Sedentary Lifestyle Pada Penderita Hipertensi

Sedentary time merupakan masalah kesehatan masyarakat yang besar mengingat tingginya prevalensi dan biaya kesehatan. Kondisi hipertensi dapat mempengaruhi aktivitas fisik, sehingga sedentary lifestyle menjadi salah satu faktor resiko yang dapat terjadi pada penderita hipertensi akibat kondisi keseh...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hesti Platini, Indra Maulana Maulana, Kosim, Widia Hastuti
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas 'Aisyiyah Bandung 2024-06-01
Series:Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Subjects:
Online Access:https://journal.unisa-bandung.ac.id/index.php/jka/article/view/515
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Sedentary time merupakan masalah kesehatan masyarakat yang besar mengingat tingginya prevalensi dan biaya kesehatan. Kondisi hipertensi dapat mempengaruhi aktivitas fisik, sehingga sedentary lifestyle menjadi salah satu faktor resiko yang dapat terjadi pada penderita hipertensi akibat kondisi kesehatan maupun faktor lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sedentary lifestyle pada pasien yang mengalami hipertensi Metode Penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Jumlahresponden sebanyak 75 dengan tekhnik pengambilan sampel yaitu probability/ random sampling. Pada penelitian ini sedentary lifestyle kemudian dikategorikan menjadi 3 tingkat yaitu ringan, sedang, dan berat berdasarkan durasi penggunaaan waktu sedentary. Kriteri inklusi yaitu pasien dengan hipertensi grade 1, bersedia menjadi responden. Kuesioner dalam penelitian ini yaitu The Sedentary Behaviour Questionnaire (SBQ). Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat sedentary lifestyle pada penderita hipertensi yaitu kategori sedang (56%). Aktivitas fisik yaitu rata-rata 52 jam/minggu. Kesimpulannya sedentary lifestyle pada penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas pada penderita hipertensi berada pada level sedang. Hal ini menunjukan bahwa aktivitas fisik responden mengarah kepada kurangnya aktivitas fisik. Sehingga perawat perlu mencegah masalah Kesehatan atau komplikasi yang berkaitan dengan sedentary lifestyle.
ISSN:2477-4405