Manufaktur Komposit Kuat Lentur Dari Polipropilena dan Serat Jerami Untuk Aplikasi Genteng Komposit

Masalah limbah plastik, khususnya Polypropylene (PP), terus menjadi salah satu masalah terbesar bagi lingkungan di dunia. Di sisi lain, limbah pertanian seperti jerami sering kali tidak dimanfaatkan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah plastik jenis PP dan sera...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Raden Grenny Sudarmawan, Ahmad Haidhir Amirulloh, Muslimin
Format: Article
Language:English
Published: Politeknik Negeri Jakarta 2025-02-01
Series:Jurnal Mekanik Terapan
Subjects:
Online Access:https://jurnal.pnj.ac.id/index.php/jmt/article/view/7101
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Masalah limbah plastik, khususnya Polypropylene (PP), terus menjadi salah satu masalah terbesar bagi lingkungan di dunia. Di sisi lain, limbah pertanian seperti jerami sering kali tidak dimanfaatkan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah plastik jenis PP dan serat jerami sebagai bahan komposit untuk pembuatan genteng. Komposit ini diuji kelayakannya melalui uji mekanik, terutama uji kelenturan, untuk menentukan kekuatan dan fleksibilitasnya dalam menahan beban. Serat jerami berfungsi sebagai penguat dalam matriks plastik PP, yang diharapkan dapat meningkatkan sifat mekanik komposit secara keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain of experimental. Desain of experimental digunakan untuk menentukan parameter yang akan digunakan untuk pembuatan sampel spesimen komposit kuat lentur. Proses pembuatan komposit dengan berbagai perbandingan antara plastik PP dan serat jerami, dan menggunakan variasi tekanan kompresi yang berbeda. Spesimen kemudian diuji menggunakan alat uji kelenturan standar. Hasil menunjukkan komposisi 50% PP dan 50% serat jerami dengan tekanan kompresi 17 ton menghasilkan kuat lentur tertinggi sebesar 318,5 Kgf/cm². Hasil beban lentur genteng telah memenuhi standar SNI 03-2098-1998 dimana beban lentur minimal sebesar 65 Kgf, sedangkan beban lentur genteng sebesar 107,35 Kgf dan mengalami pelenturan sebesar 5,65 mm.
ISSN:2747-1381