PERBEDAAN PERTUMBUHAN ANAK PENYAKIT JANTUNG BAWAAN DENGAN KELAINAN SIMPLEK DAN KELAINAN KOMPLEK PADA UMUR 0-2 TAHUN.

Latar Belakang: Angka kejadian penyakit jantung bawaan (PJB) diaporkan sekitar 8-10 bayi dari 1000 kelahiran. Usia 0 – 2 tahun merupakan periode growth spurt 1 pada anak termasuk pertumbuhan otak dimana masa ini tidak boleh mendapatkan intervensi apapun seperti PJB. Hal ini akan mempengaruhi pertumb...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Cornelius Anggi Novatriyanto, Anindita Soetandji, Rina Pratiwi
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-05-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/21287
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar Belakang: Angka kejadian penyakit jantung bawaan (PJB) diaporkan sekitar 8-10 bayi dari 1000 kelahiran. Usia 0 – 2 tahun merupakan periode growth spurt 1 pada anak termasuk pertumbuhan otak dimana masa ini tidak boleh mendapatkan intervensi apapun seperti PJB. Hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan anak penderita PJB pada usia 0-2 tahun. Tujuan: Mengetahui perbedaan pertumbuhan anak PJB dengan kelainan simplek dan kompleks pada usia 0-2 tahun. Metode: Penelitian menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah anak usia 0-2 tahun dengan PJB yang datang ke Poliklinik Anak RSUP dr. Kariadi dan tidak memiliki kelainan bawaan lainnya. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa rekam medis rawat jalan RSUP dr. Kariadi dan dikelompokkan menjadi: PJB simpleks asianotik (n=43), kompleks asianotik (n=43), sianotik (n=43. Analisis data hipotesis major menggunakan chi-square dan hipotesis minor menggunakan uji repeated Anova jika persebaran data normal dan uji Kruskal Wallis jika persebaran data tidak normal. Hasil: Pasien PJB dengan tinggi badan sangat pendek terdapat perbedaan bermakna antara ketiga kelompok (p= 0,026). Tidak ada perbedaan yang signifikan pada ΔWAZ, ΔHAZ, dan ΔWHZ antara bulan ke-0 dan bulan ke-2 serta rerata WAZ, HAZ, dan WHZ bulan ke-0,1,2 pada ketiga kelompok PJB. Sistem pembiayaan dan penyakit infeksi tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada ketiga kelompok. Simpulan: Terdapat perbedaan pertumbuhan HAZ pada bulan ke-0 antara ketiga kelompok PJB.
ISSN:2540-8844