Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perspektif Jonathan AC Brown tentang pluralisme dalam pemahaman hadis dan tantangan yang muncul dalam konteks globalisasi. Fokus utamanya adalah pada bagaimana penafsiran hadis dapat mengakomodasi berbagai sudut pandang tanpa mengorbankan integritas teks. Pe...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Arabic |
| Published: |
Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah
2025-06-01
|
| Series: | Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://waraqat.assunnah.ac.id/index.php/WRQ/article/view/1006 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850108388658118656 |
|---|---|
| author | umi nadhiroh Akib Muslim Herlya Miftahul Jannah |
| author_facet | umi nadhiroh Akib Muslim Herlya Miftahul Jannah |
| author_sort | umi nadhiroh |
| collection | DOAJ |
| description |
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perspektif Jonathan AC Brown tentang pluralisme dalam pemahaman hadis dan tantangan yang muncul dalam konteks globalisasi. Fokus utamanya adalah pada bagaimana penafsiran hadis dapat mengakomodasi berbagai sudut pandang tanpa mengorbankan integritas teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tekstual. Data dikumpulkan dari karya-karya utama Jonathan AC Brown, khususnya tentang pluralitas penafsiran hadis dan dampaknya terhadap studi Islam kontemporer. Metode analisis membandingkan pandangan Brown dengan pendekatan tradisional dan modern terhadap studi hadis. Penelitian ini menemukan bahwa, menurut Jonathan AC Brown, pluralisme dalam pemahaman hadis merupakan aspek yang tidak dapat dihindari di era globalisasi, di mana penafsiran yang lebih fleksibel dan inklusif diperlukan untuk mengatasi tantangan sosial dan budaya. Brown menganjurkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap perbedaan pendapat dalam pemahaman hadis. Artikel ini menyimpulkan bahwa globalisasi menghadirkan tantangan yang signifikan bagi pemahaman hadis, tetapi juga membuka peluang bagi dialog yang lebih inklusif dan komprehensif. Pendekatan hadis yang lebih fleksibel dan kontekstual sangat penting untuk menjaga relevansi ajaran Islam di tengah keragaman budaya.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-580657c4ff504b1da3820be971ce7cb3 |
| institution | OA Journals |
| issn | 2502-5856 2655-9196 |
| language | Arabic |
| publishDate | 2025-06-01 |
| publisher | Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah |
| record_format | Article |
| series | Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman |
| spelling | doaj-art-580657c4ff504b1da3820be971ce7cb32025-08-20T02:38:22ZaraPusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-SunnahWaraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman2502-58562655-91962025-06-0110110.51590/waraqat.v10i1.1006Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thoughtumi nadhiroh0Akib Muslim 1Herlya Miftahul Jannah 2IAIN KediriIAIN Kediri IAIN Kediri Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perspektif Jonathan AC Brown tentang pluralisme dalam pemahaman hadis dan tantangan yang muncul dalam konteks globalisasi. Fokus utamanya adalah pada bagaimana penafsiran hadis dapat mengakomodasi berbagai sudut pandang tanpa mengorbankan integritas teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tekstual. Data dikumpulkan dari karya-karya utama Jonathan AC Brown, khususnya tentang pluralitas penafsiran hadis dan dampaknya terhadap studi Islam kontemporer. Metode analisis membandingkan pandangan Brown dengan pendekatan tradisional dan modern terhadap studi hadis. Penelitian ini menemukan bahwa, menurut Jonathan AC Brown, pluralisme dalam pemahaman hadis merupakan aspek yang tidak dapat dihindari di era globalisasi, di mana penafsiran yang lebih fleksibel dan inklusif diperlukan untuk mengatasi tantangan sosial dan budaya. Brown menganjurkan pendekatan yang lebih terbuka terhadap perbedaan pendapat dalam pemahaman hadis. Artikel ini menyimpulkan bahwa globalisasi menghadirkan tantangan yang signifikan bagi pemahaman hadis, tetapi juga membuka peluang bagi dialog yang lebih inklusif dan komprehensif. Pendekatan hadis yang lebih fleksibel dan kontekstual sangat penting untuk menjaga relevansi ajaran Islam di tengah keragaman budaya. https://waraqat.assunnah.ac.id/index.php/WRQ/article/view/1006Jonathan A.C. Brown, pluralism, hadith understanding, globalization, interpretation, inclusivity |
| spellingShingle | umi nadhiroh Akib Muslim Herlya Miftahul Jannah Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Jonathan A.C. Brown, pluralism, hadith understanding, globalization, interpretation, inclusivity |
| title | Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought |
| title_full | Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought |
| title_fullStr | Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought |
| title_full_unstemmed | Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought |
| title_short | Understanding Plurality of Hadith in Jonathan A.C. Brown thought |
| title_sort | understanding plurality of hadith in jonathan a c brown thought |
| topic | Jonathan A.C. Brown, pluralism, hadith understanding, globalization, interpretation, inclusivity |
| url | https://waraqat.assunnah.ac.id/index.php/WRQ/article/view/1006 |
| work_keys_str_mv | AT uminadhiroh understandingpluralityofhadithinjonathanacbrownthought AT akibmuslim understandingpluralityofhadithinjonathanacbrownthought AT herlyamiftahuljannah understandingpluralityofhadithinjonathanacbrownthought |