PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG

Latar belakang : Tingginya usia harapan hidup menyebabkan tingginya jumlah lansia dan masalah kesehatan yang ada pada lansia. Pada lansia terjadi perubahan-perubahan struktur dan fungsi pada sendi sehingga menyebabkan berkurangnya fleksibilitas sendi pada lansia yang diukur dalam bentuk ROM, sedangk...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Zahira Rikiandraswida, Erie BPS Andar
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-05-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21278
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849683221172715520
author Zahira Rikiandraswida
Erie BPS Andar
author_facet Zahira Rikiandraswida
Erie BPS Andar
author_sort Zahira Rikiandraswida
collection DOAJ
description Latar belakang : Tingginya usia harapan hidup menyebabkan tingginya jumlah lansia dan masalah kesehatan yang ada pada lansia. Pada lansia terjadi perubahan-perubahan struktur dan fungsi pada sendi sehingga menyebabkan berkurangnya fleksibilitas sendi pada lansia yang diukur dalam bentuk ROM, sedangkan berenang adalah olahraga yang mampu mempertahankan ROM pada lansia. Tujuan : Membuktikan perbedaan ROM articulatio humeri dan cubiti antara lansia yang berenang dan  yang tidak berenang. Metode : Bentuk Penelitian ini adalah quasy-experimental dengan desain post test only control group design. Sampel penelitian 16 lansia renang (R) dan 16 lansia tidak renang (TR) . Lansia diukur ROM sendi ekstremitas atasnya. Normalitas distribusi data dianalisis dengan uji Saphiro-Wilk. Range of motion dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan jika distribusi normal atau uji Mann-whitney jika distribusi tidak normal. Hasil    : Didapatkan ROM pada articulatio humeri kanan saat fleksi (R=171,31±5,930; TR=162,37±7.949o) dengan p=0,001, ekstensi (R= 60,88 ± 8,808o; TR=43,06±9,349o) dengan p=0,000 ,Adduksi(R=44,38±17,94o; R=31,06±13,30o) dengan p=0,024 , Abduksi (R=174,06±9,22o; TR= 165,19±9,90 o) dengan p=0,014 , rotasi lateral(R=89,5(64-98)o; TR=80(49-86)o) dengan p=0,034 , rotasi medial (R=74,31±13,68o;TR=64,0±12,36)o dengan p=0,033. Pada articulatio humeri kiri saat fleksi (R=168,94±6,86o; TR=154,12±11,55o) dengan p=0,000, ekstensi (R=55,31±12,48o;TR=41,06±10,14o) dengan p= 0,001 , Adduksi( R= 38,63 ± 17,65o; TR= 24,44 ± 11,99o) dengan p=0,012,Abduksi(R= 169,13 ± 7,69o;TR = 158,69 ± 8,53o) dengan p=0,001, rotasi lateral (R= 82,81± 6,12o;TR =75,94 ±9,96o) dengan p= 0,027, rotasi medial (R= 69,81±10,14o;TR=60,31±12,37o) dengan p=0,024. Pada articulatio cubiti kanan saat fleksi (R=144,94±5,17o;TR=135,81±7,85o) dengan p=0,001 , ekstensi (R=2,5(1-8)o;TR=1(0-4)o) dengan p=0,015 . Pada articulatio cubiti kiri saat fleksi (R=139,56±5,50o;TR=131,63±11,97o) dengan p= 0,022, ekstensi (R=2(1-5 o);TR=1(0-4)o) dengan p= 0,041. Kesimpulan : Terdapat perbedaan ROM articulatio humeri dan cubiti antara lansia yang berenang dan yang tidak berenang.
