Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat

Capung (Ordo Odonata, Insecta) merupakan bagian penting ekosistem sebagai predator serangga hama, indikator kualitas perairan, serta standar penilaian kerusakan lingkungan Capung dapat dijumpai pada berbagai lingkungan termasuk pedesaan.  Penelitian bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis capun...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Pathiyatul Azkia, Insan Kurnia, Yun Yudiarti
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Nusa Nipa 2024-02-01
Series:Spizaetus
Subjects:
Online Access:https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/360
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849239093483929600
author Pathiyatul Azkia
Insan Kurnia
Yun Yudiarti
author_facet Pathiyatul Azkia
Insan Kurnia
Yun Yudiarti
author_sort Pathiyatul Azkia
collection DOAJ
description Capung (Ordo Odonata, Insecta) merupakan bagian penting ekosistem sebagai predator serangga hama, indikator kualitas perairan, serta standar penilaian kerusakan lingkungan Capung dapat dijumpai pada berbagai lingkungan termasuk pedesaan.  Penelitian bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis capung di Kecamatan Rancah.  Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2022 di 10 tipe habitat mencakup 152 lokasi dan 677 jalur.  Data capung diambil dengan metode jalur berukuran 100x20 meter.  Analisis kuantitatif dilakukan dengan (1) uji chi-square, (2) indeks keanekaragaman jenis (H’), (3) indeks kemerataan jenis (E), dan (4) indeks kesamaan komunitas (IS).  Jenis capung yang dijumpai sebanyak 17 jenis dari dua sub-ordo dan lima suku.  Jenis paling banyak dijumpai di habitat Sungai (14 jenis) sedangkan yang paling sedikit dijumpai di habitat kebun singkong, kebun cokelat, dan permukiman yaitu masing-masing sebanyak empat jenis.  Uji chi-square untuk jumlah jenis dan jumlah individu berbeda signifikan antar tipe habitat.  Nilai H’ untuk seluruh lokasi yaitu sebesar 1,72 dan nilai E sebesar 0,61.  Nilai IS berkisar antara 0,27-1,00.  Tiga tipe habitat yaitu habitat kebun talun, hutan sengon, dan lapangan memiliki nilai IS=1,00.  Nilai IS yang digambarkan dengan dendogram, menunjukkan dua kelompok komunitas capung, yaitu komunitas capung habitat akuatik dan komunitas capung habitat terestrial.
format Article
id doaj-art-4ed3a113b13a43b0be9f949ea8f3e633
institution Kabale University
issn 2716-151X
2722-869X
language English
publishDate 2024-02-01
publisher Universitas Nusa Nipa
record_format Article
series Spizaetus
spelling doaj-art-4ed3a113b13a43b0be9f949ea8f3e6332025-08-20T04:01:15ZengUniversitas Nusa NipaSpizaetus2716-151X2722-869X2024-02-015110.55241/spibio.v5i1.360Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa BaratPathiyatul Azkia0Insan KurniaYun Yudiarti1Program Studi Ekowisata, Sekolah Vokasi IPB UniversityProgram Studi Ekowisata, Sekolah Vokasi IPB UniversityCapung (Ordo Odonata, Insecta) merupakan bagian penting ekosistem sebagai predator serangga hama, indikator kualitas perairan, serta standar penilaian kerusakan lingkungan Capung dapat dijumpai pada berbagai lingkungan termasuk pedesaan.  Penelitian bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis capung di Kecamatan Rancah.  Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2022 di 10 tipe habitat mencakup 152 lokasi dan 677 jalur.  Data capung diambil dengan metode jalur berukuran 100x20 meter.  Analisis kuantitatif dilakukan dengan (1) uji chi-square, (2) indeks keanekaragaman jenis (H’), (3) indeks kemerataan jenis (E), dan (4) indeks kesamaan komunitas (IS).  Jenis capung yang dijumpai sebanyak 17 jenis dari dua sub-ordo dan lima suku.  Jenis paling banyak dijumpai di habitat Sungai (14 jenis) sedangkan yang paling sedikit dijumpai di habitat kebun singkong, kebun cokelat, dan permukiman yaitu masing-masing sebanyak empat jenis.  Uji chi-square untuk jumlah jenis dan jumlah individu berbeda signifikan antar tipe habitat.  Nilai H’ untuk seluruh lokasi yaitu sebesar 1,72 dan nilai E sebesar 0,61.  Nilai IS berkisar antara 0,27-1,00.  Tiga tipe habitat yaitu habitat kebun talun, hutan sengon, dan lapangan memiliki nilai IS=1,00.  Nilai IS yang digambarkan dengan dendogram, menunjukkan dua kelompok komunitas capung, yaitu komunitas capung habitat akuatik dan komunitas capung habitat terestrial. https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/360CapungCiamisHabitatKeanekaragamanOdonataRancah
spellingShingle Pathiyatul Azkia
Insan Kurnia
Yun Yudiarti
Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
Spizaetus
Capung
Ciamis
Habitat
Keanekaragaman
Odonata
Rancah
title Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
title_full Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
title_fullStr Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
title_full_unstemmed Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
title_short Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
title_sort keanekaragaman jenis capung ordo odonata di kecamatan rancah kabupaten ciamis provinsi jawa barat
topic Capung
Ciamis
Habitat
Keanekaragaman
Odonata
Rancah
url https://spizaetus.nusanipa.ac.id/index.php/spizaetus/article/view/360
work_keys_str_mv AT pathiyatulazkia keanekaragamanjeniscapungordoodonatadikecamatanrancahkabupatenciamisprovinsijawabarat
AT insankurnia keanekaragamanjeniscapungordoodonatadikecamatanrancahkabupatenciamisprovinsijawabarat
AT yunyudiarti keanekaragamanjeniscapungordoodonatadikecamatanrancahkabupatenciamisprovinsijawabarat