Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis
Pendahuluan. Hemodialisis (HD) berkaitan erat dengan proses inflamasi yang persisten, inflamasi ini berhubungan dengan terjadinya kontak darah dengan membran dialisis, cairan dialisat, akses vaskuler dan infeksi. Peningkatan sitokin pro-inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis s...
Saved in:
| Main Authors: | , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia
2014-10-01
|
| Series: | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| Subjects: | |
| Online Access: | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/45/42 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850239534315339776 |
|---|---|
| author | Johanes Sarwono Suhardjono Suhardjono Parlindungan Siregar Suhendro Suwarto |
| author_facet | Johanes Sarwono Suhardjono Suhardjono Parlindungan Siregar Suhendro Suwarto |
| author_sort | Johanes Sarwono |
| collection | DOAJ |
| description | Pendahuluan. Hemodialisis (HD) berkaitan erat dengan proses inflamasi yang persisten, inflamasi ini berhubungan dengan terjadinya kontak darah dengan membran dialisis, cairan dialisat, akses vaskuler dan infeksi. Peningkatan sitokin pro-inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis selain faktor tradisional Framingham. Inflamasi juga berakibat anoreksia dan kondisi hiperkatabolik yang menyebabkan malnutrisi. Keadaan ini disebut sebagai Sindrom Malnutrisi-Inflamasi-Aterosklerosis. Karakteristik HD di Indonesia berbeda dengan negara maju, perbedaan tersebut terkait penggunaan dialyzer pakai ulang dan tipe low-flux, belum menggunakan dialisat ultrapure dan dosis HD yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat beda rerata antara jumlah Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 pada pasien HD yang mengalami aterosklerosis.
Metode. Desain studi potong lintang pada pasien HD yang dalam keadaan stabil yang sudah menjalani HD antara 3 bulan sampai 5 tahun di RSUP Fatmawati. Jumlah subyek 60 orang yang dikumpulkan dalam kurun waktu Desember 2013 sampai dengan Februari 2014. Pengambilan darah untuk memeriksa kadar hsCRP, albumin, TIBC dan sTNFR-1, selain itu menentukan status nutrisi dengan menggunakan skor malnutrisi-inamasi dan pemeriksaan USG doppler arteri Karotis untuk menentukan penebalan intima-media(CIMT). Analisis statistik dengan uji T dan uji Mann-Whitney.
Hasil. Penelitian ini menunjukkan Skor-MI pada kelompok yang CIMT positif (aterosklerosis ) memiliki nilai median lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang non aterosklerosis demikian juga dengan kadar sTNFR-1, akan tetapi tidak bermakna secara statistik (p>0,05). Sedangkan kadar hsCRP didapatkan nilai median yang lebih rendah pada kelompok dengan CIMT yang positif tetapi tidak bermakna secara statistik (p>0,05).
