UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK
Artikel ini merupakan hasil analisis dari kalimat pada media sosial Instagram artis Baim Wong dengan kajian lingusitik forensik lalu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kalimat kebencian dalam kolom komentar Intagram artis Baim Wong setelah mengupload Youtube Prank Polisi kasus KDRT terhada...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Negeri Malang
2024-06-01
|
| Series: | BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya |
| Online Access: | https://journal2.um.ac.id/index.php/basindo/article/view/44032 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850041116814999552 |
|---|---|
| author | Nopri Lia Syahrul Ramadhan Amril Amir |
| author_facet | Nopri Lia Syahrul Ramadhan Amril Amir |
| author_sort | Nopri Lia |
| collection | DOAJ |
| description | Artikel ini merupakan hasil analisis dari kalimat pada media sosial Instagram artis Baim Wong dengan kajian lingusitik forensik lalu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kalimat kebencian dalam kolom komentar Intagram artis Baim Wong setelah mengupload Youtube Prank Polisi kasus KDRT terhadap istrinya selain itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis makna kata yang ada kalimat kebencian yaitu kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan. Sumber data dalam penelitian kajian linguistik forensik ini peneliti menggunakan kalimat kebencian yang ada laman akun media sosial Instagram artis Baim Wong. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Komentar kebencian dalam kolom komentar Instagram Baim Wong, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan cara simak, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik padan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan meceritakan data secara detail lalu Metode dalam penelitian ini menggunakan metode screenshoot tulisan yang terdapat kalimat kebencian sebelumnya membaca secara keseluruhan isi komentar, lalu mencatat kalimat – kalimat yang mengandung kebencian dan hasil dalam penelitian ini adalah terdapat kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan. |
| format | Article |
| id | doaj-art-6508d4b95c5d43bc9b365b1a0466f1d3 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2579-3799 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2024-06-01 |
| publisher | Universitas Negeri Malang |
| record_format | Article |
| series | BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya |
| spelling | doaj-art-6508d4b95c5d43bc9b365b1a0466f1d32025-08-20T02:55:52ZindUniversitas Negeri MalangBASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya2579-37992024-06-0181294310.17977/um007v8i12024p29-4211522UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIKNopri Lia0Syahrul Ramadhan1Amril Amir2Universitas Negeri PadangUniversitas Negeri PadangUniversitas Negeri PadangArtikel ini merupakan hasil analisis dari kalimat pada media sosial Instagram artis Baim Wong dengan kajian lingusitik forensik lalu penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kalimat kebencian dalam kolom komentar Intagram artis Baim Wong setelah mengupload Youtube Prank Polisi kasus KDRT terhadap istrinya selain itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis makna kata yang ada kalimat kebencian yaitu kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan. Sumber data dalam penelitian kajian linguistik forensik ini peneliti menggunakan kalimat kebencian yang ada laman akun media sosial Instagram artis Baim Wong. Data yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Komentar kebencian dalam kolom komentar Instagram Baim Wong, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan cara simak, catat dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni menggunakan teknik padan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan meceritakan data secara detail lalu Metode dalam penelitian ini menggunakan metode screenshoot tulisan yang terdapat kalimat kebencian sebelumnya membaca secara keseluruhan isi komentar, lalu mencatat kalimat – kalimat yang mengandung kebencian dan hasil dalam penelitian ini adalah terdapat kalimat hinaan, pencemaran nama baik dan kalimat imperatif harapan dan ajakan.https://journal2.um.ac.id/index.php/basindo/article/view/44032 |
| spellingShingle | Nopri Lia Syahrul Ramadhan Amril Amir UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya |
| title | UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK |
| title_full | UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK |
| title_fullStr | UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK |
| title_full_unstemmed | UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK |
| title_short | UJARAN KEBENCIAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAIM WONG KASUS PRANK POLISI: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK |
| title_sort | ujaran kebencian media sosial instagram baim wong kasus prank polisi kajian linguistik forensik |
| url | https://journal2.um.ac.id/index.php/basindo/article/view/44032 |
| work_keys_str_mv | AT noprilia ujarankebencianmediasosialinstagrambaimwongkasusprankpolisikajianlinguistikforensik AT syahrulramadhan ujarankebencianmediasosialinstagrambaimwongkasusprankpolisikajianlinguistikforensik AT amrilamir ujarankebencianmediasosialinstagrambaimwongkasusprankpolisikajianlinguistikforensik |