Serodeteksi Brucellosis dengan Metode Rose Bengal Test dan Complement Fixation Test pada Sapi Perah di Banyuwangi

Tujuan penelitian adalah untuk mendeteksi adanya antibodi dari Brucella pada ternak sapi perah betina di Banyuwangi menggunakan uji Rose Bengal Test (RBT) untuk uji cepat dan dikonfirmasi dengan menggunakan Complement Fixation Test (CFT). Sebanyak 84 sampel dari 516 sapi perah betina di Banyuwangi,...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Estiary Wilujeng, Suwarno Suwarno, Ratih Novita Praja, Iwan Sahrial Hamid, Maya Nurwartanti Yunita, Prima Ayu Wibawati
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Airlangga, Faculty of Veterinary Medicine 2020-09-01
Series:Jurnal Medik Veteriner
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unair.ac.id/JMV/article/view/17155
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Tujuan penelitian adalah untuk mendeteksi adanya antibodi dari Brucella pada ternak sapi perah betina di Banyuwangi menggunakan uji Rose Bengal Test (RBT) untuk uji cepat dan dikonfirmasi dengan menggunakan Complement Fixation Test (CFT). Sebanyak 84 sampel dari 516 sapi perah betina di Banyuwangi, kemudian diambil secara acak. Sampel yang diambil berasal dari serum sapi perah betina. Hasil penelitian ditemukan dua sampel yang dinyatakan positif Brucellosis dengan uji RBT dan CFT. RBT merupakan uji screening yang dapat memberikan hasil positif palsu, dan kemudian dikonfirmasi dengan uji CFT untuk melihat titer hasil vaksin atau infeksi alam. Hasil positif pada uji RBT memiliki hubungan dengan hasil titer CFT karena titer antibodi pada RBT dapat diukur dari derajat aglutinasi yang terbentuk. Hasil seropositif penyakit Brucellosis di Banyuwangi sebesar 2%.
ISSN:2615-7497
2581-012X