Analisis kondisi urban compactness Kawasan Solo Baru

Kawasan Solo Baru yang awalnya direncanakan sebagai kawasan permukiman mengalami perubahan menjadi kawasan perdagangan, jasa, dan industri hingga membuat Kecamatan Grogol menjadi Pusat Kegiatan Lokal (PKL) Kabupaten Sukoharjo pada RTRW Kabupaten Sukoharjo Tahun 2011-2031. Selain penggunaan lahan yan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Wahyu Wening Rahwati, Ratri Werdiningtyas, Candraningratri Ekaputri Widodo
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Sebelas Maret 2025-07-01
Series:Region: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
Subjects:
Online Access:https://jurnal.uns.ac.id/region/article/view/91161
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Kawasan Solo Baru yang awalnya direncanakan sebagai kawasan permukiman mengalami perubahan menjadi kawasan perdagangan, jasa, dan industri hingga membuat Kecamatan Grogol menjadi Pusat Kegiatan Lokal (PKL) Kabupaten Sukoharjo pada RTRW Kabupaten Sukoharjo Tahun 2011-2031. Selain penggunaan lahan yang berkembang ke arah campuran, kawasan Solo Baru memiliki kelengkapan fasilitas penunjang permukiman sehingga hal ini dapat membentuk kekompakan di kawasan Solo Baru. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi urban compactness kawasan Solo Baru. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis spasial pemetaan, network analysis, deskriptif kuantitatif, dan skoring terhadap komponen urban compactness yang terdiri dari penggunaan lahan campuran, keterjangkauan fasilitas, dan intensitas bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan compactness pada sebelas desa yang ada di kawasan Solo Baru yang terbagi menjadi lima tingkatan, dengan pembangunan yang terjadi secara acak.
ISSN:2598-019X