Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi
Pada perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini dapat mempengaruhi terhadap suatu perkembangan peralatan, diantaranya yaitu peralatan rumah tangga, perkantoran, industri hingga peralatan kesehatan. Ketika ada sambaran petir dapat menghasilkan lonjakan tegangan listrik yang sangat besar, yang...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
2024-11-01
|
| Series: | Medika Teknika |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.umy.ac.id/index.php/mt/article/view/23841 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850250429265346560 |
|---|---|
| author | Febrian Febrian Rino Ferdian Surakusumah |
| author_facet | Febrian Febrian Rino Ferdian Surakusumah |
| author_sort | Febrian Febrian |
| collection | DOAJ |
| description | Pada perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini dapat mempengaruhi terhadap suatu perkembangan peralatan, diantaranya yaitu peralatan rumah tangga, perkantoran, industri hingga peralatan kesehatan. Ketika ada sambaran petir dapat menghasilkan lonjakan tegangan listrik yang sangat besar, yang bisa merusak atau mempengaruhi perangkat elektronik. Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Menggunakan Sensor Ultraviolet, Ultrasonik, Dan Motor Terintegrasi. Metode penelitian ini menggunakan metode prototype pada suatu alat. Studi Literatur yang berfungsi untuk mengumpulkan dan memahami beberapa referensi penelitian serta mendapatkan berbagai data dan informasi. Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan alat blue light therapy yang menggunakan sensor ultraviolet. Dalam pengembangan prototype pada sistem alat blue light therapy dengan fitur keselamatan menggunakan sensor guva s12sd (ultraviolet), ultrasonik, dan motor terintegrasi serta dirancang dalam bentuk box yang berwarna hitam dengan ukuran panjang 18,5 cm dan lebar 11,5 cm. Pada jarak 150 mm, dimmer di posisi 9 menghasilkan tegangan 198V dengan intensitas cahaya 4296,31 lux di LCD dan 4130 lux di luxmeter. Pada jarak 200 mm, posisi 9 menghasilkan 200,3V dengan 2148,44 lux di LCD dan 3080 lux di luxmeter. Sensor ultraviolet mengukur intensitas cahaya untuk memastikan bahwa paparan UV tetap dalam batas aman. |
| format | Article |
| id | doaj-art-63a0fd25332e4b65a5de6ff28ff3f44b |
| institution | OA Journals |
| issn | 2722-0508 2716-0505 |
| language | English |
| publishDate | 2024-11-01 |
| publisher | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta |
| record_format | Article |
| series | Medika Teknika |
| spelling | doaj-art-63a0fd25332e4b65a5de6ff28ff3f44b2025-08-20T01:58:12ZengUniversitas Muhammadiyah YogyakartaMedika Teknika2722-05082716-05052024-11-0161314310.18196/mt.v6i1.238417850Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear TerintegrasiFebrian Febrian0Rino Ferdian Surakusumah1Institut Kesehatan dan Teknologi Al InsyirahInstitut Kesehatan dan Teknologi Al InsyirahPada perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini dapat mempengaruhi terhadap suatu perkembangan peralatan, diantaranya yaitu peralatan rumah tangga, perkantoran, industri hingga peralatan kesehatan. Ketika ada sambaran petir dapat menghasilkan lonjakan tegangan listrik yang sangat besar, yang bisa merusak atau mempengaruhi perangkat elektronik. Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Menggunakan Sensor Ultraviolet, Ultrasonik, Dan Motor Terintegrasi. Metode penelitian ini menggunakan metode prototype pada suatu alat. Studi Literatur yang berfungsi untuk mengumpulkan dan memahami beberapa referensi penelitian serta mendapatkan berbagai data dan informasi. Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan alat blue light therapy yang menggunakan sensor ultraviolet. Dalam pengembangan prototype pada sistem alat blue light therapy dengan fitur keselamatan menggunakan sensor guva s12sd (ultraviolet), ultrasonik, dan motor terintegrasi serta dirancang dalam bentuk box yang berwarna hitam dengan ukuran panjang 18,5 cm dan lebar 11,5 cm. Pada jarak 150 mm, dimmer di posisi 9 menghasilkan tegangan 198V dengan intensitas cahaya 4296,31 lux di LCD dan 4130 lux di luxmeter. Pada jarak 200 mm, posisi 9 menghasilkan 200,3V dengan 2148,44 lux di LCD dan 3080 lux di luxmeter. Sensor ultraviolet mengukur intensitas cahaya untuk memastikan bahwa paparan UV tetap dalam batas aman.https://journal.umy.ac.id/index.php/mt/article/view/23841pengembanganfiturblue light therapykeselamatansensor ultraviolet. |
| spellingShingle | Febrian Febrian Rino Ferdian Surakusumah Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi Medika Teknika pengembangan fitur blue light therapy keselamatan sensor ultraviolet. |
| title | Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi |
| title_full | Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi |
| title_fullStr | Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi |
| title_full_unstemmed | Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi |
| title_short | Pengembangan Fitur Keselamatan Mekanikal Blue Light Therapy Berbasis Motor Linear Terintegrasi |
| title_sort | pengembangan fitur keselamatan mekanikal blue light therapy berbasis motor linear terintegrasi |
| topic | pengembangan fitur blue light therapy keselamatan sensor ultraviolet. |
| url | https://journal.umy.ac.id/index.php/mt/article/view/23841 |
| work_keys_str_mv | AT febrianfebrian pengembanganfiturkeselamatanmekanikalbluelighttherapyberbasismotorlinearterintegrasi AT rinoferdiansurakusumah pengembanganfiturkeselamatanmekanikalbluelighttherapyberbasismotorlinearterintegrasi |