format Article
id doaj-art-6cb8029eeffb4a6eb40ab3fbc20f0b25
institution DOAJ
issn 2540-8844
language English
publishDate 2018-05-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-6cb8029eeffb4a6eb40ab3fbc20f0b252025-08-20T03:23:58ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442018-05-01721297130710.14710/dmj.v7i2.2127820277PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANGZahira RikiandraswidaErie BPS AndarLatar belakang : Tingginya usia harapan hidup menyebabkan tingginya jumlah lansia dan masalah kesehatan yang ada pada lansia. Pada lansia terjadi perubahan-perubahan struktur dan fungsi pada sendi sehingga menyebabkan berkurangnya fleksibilitas sendi pada lansia yang diukur dalam bentuk ROM, sedangkan berenang adalah olahraga yang mampu mempertahankan ROM pada lansia. Tujuan : Membuktikan perbedaan ROM articulatio humeri dan cubiti antara lansia yang berenang dan  yang tidak berenang. Metode : Bentuk Penelitian ini adalah quasy-experimental dengan desain post test only control group design. Sampel penelitian 16 lansia renang (R) dan 16 lansia tidak renang (TR) . Lansia diukur ROM sendi ekstremitas atasnya. Normalitas distribusi data dianalisis dengan uji Saphiro-Wilk. Range of motion dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan jika distribusi normal atau uji Mann-whitney jika distribusi tidak normal. Hasil    : Didapatkan ROM pada articulatio humeri kanan saat fleksi (R=171,31±5,930; TR=162,37±7.949o) dengan p=0,001, ekstensi (R= 60,88 ± 8,808o; TR=43,06±9,349o) dengan p=0,000 ,Adduksi(R=44,38±17,94o; R=31,06±13,30o) dengan p=0,024 , Abduksi (R=174,06±9,22o; TR= 165,19±9,90 o) dengan p=0,014 , rotasi lateral(R=89,5(64-98)o; TR=80(49-86)o) dengan p=0,034 , rotasi medial (R=74,31±13,68o;TR=64,0±12,36)o dengan p=0,033. Pada articulatio humeri kiri saat fleksi (R=168,94±6,86o; TR=154,12±11,55o) dengan p=0,000, ekstensi (R=55,31±12,48o;TR=41,06±10,14o) dengan p= 0,001 , Adduksi( R= 38,63 ± 17,65o; TR= 24,44 ± 11,99o) dengan p=0,012,Abduksi(R= 169,13 ± 7,69o;TR = 158,69 ± 8,53o) dengan p=0,001, rotasi lateral (R= 82,81± 6,12o;TR =75,94 ±9,96o) dengan p= 0,027, rotasi medial (R= 69,81±10,14o;TR=60,31±12,37o) dengan p=0,024. Pada articulatio cubiti kanan saat fleksi (R=144,94±5,17o;TR=135,81±7,85o) dengan p=0,001 , ekstensi (R=2,5(1-8)o;TR=1(0-4)o) dengan p=0,015 . Pada articulatio cubiti kiri saat fleksi (R=139,56±5,50o;TR=131,63±11,97o) dengan p= 0,022, ekstensi (R=2(1-5 o);TR=1(0-4)o) dengan p= 0,041. Kesimpulan : Terdapat perbedaan ROM articulatio humeri dan cubiti antara lansia yang berenang dan yang tidak berenang.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21278lansia, berenang, range of motion (rom), articulatio humeri,articulation cubiti
spellingShingle Zahira Rikiandraswida
Erie BPS Andar
PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
Jurnal Kedokteran Diponegoro
lansia, berenang, range of motion (rom), articulatio humeri,articulation cubiti
title PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
title_full PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
title_fullStr PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
title_full_unstemmed PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
title_short PERBEDAAN RANGE OF MOTION ARTICULATIO HUMERI DAN CUBITI ANTARA LANSIA YANG BERENANG DAN YANG TIDAK BERENANG
title_sort perbedaan range of motion articulatio humeri dan cubiti antara lansia yang berenang dan yang tidak berenang
topic lansia, berenang, range of motion (rom), articulatio humeri,articulation cubiti
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21278
work_keys_str_mv AT zahirarikiandraswida perbedaanrangeofmotionarticulatiohumeridancubitiantaralansiayangberenangdanyangtidakberenang
AT eriebpsandar perbedaanrangeofmotionarticulatiohumeridancubitiantaralansiayangberenangdanyangtidakberenang