Interpretasi Hadis Larangan Melukis Prespektif Hermeneutika (Fazlur Rahman)
Lukisan merupakan karya seni yang menggunakan media gambar atau catatan visual untuk menyampaikan ide, ekspresi, atau pesan artistik. Seni lukis telah ada sepanjang sejarah manusia dan merupakan salah satu bentuk ekspresi kreatif yang paling tua. Akan tetapi, aktivitas melukis atau menggambar tidak...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Arabic |
| Published: |
Institut Agama Islam Negeri Kediri
2024-02-01
|
| Series: | Canonia Religia |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/canoniareligia/article/view/1672 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| Summary: | Lukisan merupakan karya seni yang menggunakan media gambar atau catatan visual untuk menyampaikan ide, ekspresi, atau pesan artistik. Seni lukis telah ada sepanjang sejarah manusia dan merupakan salah satu bentuk ekspresi kreatif yang paling tua. Akan tetapi, aktivitas melukis atau menggambar tidak selalu direspon baik oleh beberapa kalangan, termasuk para ahli agama. Hal itu karena adanya interpretasi atau pemahaman terhadap beberapa hadis tentang larangan menggambar makhluk bernyawa. Melalui artikel ini, penulis akan menyajikan reinterpretasi terhadap hadis tersebut dengan pendekatan Hermeneutika Fazlurrahman. Tujuan yang hendak dicapai pada artikel ini adalah mencari interpretasi hadis tentang larangan melukis yang tepat dengan menggunakan pendekatan hermenutika (Fazlur Rahman), sehingga dapat menjadi pintu keluar bagi orang-orang yang berprofesi sebagai seniman terkhusus seniman lukis. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode tematik dengan mengumpulkan dan menggunakan kajian pustaka sebagai bahan studi. Hasil dari penilitian ini adalah interpretasi hadis secara baik dan benar terkait hadis tentang larangan melukis, yang sebelumnya menjadi keresahan bagi para seniman karena mereka memahami hadis tersebut dengan pendekatan tekstual saja, dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi pemahaman baru bagi mereka, sehingga keresahan yang ada pada benak mereka dapat hilang dan dapat bekerja dengan tenang tanpa mengkhawatirkan suatu hal dari sudut pandang syari’at. |
|---|---|
| ISSN: | 3021-8578 |