TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

Pengabdian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada peternakan rakyat dan kelompok tani di Nagari Sungai Kamuyang. Melalui diskusi yang dilakukan dengan masyarakat dan ketua kelompok - kelompok tani yang difasilitasi oleh wali Nagari Sungai Kamuyang, tim pengabdi merumuskan bebe...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ferawati Ferawati, Yulianti Fitri Kurnia, Reswati Reswati, Erpomen Erpomen, Khalil Khalil
Format: Article
Language:English
Published: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas 2019-06-01
Series:Jurnal Hilirisasi IPTEKS
Subjects:
Online Access:https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/229
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849423166379655168
author Ferawati Ferawati
Yulianti Fitri Kurnia
Reswati Reswati
Erpomen Erpomen
Khalil Khalil
author_facet Ferawati Ferawati
Yulianti Fitri Kurnia
Reswati Reswati
Erpomen Erpomen
Khalil Khalil
author_sort Ferawati Ferawati
collection DOAJ
description Pengabdian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada peternakan rakyat dan kelompok tani di Nagari Sungai Kamuyang. Melalui diskusi yang dilakukan dengan masyarakat dan ketua kelompok - kelompok tani yang difasilitasi oleh wali Nagari Sungai Kamuyang, tim pengabdi merumuskan beberapa masalah. Limbah peternakan yang belum mengalami pengolahan dengan maksimal seperti feses sapi, urine dan sisa pakan. Limbah ternak bersifat bulky dan voluminous sehingga mamakai tempat cukup luas untuk penyimpanan serta menimbulkan aroma yang mengganggu. Sulitnya memperoleh hijauan terutama di musim kemarau dan rendahnya produksi rumput budidaya yang ditanam peternak di sekitar kandang sapi, serta kurangnya skill peternak dalam melakukan pengolahan limbah  peternakan merupakan permasalahan yang juga terjadi. Melalui pengabdian ini diberikan solusi yaitu pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal)  whey kefir dengan memanfaatkan sisa pakan, feses serta urine ternak melalui pelatihan dan penerapan aplikasi pada rumput budididaya. Whey kefir diperoleh dari hasil fermentasi susu menjadi kefir pada program pengabdian sebelumnya. Tahapan terakhirnya membahas strategi pemasaran pupuk kedepannya sebagai penghasilan tambahan bagi peternak. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan  peternak dalam pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) sebagai dekomposer pupuk kompos berbahan limbah peternakan, meningkatkan produksi hijauan melalui pemupukan berbahan dasar MOL serta peningkatan penghasilan peternak melalui penjualan MOL atau pupuk kompos dengan dekomposer menggunakan MOL. Pengabdian ini telah memberikan peningkatan terhadap produktivitas peternakan rakyat di Nagari Sungai Kamuyang.
format Article
id doaj-art-53366cb40855446aba0895d03a07bf16
institution Kabale University
issn 2621-7198
language English
publishDate 2019-06-01
publisher Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas
record_format Article
series Jurnal Hilirisasi IPTEKS
spelling doaj-art-53366cb40855446aba0895d03a07bf162025-08-20T03:30:44ZengLembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas AndalasJurnal Hilirisasi IPTEKS2621-71982019-06-012210.25077/jhi.v2i2.229229TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTAFerawati Ferawati0Yulianti Fitri Kurnia1Reswati Reswati2Erpomen Erpomen3Khalil Khalil4Fakultas Peternakan Universitas AndalasFakultas Peternakan Universitas AndalasFakultas Peternakan Universitas AndalasFakultas Peternakan Universitas AndalasFakultas Peternakan Universitas Andalas Pengabdian ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada peternakan rakyat dan kelompok tani di Nagari Sungai Kamuyang. Melalui diskusi yang dilakukan dengan masyarakat dan ketua kelompok - kelompok tani yang difasilitasi oleh wali Nagari Sungai Kamuyang, tim pengabdi merumuskan beberapa masalah. Limbah peternakan yang belum mengalami pengolahan dengan maksimal seperti feses sapi, urine dan sisa pakan. Limbah ternak bersifat bulky dan voluminous sehingga mamakai tempat cukup luas untuk penyimpanan serta menimbulkan aroma yang mengganggu. Sulitnya memperoleh hijauan terutama di musim kemarau dan rendahnya produksi rumput budidaya yang ditanam peternak di sekitar kandang sapi, serta kurangnya skill peternak dalam melakukan pengolahan limbah  peternakan merupakan permasalahan yang juga terjadi. Melalui pengabdian ini diberikan solusi yaitu pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal)  whey kefir dengan memanfaatkan sisa pakan, feses serta urine ternak melalui pelatihan dan penerapan aplikasi pada rumput budididaya. Whey kefir diperoleh dari hasil fermentasi susu menjadi kefir pada program pengabdian sebelumnya. Tahapan terakhirnya membahas strategi pemasaran pupuk kedepannya sebagai penghasilan tambahan bagi peternak. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan  peternak dalam pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) sebagai dekomposer pupuk kompos berbahan limbah peternakan, meningkatkan produksi hijauan melalui pemupukan berbahan dasar MOL serta peningkatan penghasilan peternak melalui penjualan MOL atau pupuk kompos dengan dekomposer menggunakan MOL. Pengabdian ini telah memberikan peningkatan terhadap produktivitas peternakan rakyat di Nagari Sungai Kamuyang. https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/229MOLLimbah PeternakanRumput BudidayaPelatihan
spellingShingle Ferawati Ferawati
Yulianti Fitri Kurnia
Reswati Reswati
Erpomen Erpomen
Khalil Khalil
TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
Jurnal Hilirisasi IPTEKS
MOL
Limbah Peternakan
Rumput Budidaya
Pelatihan
title TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
title_full TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
title_fullStr TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
title_full_unstemmed TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
title_short TEKNOLOGI PENGOLAHAN MOL (MIKROORGANISME LOKAL) WHEY KEFIR DAN LIMBAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA
title_sort teknologi pengolahan mol mikroorganisme lokal whey kefir dan limbah peternakan sapi potong di nagari sungai kamuyang kabupaten lima puluh kota
topic MOL
Limbah Peternakan
Rumput Budidaya
Pelatihan
url https://hilirisasi.lppm.unand.ac.id/index.php/hilirisasi/article/view/229
work_keys_str_mv AT ferawatiferawati teknologipengolahanmolmikroorganismelokalwheykefirdanlimbahpeternakansapipotongdinagarisungaikamuyangkabupatenlimapuluhkota
AT yuliantifitrikurnia teknologipengolahanmolmikroorganismelokalwheykefirdanlimbahpeternakansapipotongdinagarisungaikamuyangkabupatenlimapuluhkota
AT reswatireswati teknologipengolahanmolmikroorganismelokalwheykefirdanlimbahpeternakansapipotongdinagarisungaikamuyangkabupatenlimapuluhkota
AT erpomenerpomen teknologipengolahanmolmikroorganismelokalwheykefirdanlimbahpeternakansapipotongdinagarisungaikamuyangkabupatenlimapuluhkota
AT khalilkhalil teknologipengolahanmolmikroorganismelokalwheykefirdanlimbahpeternakansapipotongdinagarisungaikamuyangkabupatenlimapuluhkota