, dengan variabel prediktor , dan ukuran kuantil sebesar 0.05, 0.25, 0.50, 0.75 dan 0.95.  Efektivitas model diukur berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE). Dari hasil pengujian diperoleh model GWQR dapat mengatasi permasalahan outlier pada data simulasi hingga besaran kontaminasi outlier sebesar 15%, dan heterogenitas spasial. Nilai RMSE yang semakin mendekati 0 seiring bertambahnya ukuran sampel dan outlier. Hasil pengujian menjelaskan bahwa kuantil 0.95 menghasilkan estimasi parameter terbaik dibandingkan kuantil lainnya.https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JD/article/view/12782simulationgeographically weighted quantile regressiongeographically weighted regressionroot mean square errorspatial heterogeneity
spellingShingle Febrya Christin Handayani Buan
Zofar Agluis Banunaek
Widya Reza
ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
Jurnal Diferensial
simulation
geographically weighted quantile regression
geographically weighted regression
root mean square error
spatial heterogeneity
title ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
title_full ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
title_fullStr ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
title_full_unstemmed ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
title_short ANALISIS EFEKTIVITAS MODEL GEOGRAPHICALLY WEIGHTED QUANTILE REGRESSION (GWQR) DALAM PENANGANAN OUTLIER: DATA SIMULASI TERIDENTIFIKASI HETEROGENITAS SPASIAL
title_sort analisis efektivitas model geographically weighted quantile regression gwqr dalam penanganan outlier data simulasi teridentifikasi heterogenitas spasial
topic simulation
geographically weighted quantile regression
geographically weighted regression
root mean square error
spatial heterogeneity
url https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/JD/article/view/12782
work_keys_str_mv AT febryachristinhandayanibuan analisisefektivitasmodelgeographicallyweightedquantileregressiongwqrdalampenangananoutlierdatasimulasiteridentifikasiheterogenitasspasial
AT zofaragluisbanunaek analisisefektivitasmodelgeographicallyweightedquantileregressiongwqrdalampenangananoutlierdatasimulasiteridentifikasiheterogenitasspasial
AT widyareza analisisefektivitasmodelgeographicallyweightedquantileregressiongwqrdalampenangananoutlierdatasimulasiteridentifikasiheterogenitasspasial