Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape

Sejak lama telah diketahui bahwa sistem imun dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan sel tumor berdasarkan ekspresi antigen tumor atau molekul yang diinduksi oleh stres pada sel. Proses ini dikenal sebagai tumor immunosurveillance, pada proses mana sistem imun mengidentifikasi sel kanker dan sel pr...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: Siti Boedina Kresno
Format: Article
Language:English
Published: Dharmais Cancer Hospital - National Cancer Center 2008-01-01
Series:Indonesian Journal of Cancer
Subjects:
Online Access:https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/33/26
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850066209308934144
author Siti Boedina Kresno
author_facet Siti Boedina Kresno
author_sort Siti Boedina Kresno
collection DOAJ
description Sejak lama telah diketahui bahwa sistem imun dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan sel tumor berdasarkan ekspresi antigen tumor atau molekul yang diinduksi oleh stres pada sel. Proses ini dikenal sebagai tumor immunosurveillance, pada proses mana sistem imun mengidentifikasi sel kanker dan sel prekanker kemudian menghancurkannya sebelum sel itu menjadi berbahaya. Berbagai sel efektor, seperti sel B, T, NK, NKT, IFN, perforin dan granzyme telah sejak lama diketahui secara jelas peranannya dalam immunosurveillance. Walaupun telah jelas bahwa ada immunosurveillance dan sel kanker dapat dikenal dan dihancurkan oleh sistem imun, mengapa kanker masih tetap dapat tumbuh dan berkembang pada orang yang imunokompeten? Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa immunosurveillance hanyalah salah satu dimensi dari hubungan yang kompleks antara tumor dengan sistem imun. Juga telah banyak bukti bahwa sistem imun dapat merangsang munculnya tumor dengan imunogenesitas rendah yang mampu menghindar dari penghancuran oleh sistem imun. Penemuan ini mengakibatkan berkembangnya hipotesis baru yang dikenal sebagai hipotesis immunoediting. Tinjauan pustaka ini akan merangkum interaksi antara pejamu dengan sel-sel tumor yang berakibat eliminasi, ekilibrium clan escape, yang dikenal dengan istilah 3E dari proses immunoediting.
format Article
id doaj-art-65b3175740d44a9a8a4a3cbe0898c504
institution DOAJ
issn 1978-3744
2355-6811
language English
publishDate 2008-01-01
publisher Dharmais Cancer Hospital - National Cancer Center
record_format Article
series Indonesian Journal of Cancer
spelling doaj-art-65b3175740d44a9a8a4a3cbe0898c5042025-08-20T02:48:49ZengDharmais Cancer Hospital - National Cancer CenterIndonesian Journal of Cancer1978-37442355-68112008-01-0121182310.33371/ijoc.v2i1.33Cancer Immunology: From Immunosurveillance to ImmunoescapeSiti Boedina Kresno0Dept. of Clinical Pathology Faculty of Medicine University of Indonesia/ “Dharmais” Cancer CenterSejak lama telah diketahui bahwa sistem imun dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan sel tumor berdasarkan ekspresi antigen tumor atau molekul yang diinduksi oleh stres pada sel. Proses ini dikenal sebagai tumor immunosurveillance, pada proses mana sistem imun mengidentifikasi sel kanker dan sel prekanker kemudian menghancurkannya sebelum sel itu menjadi berbahaya. Berbagai sel efektor, seperti sel B, T, NK, NKT, IFN, perforin dan granzyme telah sejak lama diketahui secara jelas peranannya dalam immunosurveillance. Walaupun telah jelas bahwa ada immunosurveillance dan sel kanker dapat dikenal dan dihancurkan oleh sistem imun, mengapa kanker masih tetap dapat tumbuh dan berkembang pada orang yang imunokompeten? Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa immunosurveillance hanyalah salah satu dimensi dari hubungan yang kompleks antara tumor dengan sistem imun. Juga telah banyak bukti bahwa sistem imun dapat merangsang munculnya tumor dengan imunogenesitas rendah yang mampu menghindar dari penghancuran oleh sistem imun. Penemuan ini mengakibatkan berkembangnya hipotesis baru yang dikenal sebagai hipotesis immunoediting. Tinjauan pustaka ini akan merangkum interaksi antara pejamu dengan sel-sel tumor yang berakibat eliminasi, ekilibrium clan escape, yang dikenal dengan istilah 3E dari proses immunoediting.https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/33/26immunosurveillanceimmunoescapeimmunoediting
spellingShingle Siti Boedina Kresno
Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
Indonesian Journal of Cancer
immunosurveillance
immunoescape
immunoediting
title Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
title_full Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
title_fullStr Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
title_full_unstemmed Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
title_short Cancer Immunology: From Immunosurveillance to Immunoescape
title_sort cancer immunology from immunosurveillance to immunoescape
topic immunosurveillance
immunoescape
immunoediting
url https://www.indonesianjournalofcancer.or.id/e-journal/index.php/ijoc/article/view/33/26
work_keys_str_mv AT sitiboedinakresno cancerimmunologyfromimmunosurveillancetoimmunoescape