GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID

Latar belakang :Aritmia adalah variasi – variasi di luar irama normal jantung berupa kelainan pada kecepatan, keteraturan, tempat asal impuls, atau urutan aktivasi, dengan atau tanpa adanya penyakit jantung struktural yang mendasari. Prevalensi penyakit jantung di Indonesia pada populasi usia 15 tah...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Daniel Karen Widjaja, Andreas Arie Setiawan, Ariosta Ariosta
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18559
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850169430427828224
author Daniel Karen Widjaja
Andreas Arie Setiawan
Ariosta Ariosta
author_facet Daniel Karen Widjaja
Andreas Arie Setiawan
Ariosta Ariosta
author_sort Daniel Karen Widjaja
collection DOAJ
description Latar belakang :Aritmia adalah variasi – variasi di luar irama normal jantung berupa kelainan pada kecepatan, keteraturan, tempat asal impuls, atau urutan aktivasi, dengan atau tanpa adanya penyakit jantung struktural yang mendasari. Prevalensi penyakit jantung di Indonesia pada populasi usia 15 tahun ke atas adalah 9,2%, dimana 5,9 % diantaranya mengalami gejala aritmia.Hormon tiroid memiliki hubungan secara langsung dan tidak langsung terhadap miokardium dan mempengaruhi sistem saraf otonom pada jantung yang menyebabkan terjadinya gangguan irama jantung. Tujuan :Mendapatkan informasi tentang gambaran aritmia yang disebabkan oleh hipertiroid. Metode :Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif. Data diambil dari catatan medik pasien dengan hipertiroid yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada tahun 2013 dan telah menjalani pemeriksaan penunjang elektrokardiografi.Subjek penelitian berjumlah 21 orang dan didapatkan secara consecutive sampling. Hasil : Gambaran gangguan irama jantung pada pasien hipertiroid adalah 6 orang atrial fibrilasi respon cepat, 4 orang sinus takikardi, 3 orang atrial fibrilasi respon normal, 3 RBBB, 2 VES benigna, 1 SVES, 1 atrial flutter, dan 1 RBBB dengan sinus takikardi. Kesimpulan : Gambaran gangguan irama jantung pada pasien hipertiroid adalah atrial fibrilasi respon cepat, sinus takikardi, atrial fibrilasi respon normal, RBBB,VES Benigna, SVES, atrial flutter,RBBB dengan sinus takikardi  .
format Article
id doaj-art-5ea7d87be3a44daeaf2d325a781dcb2b
institution OA Journals
issn 2540-8844
language English
publishDate 2017-06-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-5ea7d87be3a44daeaf2d325a781dcb2b2025-08-20T02:20:44ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-06-016243444210.14710/dmj.v6i2.1855918052GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROIDDaniel Karen WidjajaAndreas Arie SetiawanAriosta AriostaLatar belakang :Aritmia adalah variasi – variasi di luar irama normal jantung berupa kelainan pada kecepatan, keteraturan, tempat asal impuls, atau urutan aktivasi, dengan atau tanpa adanya penyakit jantung struktural yang mendasari. Prevalensi penyakit jantung di Indonesia pada populasi usia 15 tahun ke atas adalah 9,2%, dimana 5,9 % diantaranya mengalami gejala aritmia.Hormon tiroid memiliki hubungan secara langsung dan tidak langsung terhadap miokardium dan mempengaruhi sistem saraf otonom pada jantung yang menyebabkan terjadinya gangguan irama jantung. Tujuan :Mendapatkan informasi tentang gambaran aritmia yang disebabkan oleh hipertiroid. Metode :Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif. Data diambil dari catatan medik pasien dengan hipertiroid yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang pada tahun 2013 dan telah menjalani pemeriksaan penunjang elektrokardiografi.Subjek penelitian berjumlah 21 orang dan didapatkan secara consecutive sampling. Hasil : Gambaran gangguan irama jantung pada pasien hipertiroid adalah 6 orang atrial fibrilasi respon cepat, 4 orang sinus takikardi, 3 orang atrial fibrilasi respon normal, 3 RBBB, 2 VES benigna, 1 SVES, 1 atrial flutter, dan 1 RBBB dengan sinus takikardi. Kesimpulan : Gambaran gangguan irama jantung pada pasien hipertiroid adalah atrial fibrilasi respon cepat, sinus takikardi, atrial fibrilasi respon normal, RBBB,VES Benigna, SVES, atrial flutter,RBBB dengan sinus takikardi  .https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18559gangguan irama jantung, hipertiroid
spellingShingle Daniel Karen Widjaja
Andreas Arie Setiawan
Ariosta Ariosta
GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
Jurnal Kedokteran Diponegoro
gangguan irama jantung, hipertiroid
title GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
title_full GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
title_fullStr GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
title_full_unstemmed GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
title_short GAMBARAN GANGGUAN IRAMA JANTUNG YANG DISEBABKAN KARENA HIPERTIROID
title_sort gambaran gangguan irama jantung yang disebabkan karena hipertiroid
topic gangguan irama jantung, hipertiroid
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18559
work_keys_str_mv AT danielkarenwidjaja gambarangangguaniramajantungyangdisebabkankarenahipertiroid
AT andreasariesetiawan gambarangangguaniramajantungyangdisebabkankarenahipertiroid
AT ariostaariosta gambarangangguaniramajantungyangdisebabkankarenahipertiroid