Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas
Penelitian ini membandingkan tata kelola pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai dua contoh kontras dalam respons terhadap krisis lingkungan. Banyumas menerapkan pendekatan desentralisasi berbasis komunitas melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), sedangkan...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas
2025-04-01
|
| Series: | JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jakp.fisip.unand.ac.id/index.php/jakp/article/view/685 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850099219945226240 |
|---|---|
| author | Faiz Kasyfilham Nuruddin Al Akbar |
| author_facet | Faiz Kasyfilham Nuruddin Al Akbar |
| author_sort | Faiz Kasyfilham |
| collection | DOAJ |
| description | Penelitian ini membandingkan tata kelola pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dan Daerah Istimewa Yogyakarta
sebagai dua contoh kontras dalam respons terhadap krisis lingkungan. Banyumas menerapkan pendekatan desentralisasi berbasis komunitas melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), sedangkan Yogyakarta masih mengandalkan sistem sentralistik yang berorientasi pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif dan analisis isi tematik terhadap data sekunder. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan Banyumas dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan lokal, kolaborasi lintas aktor, serta pemanfaatan teknologi tepat guna yang kontekstual. Sebaliknya, Yogyakarta mengalami stagnasi akibat fragmentasi institusi, rendahnya literasi pemilahan, dan ketiadaan insentif partisipatif. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan sistem pengelolaan sampah di kota-kota menengah sangat ditentukan oleh keberanian politik, keberpihakan kebijakan terhadap komunitas, dan fleksibilitas institusional. Temuan ini memperluas wacana tentang collaborative governance dan adaptive capacity dalam pengelolaan lingkungan perkotaan di negara berkembang. |
| format | Article |
| id | doaj-art-653bed07ad44421aa96d33cbaefa2d2e |
| institution | DOAJ |
| issn | 2301-4342 2657-0092 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2025-04-01 |
| publisher | Laboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas |
| record_format | Article |
| series | JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) |
| spelling | doaj-art-653bed07ad44421aa96d33cbaefa2d2e2025-08-20T02:40:32ZindLaboratorium Administrasi Publik FISIP Universitas AndalasJAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik)2301-43422657-00922025-04-0110115218110.25077/jakp.10.1.152-181.2025554Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular BanyumasFaiz Kasyfilham0Nuruddin Al Akbar1Universitas DiponegoroDepartemen Politik dan Ilmu Pemerintahan, Universitas Diponegoro, Semarang, IndonesiaPenelitian ini membandingkan tata kelola pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai dua contoh kontras dalam respons terhadap krisis lingkungan. Banyumas menerapkan pendekatan desentralisasi berbasis komunitas melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), sedangkan Yogyakarta masih mengandalkan sistem sentralistik yang berorientasi pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif dan analisis isi tematik terhadap data sekunder. Hasil menunjukkan bahwa keberhasilan Banyumas dipengaruhi oleh kapasitas kelembagaan lokal, kolaborasi lintas aktor, serta pemanfaatan teknologi tepat guna yang kontekstual. Sebaliknya, Yogyakarta mengalami stagnasi akibat fragmentasi institusi, rendahnya literasi pemilahan, dan ketiadaan insentif partisipatif. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan sistem pengelolaan sampah di kota-kota menengah sangat ditentukan oleh keberanian politik, keberpihakan kebijakan terhadap komunitas, dan fleksibilitas institusional. Temuan ini memperluas wacana tentang collaborative governance dan adaptive capacity dalam pengelolaan lingkungan perkotaan di negara berkembang.https://jakp.fisip.unand.ac.id/index.php/jakp/article/view/685banyumasekonomi sirkularinovasi lokalpengelolaan sampahyogyakarta |
| spellingShingle | Faiz Kasyfilham Nuruddin Al Akbar Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas JAKP (Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik) banyumas ekonomi sirkular inovasi lokal pengelolaan sampah yogyakarta |
| title | Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas |
| title_full | Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas |
| title_fullStr | Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas |
| title_full_unstemmed | Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas |
| title_short | Evaluasi Tata Kelola Sampah Yogyakarta Pasca-Piyungan: Studi Komparatif dengan Model Ekonomi Sirkular Banyumas |
| title_sort | evaluasi tata kelola sampah yogyakarta pasca piyungan studi komparatif dengan model ekonomi sirkular banyumas |
| topic | banyumas ekonomi sirkular inovasi lokal pengelolaan sampah yogyakarta |
| url | https://jakp.fisip.unand.ac.id/index.php/jakp/article/view/685 |
| work_keys_str_mv | AT faizkasyfilham evaluasitatakelolasampahyogyakartapascapiyunganstudikomparatifdenganmodelekonomisirkularbanyumas AT nuruddinalakbar evaluasitatakelolasampahyogyakartapascapiyunganstudikomparatifdenganmodelekonomisirkularbanyumas |