Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi suatu kekeliruan dalam perhitungan zakat perusahaan. Zakat dihitung tidak berdasarkan pada konsep akuntansi dan konsep fiqih zakat perusahaan, zakat hanya dianggap sebagai bagian dari laba pemilik sehingga tidak dibuat suatu pencatatan atas pengeluaran zaka...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Zakaria Batubara
Format: Article
Language:English
Published: LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis 2012-12-01
Series:Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita
Subjects:
Online Access:https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/14
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849697572079271936
author Zakaria Batubara
author_facet Zakaria Batubara
author_sort Zakaria Batubara
collection DOAJ
description Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi suatu kekeliruan dalam perhitungan zakat perusahaan. Zakat dihitung tidak berdasarkan pada konsep akuntansi dan konsep fiqih zakat perusahaan, zakat hanya dianggap sebagai bagian dari laba pemilik sehingga tidak dibuat suatu pencatatan atas pengeluaran zakat ini. Konsep akuntansi yang jelas sangat diperlukan dalam penilaian akun-akun objek perhitungan zakat dalam suatu perusahaan untuk menentukan nishab zakat dari jenis harta kekayaan yang dikategorikan kena zakat. Dengan konsep akuntansi yang jelas dalam penilaian dan perhitungan zakat akan diketahui bagaimana kemampuan zakat (zakah ability) suatu perusahaan. Konsep dasar fiqih untuk zakat perusahaan dagang adalah zakat perniagaan dengan menghitung aktiva lancar dikurangi dengan kewajiban yang dimiliki oleh perusahaan atau dalam konsep akuntansinya berdasarkan pada neraca bukan laba rugi. Metode yang harus diaplikasikan adalah metode berdasarkan neraca dan untuk kategori perusahaan dagang adalah Metode Bazis  yaitu aktiva lancer dikurangi kewajiban lancar. Tetapi dalam mengaplikasikan suatu metode harus mempertimbangkan kemaslahatan dalam rasionalitas kondisi perusahaan yang belum stabil dan kemampuan zakatnya (zakah ability). Untuk saat ini metode yang dipilih dan lebih maslahat adalah dasar laba rugi yaitu metode Syarikat takaful Malaysia dengan dasar laba bersih sebelum zakat dan pajak sebesar 2,5%. Zakat sebaiknya dikenakan pada perusahaan sebagai subjeknya, bukan zakat atas pribadi pemilik modal yang diambil dari laba bersih perusahaan, sehingga pemilik modal dan pengelola menanggung bersama pembayaran zakat tersebut. Pembayaran zakat perusahaan harus dibuat konsep akuntansi yang jelas dan dilakukan pencatatan sebagai komponen laporan keuangan, sehingga dapat digunakan sebagai ukuran kinerja perusahaan.
format Article
id doaj-art-6ee03ed82d40445fb83d4e2fd410f33a
institution DOAJ
issn 2303-3568
2684-8228
language English
publishDate 2012-12-01
publisher LPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) Bengkalis
record_format Article
series Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita
spelling doaj-art-6ee03ed82d40445fb83d4e2fd410f33a2025-08-20T03:19:11ZengLPPM Institut Syariah Negeri Junjungan (ISNJ) BengkalisIqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita2303-35682684-82282012-12-011220523214Analisis Metode Perhitungan Zakat PerusahaanZakaria Batubara0STIE Syariah BengkalisHasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi suatu kekeliruan dalam perhitungan zakat perusahaan. Zakat dihitung tidak berdasarkan pada konsep akuntansi dan konsep fiqih zakat perusahaan, zakat hanya dianggap sebagai bagian dari laba pemilik sehingga tidak dibuat suatu pencatatan atas pengeluaran zakat ini. Konsep akuntansi yang jelas sangat diperlukan dalam penilaian akun-akun objek perhitungan zakat dalam suatu perusahaan untuk menentukan nishab zakat dari jenis harta kekayaan yang dikategorikan kena zakat. Dengan konsep akuntansi yang jelas dalam penilaian dan perhitungan zakat akan diketahui bagaimana kemampuan zakat (zakah ability) suatu perusahaan. Konsep dasar fiqih untuk zakat perusahaan dagang adalah zakat perniagaan dengan menghitung aktiva lancar dikurangi dengan kewajiban yang dimiliki oleh perusahaan atau dalam konsep akuntansinya berdasarkan pada neraca bukan laba rugi. Metode yang harus diaplikasikan adalah metode berdasarkan neraca dan untuk kategori perusahaan dagang adalah Metode Bazis  yaitu aktiva lancer dikurangi kewajiban lancar. Tetapi dalam mengaplikasikan suatu metode harus mempertimbangkan kemaslahatan dalam rasionalitas kondisi perusahaan yang belum stabil dan kemampuan zakatnya (zakah ability). Untuk saat ini metode yang dipilih dan lebih maslahat adalah dasar laba rugi yaitu metode Syarikat takaful Malaysia dengan dasar laba bersih sebelum zakat dan pajak sebesar 2,5%. Zakat sebaiknya dikenakan pada perusahaan sebagai subjeknya, bukan zakat atas pribadi pemilik modal yang diambil dari laba bersih perusahaan, sehingga pemilik modal dan pengelola menanggung bersama pembayaran zakat tersebut. Pembayaran zakat perusahaan harus dibuat konsep akuntansi yang jelas dan dilakukan pencatatan sebagai komponen laporan keuangan, sehingga dapat digunakan sebagai ukuran kinerja perusahaan.https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/14perhitungan zakat perusahaan
spellingShingle Zakaria Batubara
Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita
perhitungan zakat perusahaan
title Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
title_full Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
title_fullStr Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
title_full_unstemmed Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
title_short Analisis Metode Perhitungan Zakat Perusahaan
title_sort analisis metode perhitungan zakat perusahaan
topic perhitungan zakat perusahaan
url https://ejournal.stiesyariahbengkalis.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/14
work_keys_str_mv AT zakariabatubara analisismetodeperhitunganzakatperusahaan