Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng

Minyak goreng umumnya digunakan untuk menggoreng bahan pangan terutama dalam metode deep-fat frying pada tekanan atmosfer. Variasi pada hasil gorengan disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya jenis bahan makanan, jenis minyak goreng, durasi penggorengan, temperatur minyak goreng, dan frekuensi...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Sandra Sandra, Mustofa Lutfi, Nurul Istiqomah Choirunnisa
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram 2024-09-01
Series:Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Subjects:
Online Access:https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/664
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850119216575807488
author Sandra Sandra
Mustofa Lutfi
Nurul Istiqomah Choirunnisa
author_facet Sandra Sandra
Mustofa Lutfi
Nurul Istiqomah Choirunnisa
author_sort Sandra Sandra
collection DOAJ
description Minyak goreng umumnya digunakan untuk menggoreng bahan pangan terutama dalam metode deep-fat frying pada tekanan atmosfer. Variasi pada hasil gorengan disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya jenis bahan makanan, jenis minyak goreng, durasi penggorengan, temperatur minyak goreng, dan frekuensi penggorengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan frekuensi penggorengan terhadap kualitas kentang goreng yang digoreng menggunakan minyak kelapa hasil produksi sendiri.  Minyak kelapa dibuat dari santan yang dipretreatment dimana santan sebelum diolah disimpan pada suhu dingin. Kentang digoreng dengan perlakuan suhu 140 °C, 160 °C, 180 °C, dan 200 °C, proses frekuensi dilakukan berulang sebanyak 9 kali dengan penggorengan berturut-turut. Pengamatan kandungan air, tekstur, dan warna kentang goreng dievaluasi pada akhir penggorengan ke-3, ke-5, ke-7, dan ke-9 pada masing – masing suhu penggorengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu pada setiap frekuensi penggorengan tidak berpengaruh nyata dan semakin tinggi suhu kadar air semakin rendah, tekstur semakin tinggi suhu nilai tekstur semakin tinggi (0,3467 kgf - 0,8067 kgf), dan perubahan warna terbesar pada perlakuan suhu 200°C, Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menggoreng kentang pada suhu maksimal 180 °C dan dengan frekuensi penggorengan tidak lebih dari 9 kali untuk mendapatkan produk kentang goreng dengan kualitas yang baik, renyah, dan aman dikonsumsi.
format Article
id doaj-art-4fe89b9d58054f4dad95fb6ecdd3dc68
institution OA Journals
issn 2301-8119
2443-1354
language English
publishDate 2024-09-01
publisher Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
spelling doaj-art-4fe89b9d58054f4dad95fb6ecdd3dc682025-08-20T02:35:40ZengFakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas MataramJurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem2301-81192443-13542024-09-0112219320410.29303/jrpb.v12i2.664845Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang gorengSandra Sandra0Mustofa Lutfi1Nurul Istiqomah Choirunnisa2Departemen Teknik Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran Malang 65145, IndonesiaDepartemen Teknik Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran Malang 65145, IndonesiaDepartemen Teknik Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya, Jl. Veteran Malang 65145, IndonesiaMinyak goreng umumnya digunakan untuk menggoreng bahan pangan terutama dalam metode deep-fat frying pada tekanan atmosfer. Variasi pada hasil gorengan disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya jenis bahan makanan, jenis minyak goreng, durasi penggorengan, temperatur minyak goreng, dan frekuensi penggorengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan frekuensi penggorengan terhadap kualitas kentang goreng yang digoreng menggunakan minyak kelapa hasil produksi sendiri.  Minyak kelapa dibuat dari santan yang dipretreatment dimana santan sebelum diolah disimpan pada suhu dingin. Kentang digoreng dengan perlakuan suhu 140 °C, 160 °C, 180 °C, dan 200 °C, proses frekuensi dilakukan berulang sebanyak 9 kali dengan penggorengan berturut-turut. Pengamatan kandungan air, tekstur, dan warna kentang goreng dievaluasi pada akhir penggorengan ke-3, ke-5, ke-7, dan ke-9 pada masing – masing suhu penggorengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan suhu pada setiap frekuensi penggorengan tidak berpengaruh nyata dan semakin tinggi suhu kadar air semakin rendah, tekstur semakin tinggi suhu nilai tekstur semakin tinggi (0,3467 kgf - 0,8067 kgf), dan perubahan warna terbesar pada perlakuan suhu 200°C, Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk menggoreng kentang pada suhu maksimal 180 °C dan dengan frekuensi penggorengan tidak lebih dari 9 kali untuk mendapatkan produk kentang goreng dengan kualitas yang baik, renyah, dan aman dikonsumsi.https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/664karakteristik fisikokimiakentang gorengminyak kelapapenggorengan berulang
spellingShingle Sandra Sandra
Mustofa Lutfi
Nurul Istiqomah Choirunnisa
Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
karakteristik fisikokimia
kentang goreng
minyak kelapa
penggorengan berulang
title Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
title_full Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
title_fullStr Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
title_full_unstemmed Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
title_short Pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa (Cocos nucifera L.) terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
title_sort pengaruh suhu dan frekuensi penggunaan minyak goreng kelapa cocos nucifera l terhadap karakteristik fisikokimia kentang goreng
topic karakteristik fisikokimia
kentang goreng
minyak kelapa
penggorengan berulang
url https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/664
work_keys_str_mv AT sandrasandra pengaruhsuhudanfrekuensipenggunaanminyakgorengkelapacocosnuciferalterhadapkarakteristikfisikokimiakentanggoreng
AT mustofalutfi pengaruhsuhudanfrekuensipenggunaanminyakgorengkelapacocosnuciferalterhadapkarakteristikfisikokimiakentanggoreng
AT nurulistiqomahchoirunnisa pengaruhsuhudanfrekuensipenggunaanminyakgorengkelapacocosnuciferalterhadapkarakteristikfisikokimiakentanggoreng