A “Know Thyself!”: Kejelasan konsep diri meningkatkan hubungan berkualitas pada dewasa awal yang berpacaran
Menjalin hubungan romantis yang berkomitmen adalah salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal. Namun, kualitas hubungan yang rendah dapat mengakibatkan hubungan romantis tidak bertahan lama. Menurut Erikson, pemenuhan tugas perkembangan untuk membangun hubungan romantis pada masa dewasa aw...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara
2025-05-01
|
| Series: | Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://publication.k-pin.org/index.php/jpu/article/view/955 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Menjalin hubungan romantis yang berkomitmen adalah salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal. Namun, kualitas hubungan yang rendah dapat mengakibatkan hubungan romantis tidak bertahan lama. Menurut Erikson, pemenuhan tugas perkembangan untuk membangun hubungan romantis pada masa dewasa awal dipengaruhi oleh tugas pembentukan identitas di masa remaja. Oleh karena itu, studi kuantitatif ini bertujuan untuk melihat peranan kejelasan konsep diri terhadap kualitas hubungan dewasa awal yang sedang berpacaran. Alat ukur Self-Concept Clarity Scale dan Quality of Relationship Inventory digunakan untuk mengukur kejelasan konsep diri dan kualitas hubungan pada 215 individu dewasa awal berusia 18-29 tahun yang sedang berpacaran (MAge = 23.619; SD = 2.425), dipilih dengan menggunakan convenience sampling. Hasil menunjukkan bahwa kejelasan konsep diri berperan signifikan (8.1%) terhadap kualitas hubungan individu dewasa awal yang berpacaran di Jakarta. Hasil studi ini menekankan pentingnya pendekatan multikultural untuk menyeimbangkan nilai budaya kolektivis dan individualis agar terbentuk konsep diri yang lebih stabil dan meningkatkan kualitas hubungan.
|
|---|---|
| ISSN: | 2088-4230 2580-1228 |