PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO

Latar Belakang : Infeksi Malassezia sp. Sering terjadi di daerah tropis karena kurangnya efektivitas obat antijamur, sehingga perlu antijamur alternatif. Penelitian ini menguji efek antijamur jahe merah. Senyawa alami ekstrak jahe merah ini diharapkan mampu mengatasi infeksi Malassezia sp.. Tujuan ...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Suci Guntari, Budhi Surastri, Helmia Farida
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18635
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849434464366624768
author Suci Guntari
Budhi Surastri
Helmia Farida
author_facet Suci Guntari
Budhi Surastri
Helmia Farida
author_sort Suci Guntari
collection DOAJ
description Latar Belakang : Infeksi Malassezia sp. Sering terjadi di daerah tropis karena kurangnya efektivitas obat antijamur, sehingga perlu antijamur alternatif. Penelitian ini menguji efek antijamur jahe merah. Senyawa alami ekstrak jahe merah ini diharapkan mampu mengatasi infeksi Malassezia sp.. Tujuan  : Menguji efektivitas ekstrak jahe merah dibanding ketokonazol 2% dalam menghambat pertumbuhan Malassezia sp. Metode : Penelitian eksperimental laboratorium dengan post test only control group design. Jumlah sampel 35 media MH yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Tiga kelompok diantaranya diberikan ekstrak jahe merah dengan konsentrasi berturut 83%, 90%, 95%, 1 kelompok berupa MH dengan ketokonazol 2% dan 1 kelompok berupa media MH tanpa substansi antijamur (kontrol positif), dilanjutkan dengan menanam Malassezia sp. 0,5 McFarland. Sampel diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu 34o C. Analisis statistic menggunakan uji Kruskal- wallis dan dilanjutkan dengan uji post hoct Mann-whitney. Hasil : Pertumbuhan Malassezia sp. didapatkan pada kelompok kontrol positif dan tidak didapatkan pada kelompok yang mengandung ekstrak jahe merah dan ketokonazol.Uji Kruskal-wallis dilanjutkan dengan Mann-whitney menunjukkan perbedaan bermakna         (p= 0,000) antara kelompok kontrol positif dengan kelompok ekstrak jahe merah 83%,90%,dan 95% maupun kelompok ketokonazol 2% dan tidak ada perbedaan bermakna (p=1,000) diantara ekstrak jahe merah 83%, 90%, 95% dengan ketokonazol 2%. Kesimpulan : Ekstrak jahe merah memiliki efektivitas antijamur yang sama dengan ketokonazol 2%.
format Article
id doaj-art-5e5cfef9612c4d6dba3f38a9857747bf
institution Kabale University
issn 2540-8844
language English
publishDate 2017-06-01
publisher Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
record_format Article
series Jurnal Kedokteran Diponegoro
spelling doaj-art-5e5cfef9612c4d6dba3f38a9857747bf2025-08-20T03:26:38ZengFaculty of Medicine, Universitas DiponegoroJurnal Kedokteran Diponegoro2540-88442017-06-01621228123610.14710/dmj.v6i2.1863518128PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITROSuci GuntariBudhi SurastriHelmia FaridaLatar Belakang : Infeksi Malassezia sp. Sering terjadi di daerah tropis karena kurangnya efektivitas obat antijamur, sehingga perlu antijamur alternatif. Penelitian ini menguji efek antijamur jahe merah. Senyawa alami ekstrak jahe merah ini diharapkan mampu mengatasi infeksi Malassezia sp.. Tujuan  : Menguji efektivitas ekstrak jahe merah dibanding ketokonazol 2% dalam menghambat pertumbuhan Malassezia sp. Metode : Penelitian eksperimental laboratorium dengan post test only control group design. Jumlah sampel 35 media MH yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Tiga kelompok diantaranya diberikan ekstrak jahe merah dengan konsentrasi berturut 83%, 90%, 95%, 1 kelompok berupa MH dengan ketokonazol 2% dan 1 kelompok berupa media MH tanpa substansi antijamur (kontrol positif), dilanjutkan dengan menanam Malassezia sp. 0,5 McFarland. Sampel diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu 34o C. Analisis statistic menggunakan uji Kruskal- wallis dan dilanjutkan dengan uji post hoct Mann-whitney. Hasil : Pertumbuhan Malassezia sp. didapatkan pada kelompok kontrol positif dan tidak didapatkan pada kelompok yang mengandung ekstrak jahe merah dan ketokonazol.Uji Kruskal-wallis dilanjutkan dengan Mann-whitney menunjukkan perbedaan bermakna         (p= 0,000) antara kelompok kontrol positif dengan kelompok ekstrak jahe merah 83%,90%,dan 95% maupun kelompok ketokonazol 2% dan tidak ada perbedaan bermakna (p=1,000) diantara ekstrak jahe merah 83%, 90%, 95% dengan ketokonazol 2%. Kesimpulan : Ekstrak jahe merah memiliki efektivitas antijamur yang sama dengan ketokonazol 2%.https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18635ekstrak jahe merah, ketokonazol 2%, pitiriasis versicolor (pv), malassezia sp.
spellingShingle Suci Guntari
Budhi Surastri
Helmia Farida
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
Jurnal Kedokteran Diponegoro
ekstrak jahe merah, ketokonazol 2%, pitiriasis versicolor (pv), malassezia sp.
title PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
title_full PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
title_fullStr PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
title_full_unstemmed PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
title_short PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) DENGAN KETOKONAZOL 2% SECARA IN VITRO
title_sort perbandingan efektivitas ekstrak jahe merah zingiber officinale var rubrum dengan ketokonazol 2 secara in vitro
topic ekstrak jahe merah, ketokonazol 2%, pitiriasis versicolor (pv), malassezia sp.
url https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18635
work_keys_str_mv AT suciguntari perbandinganefektivitasekstrakjahemerahzingiberofficinalevarrubrumdenganketokonazol2secarainvitro
AT budhisurastri perbandinganefektivitasekstrakjahemerahzingiberofficinalevarrubrumdenganketokonazol2secarainvitro
AT helmiafarida perbandinganefektivitasekstrakjahemerahzingiberofficinalevarrubrumdenganketokonazol2secarainvitro