Relasi Intelektual, Modal, dan Negara di Indonesia: Faktor-faktor Yang Mengkondisikan dan Implikasinya
Dalam pengalaman relasi intelektual, modal dan negara pada era Reformasi, terdapat dua faktor yang mempengaruhi bagaimana relasi tersebut terbentuk. Secara struktural, faktor pertama ialah dorongan pencarian legitimasi politik oleh negara dan faktor kedua, pengaruh neo-liberalisme. Dua kasus yang me...
Saved in:
| Main Author: | |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Indonesia
2017-09-01
|
| Series: | Jurnal Politik |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://jurnalpolitik.ui.ac.id/index.php/jp/article/view/101 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Dalam pengalaman relasi intelektual, modal dan negara pada era Reformasi, terdapat dua faktor yang mempengaruhi bagaimana relasi tersebut terbentuk. Secara struktural, faktor pertama ialah dorongan pencarian legitimasi politik oleh negara dan faktor kedua, pengaruh neo-liberalisme. Dua kasus yang menunjukkan relasi tersebut dapat dilacak pada kasus Kelompok Bakrie-Freedom Institute-negara dan relasi Asian Agri-intelektual kampus. Pada kasus pertama, kelompok intelektual mengafirmasi perilaku kelas borjuis dengan perantara ideology liberalisme. Sementara kasus kedua menunjukkan kelompok intelektual yang mendukung klaim-klaim kebenaran dalam ranah hukum lewat kerja-kerja penelitian. |
|---|---|
| ISSN: | 2460-7347 2461-0615 |