Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital

Sektor ekonomi tidak kalah terpuruknya dari sector Kesehatan dalam hal dampak pandemi Covid – 19. Pemberlakuan social distancing, Pembatasan Sosial BerskalaBesar (PSBB), hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan berbagai regulasi semakin membuat ekonomi masyarakat terpuruk. Sa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Kavita Faizatus Zahroh
Format: Article
Language:Indonesian
Published: STAI Darul Hikmah Bangkalan 2021-12-01
Series:Dharma
Subjects:
Online Access:https://jurnal.staidhi.com/index.php/dharma/article/view/49
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850057696626081792
author Kavita Faizatus Zahroh
author_facet Kavita Faizatus Zahroh
author_sort Kavita Faizatus Zahroh
collection DOAJ
description Sektor ekonomi tidak kalah terpuruknya dari sector Kesehatan dalam hal dampak pandemi Covid – 19. Pemberlakuan social distancing, Pembatasan Sosial BerskalaBesar (PSBB), hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan berbagai regulasi semakin membuat ekonomi masyarakat terpuruk. Salah satu regulasi yang terbaru adalah pembatasan jam operasional usaha. Salah satu wirausahawan yang terdampak adalah Ibu Sunarsih, wirausaha Jamu Seduh Tradisional. Hal ini terjadi karena menurunnya pemasukan akibat pembatasan jam operasional. Toko konvensional yang awalnya buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 harus tutup kurang dari pukul 20.00. Menurunnya pemasukan, juga sangat berdampak bagi eknomi masyarakat, selain karena kebutuhan pokok yang tidak menurun, juga terdapat factor lain yang mendasarinya, seperti, biaya kesehatan agar tubuh tidak mudah terserang penyakit dimasa pandemi. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk membantu Ibu Sunarsih untuk memberikan inovasi pada usahanya agar tetap dapat bertahan di masa pandemi ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan yang berisi pelatihan-pelatihan mengenai diversifikasi produk dan pemasaran digital. Setelah dilakukan pengabdian ini, pemasukan Ibu Sunarsih meningkat berkat adaya penambahan produk buatan Ibu Sunarsih sendiri, usaha memiliki media sosial yang masih berkembang sebagai media pemasaran digital selain pemasaran konvensional di toko, serta Ibu Sunarsih dapat mengetahui cara menentukan harga produk.
format Article
id doaj-art-68ad03a635ef4b9cb18410ed8ca3c7fe
institution DOAJ
issn 2774-1680
2774-1672
language Indonesian
publishDate 2021-12-01
publisher STAI Darul Hikmah Bangkalan
record_format Article
series Dharma
spelling doaj-art-68ad03a635ef4b9cb18410ed8ca3c7fe2025-08-20T02:51:22ZindSTAI Darul Hikmah BangkalanDharma2774-16802774-16722021-12-0121637810.35309/dharma.v2i1.4949Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran DigitalKavita Faizatus Zahroh0Universitas JemberSektor ekonomi tidak kalah terpuruknya dari sector Kesehatan dalam hal dampak pandemi Covid – 19. Pemberlakuan social distancing, Pembatasan Sosial BerskalaBesar (PSBB), hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan berbagai regulasi semakin membuat ekonomi masyarakat terpuruk. Salah satu regulasi yang terbaru adalah pembatasan jam operasional usaha. Salah satu wirausahawan yang terdampak adalah Ibu Sunarsih, wirausaha Jamu Seduh Tradisional. Hal ini terjadi karena menurunnya pemasukan akibat pembatasan jam operasional. Toko konvensional yang awalnya buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 harus tutup kurang dari pukul 20.00. Menurunnya pemasukan, juga sangat berdampak bagi eknomi masyarakat, selain karena kebutuhan pokok yang tidak menurun, juga terdapat factor lain yang mendasarinya, seperti, biaya kesehatan agar tubuh tidak mudah terserang penyakit dimasa pandemi. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk membantu Ibu Sunarsih untuk memberikan inovasi pada usahanya agar tetap dapat bertahan di masa pandemi ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendampingan yang berisi pelatihan-pelatihan mengenai diversifikasi produk dan pemasaran digital. Setelah dilakukan pengabdian ini, pemasukan Ibu Sunarsih meningkat berkat adaya penambahan produk buatan Ibu Sunarsih sendiri, usaha memiliki media sosial yang masih berkembang sebagai media pemasaran digital selain pemasaran konvensional di toko, serta Ibu Sunarsih dapat mengetahui cara menentukan harga produk.https://jurnal.staidhi.com/index.php/dharma/article/view/49covid-19bisnisdiversifikasi produkpemasaran digital
spellingShingle Kavita Faizatus Zahroh
Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
Dharma
covid-19
bisnis
diversifikasi produk
pemasaran digital
title Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
title_full Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
title_fullStr Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
title_full_unstemmed Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
title_short Pendampingan Wirausaha Jamu Seduh Tradisional melalui Diversifikasi Produk dan Pemasaran Digital
title_sort pendampingan wirausaha jamu seduh tradisional melalui diversifikasi produk dan pemasaran digital
topic covid-19
bisnis
diversifikasi produk
pemasaran digital
url https://jurnal.staidhi.com/index.php/dharma/article/view/49
work_keys_str_mv AT kavitafaizatuszahroh pendampinganwirausahajamuseduhtradisionalmelaluidiversifikasiprodukdanpemasarandigital