Perancangan totebag upcycle dari limbah pakaian dan botol plastik bank sampah Bersinar

<p>Kota Bandung merupakan salah satu kota metropolitan terbesar nomor tiga di Indonesia yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar, rata-rata mencapai 1.000 ton sampah organik dan anorganik dihasilkan dalam satu harinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dan mengurangi jumlah sampah yang...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Fia Izzah Maylinda, Didit Widiatmoko Soewardikoen, Hanif Azhar, Mahendra Nur Hadiansyah
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Indraprasta PGRI 2025-02-01
Series:Jurnal Desain
Subjects:
Online Access:https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Jurnal_Desain/article/view/26105
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:<p>Kota Bandung merupakan salah satu kota metropolitan terbesar nomor tiga di Indonesia yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar, rata-rata mencapai 1.000 ton sampah organik dan anorganik dihasilkan dalam satu harinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir sia-sia di tempat pembuangan, didirikanlah sebuah tempat pengumpulan sampah, yaitu Bank Sampah Bersinar Baleendah yang mengumpulkan sampah dari masyarakat di seluruh Badung Raya dan mengolahnya menjadi produk bernilai rupiah. Namun, beberapa jenis sampah, seperti sampah pakaian dan sampah botol plastik belum bisa diolah secara mandiri oleh Bank Sampah Bersinar, karena pengolahannya membutuhkan biaya yang besar sehingga tidak dapat menutup biaya produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>design thinking</em> kualitatif dengan lima langkah yang dilakukan secara berurutan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengubah sampah pakaian dan botol plastik menjadi produk <em>totebag</em> yang <em>sustainable</em> menggunakan konsep <em>upcycle </em>dengan modal ekonomis<em> </em>sebagai upaya mengurangi jumlah sampah dan pengembangan pengolahan sampah di Bank Sampah Bersinar. </p>
ISSN:2339-0107
2339-0115