Simpulan.Tidak terdapat beda rerata antara Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 dengan CIMT atau terjadinya aterosklerosis pada pasien HD. |
| format | Article |
| id | doaj-art-504a0a72ab5346f5ba5f6774b08a46df |
| institution | OA Journals |
| issn | 2406-8969 2549-0621 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2014-10-01 |
| publisher | Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Penyakit Dalam Indonesia |
| spelling | doaj-art-504a0a72ab5346f5ba5f6774b08a46df2025-08-20T02:01:09ZindDepartment of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas IndonesiaJurnal Penyakit Dalam Indonesia2406-89692549-06212014-10-0112120125http://dx.doi.org/10.7454/jpdi.v1i2.45Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami AterosklerosisJohanes Sarwono0Suhardjono Suhardjono1Parlindungan Siregar2Suhendro Suwarto3SMF Penyakit Dalam, RSUP Fatmawati Jakarta. Indonesia Divisi Ginjal Hipertensi, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Indonesia Divisi Ginjal Hipertensi, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. IndonesiaDivisi Penyakit Tropik dan Infeksi, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Indonesia Pendahuluan. Hemodialisis (HD) berkaitan erat dengan proses inflamasi yang persisten, inflamasi ini berhubungan dengan terjadinya kontak darah dengan membran dialisis, cairan dialisat, akses vaskuler dan infeksi. Peningkatan sitokin pro-inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis selain faktor tradisional Framingham. Inflamasi juga berakibat anoreksia dan kondisi hiperkatabolik yang menyebabkan malnutrisi. Keadaan ini disebut sebagai Sindrom Malnutrisi-Inflamasi-Aterosklerosis. Karakteristik HD di Indonesia berbeda dengan negara maju, perbedaan tersebut terkait penggunaan dialyzer pakai ulang dan tipe low-flux, belum menggunakan dialisat ultrapure dan dosis HD yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat beda rerata antara jumlah Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 pada pasien HD yang mengalami aterosklerosis. Metode. Desain studi potong lintang pada pasien HD yang dalam keadaan stabil yang sudah menjalani HD antara 3 bulan sampai 5 tahun di RSUP Fatmawati. Jumlah subyek 60 orang yang dikumpulkan dalam kurun waktu Desember 2013 sampai dengan Februari 2014. Pengambilan darah untuk memeriksa kadar hsCRP, albumin, TIBC dan sTNFR-1, selain itu menentukan status nutrisi dengan menggunakan skor malnutrisi-inamasi dan pemeriksaan USG doppler arteri Karotis untuk menentukan penebalan intima-media(CIMT). Analisis statistik dengan uji T dan uji Mann-Whitney. Hasil. Penelitian ini menunjukkan Skor-MI pada kelompok yang CIMT positif (aterosklerosis ) memiliki nilai median lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang non aterosklerosis demikian juga dengan kadar sTNFR-1, akan tetapi tidak bermakna secara statistik (p>0,05). Sedangkan kadar hsCRP didapatkan nilai median yang lebih rendah pada kelompok dengan CIMT yang positif tetapi tidak bermakna secara statistik (p>0,05). Simpulan.Tidak terdapat beda rerata antara Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 dengan CIMT atau terjadinya aterosklerosis pada pasien HD.http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/45/42HemodialisisSkor Malnutrisi-InflamasihsCRPsTNFR-1aterosklerosis |
| spellingShingle | Johanes Sarwono Suhardjono Suhardjono Parlindungan Siregar Suhendro Suwarto Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis Jurnal Penyakit Dalam Indonesia Hemodialisis Skor Malnutrisi-Inflamasi hsCRP sTNFR-1 aterosklerosis |
| title | Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis |
| title_full | Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis |
| title_fullStr | Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis |
| title_full_unstemmed | Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis |
| title_short | Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 pada pasien Hemodialisis yang mengalami Aterosklerosis |
| title_sort | skor malnutrisi inflamasi c reactive protein dan soluble tumor necrosis factor receptor 1 pada pasien hemodialisis yang mengalami aterosklerosis |
| topic | Hemodialisis Skor Malnutrisi-Inflamasi hsCRP sTNFR-1 aterosklerosis |
| url | http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/view/45/42 |
| work_keys_str_mv | AT johanessarwono skormalnutrisiinflamasicreactiveproteindansolubletumornecrosisfactorreceptor1padapasienhemodialisisyangmengalamiaterosklerosis AT suhardjonosuhardjono skormalnutrisiinflamasicreactiveproteindansolubletumornecrosisfactorreceptor1padapasienhemodialisisyangmengalamiaterosklerosis AT parlindungansiregar skormalnutrisiinflamasicreactiveproteindansolubletumornecrosisfactorreceptor1padapasienhemodialisisyangmengalamiaterosklerosis AT suhendrosuwarto skormalnutrisiinflamasicreactiveproteindansolubletumornecrosisfactorreceptor1padapasienhemodialisisyangmengalamiaterosklerosis |