Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19

Pandemi covid-19 membuat mahasiswa lebih banyak menghabiskan harinya dengan handphone. pembelajaran jarak jauh dijadikan alasan untuk lebih banyak menggunakan handphone. tanpa disadari kondisi ini membuat mereka banyak mengalami nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tingkat...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Yogi Damai Syaputra, Monalisa Monalisa, Imalatul Khairat, Ruwanda Tamarin
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Indraprasta PGRI 2022-06-01
Series:Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Subjects:
Online Access:https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/1058
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850203315641516032
author Yogi Damai Syaputra
Monalisa Monalisa
Imalatul Khairat
Ruwanda Tamarin
author_facet Yogi Damai Syaputra
Monalisa Monalisa
Imalatul Khairat
Ruwanda Tamarin
author_sort Yogi Damai Syaputra
collection DOAJ
description Pandemi covid-19 membuat mahasiswa lebih banyak menghabiskan harinya dengan handphone. pembelajaran jarak jauh dijadikan alasan untuk lebih banyak menggunakan handphone. tanpa disadari kondisi ini membuat mereka banyak mengalami nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tingkat nomophobia mahasiswa dimasa Pandemi, serta bagaimana implikasi bimbingan konseling terhadap masalah nomophobia. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin dengan sampel sebanyak 368 mahasiswa yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan dengan nomophobia questioner (NPM-Q) versi Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 135 mahasiswa memiliki tingkat nomophobia pada kategori tinggi atau sebesar dan sebanyak 88 mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi. Sebanyak 111 mahasiswa kategori sedang dan 34 mahasiswa berada pada kategori rendah. Implikasinya dalam bimbingan konseling, para penderita nomophobia dapat diberikan bimbingan untuk membantu mereka agar bisa lepas dari ketakutan dan kecanduan akan handphone melalui layanan dalam bimbingan konseling
format Article
id doaj-art-61295b3f06ae4e42acc9122ee150cbaa
institution OA Journals
issn 2580-2046
2580-2054
language Indonesian
publishDate 2022-06-01
publisher Universitas Indraprasta PGRI
record_format Article
series Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
spelling doaj-art-61295b3f06ae4e42acc9122ee150cbaa2025-08-20T02:11:33ZindUniversitas Indraprasta PGRITeraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling2580-20462580-20542022-06-0161293410.26539/teraputik.611058637Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19Yogi Damai Syaputra0Monalisa Monalisa1Imalatul Khairat2Ruwanda Tamarin3Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin BantenUniversitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin BantenUniversitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin BantenMahasiswa Bimbingan Konseling Islam Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin BantenPandemi covid-19 membuat mahasiswa lebih banyak menghabiskan harinya dengan handphone. pembelajaran jarak jauh dijadikan alasan untuk lebih banyak menggunakan handphone. tanpa disadari kondisi ini membuat mereka banyak mengalami nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana tingkat nomophobia mahasiswa dimasa Pandemi, serta bagaimana implikasi bimbingan konseling terhadap masalah nomophobia. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin dengan sampel sebanyak 368 mahasiswa yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan dengan nomophobia questioner (NPM-Q) versi Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa 135 mahasiswa memiliki tingkat nomophobia pada kategori tinggi atau sebesar dan sebanyak 88 mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi. Sebanyak 111 mahasiswa kategori sedang dan 34 mahasiswa berada pada kategori rendah. Implikasinya dalam bimbingan konseling, para penderita nomophobia dapat diberikan bimbingan untuk membantu mereka agar bisa lepas dari ketakutan dan kecanduan akan handphone melalui layanan dalam bimbingan konselinghttps://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/1058pandemi covid-19, nomophobia, bimbingan konseling
spellingShingle Yogi Damai Syaputra
Monalisa Monalisa
Imalatul Khairat
Ruwanda Tamarin
Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
Teraputik: Jurnal Bimbingan dan Konseling
pandemi covid-19, nomophobia, bimbingan konseling
title Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
title_full Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
title_fullStr Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
title_full_unstemmed Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
title_short Nomophobia Mahasiswa di Era Pandemi Covid-19
title_sort nomophobia mahasiswa di era pandemi covid 19
topic pandemi covid-19, nomophobia, bimbingan konseling
url https://journal.unindra.ac.id/index.php/teraputik/article/view/1058
work_keys_str_mv AT yogidamaisyaputra nomophobiamahasiswadierapandemicovid19
AT monalisamonalisa nomophobiamahasiswadierapandemicovid19
AT imalatulkhairat nomophobiamahasiswadierapandemicovid19
AT ruwandatamarin nomophobiamahasiswadierapandemicovid19