Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan
Stirofoam banyak digunakan sebagai kemasan makanan, minuman dan kemasan barang elektronik. Bentuknya yang mudah dicetak, ringan dan harganya yang murah menyebabkan stirofoam diminati masyarakat. Biasanya stirofoam hanya dipakai sekali dan dibuang meskipun masih layak pakai. Stirofoam menimbulkan mas...
Saved in:
| Main Authors: | , , , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Diponegoro University
2024-02-01
|
| Series: | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52795 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849697616007266304 |
|---|---|
| author | Amnan Haris Miranita Khusniati Andhina Putri Heriyanti Trida Ridho Fariz Ni Luh Tirtasari |
| author_facet | Amnan Haris Miranita Khusniati Andhina Putri Heriyanti Trida Ridho Fariz Ni Luh Tirtasari |
| author_sort | Amnan Haris |
| collection | DOAJ |
| description | Stirofoam banyak digunakan sebagai kemasan makanan, minuman dan kemasan barang elektronik. Bentuknya yang mudah dicetak, ringan dan harganya yang murah menyebabkan stirofoam diminati masyarakat. Biasanya stirofoam hanya dipakai sekali dan dibuang meskipun masih layak pakai. Stirofoam menimbulkan masalah lingkungan seperti penyumbatan saluran air dan bendungan serta menjadi sarang nyamuk, lalat dan hewan vektor penyakit lainnya. Maka dari itu, perlu upaya untuk mendegradasinya. Ada berbagai cara yang bisa dipilih seperti pembakaran atau pelelehan dengan bensin atau aseton, namun seringkali masih meninggalkan residu dan membutuhkan energi dan biaya yang tidak sedikit. Penggunaan larva ulat jerman diharapkan menjadi solusi inovatif dan ramah lingkungan. Fase larva digunakan karena larva membutuhkan makanan dalam jumlah besar untuk pertumbuhannya. Makanan larva berupa sampah organik seperti buah, sayur, dedaunan, nasi dan lain-lain. Faktanya stirofoam termasuk sampah organik karena terbuat dari minyak bumi yang mengandung hidrokarbon. Diharapkan larva ulat jerman mampu menjadi solusi permasalahan lingkungan yang bersih, hemat energi dan hemat biaya sehingga bisa diaplikasikan di masyarakat secara luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan larva ulat jerman sebagai agen biodegradasi stirofoam. Tahapan penelitian yaitu budidaya larva ulat jerman selama 30 hari dan analisis yang meliputi analisis viabilitas, kandungan senyawa kimia pada larva menggunakan FTIR dan SEM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pengambilan data secara kuantitatif. Pada penelitian kami, pertumbuhan ulat jerman menunjukkan sinergi negatif, sedangkan bobotnya mengalami naik-turun. Hasil uji FTIR dan SEM menunjukkan bahwa ulat jerman tidak benar-benar menelan stirofoam sehingga penelitian perlu dilakukan dengan menggunakan strain ulat jerman lainnya. |
| format | Article |
| id | doaj-art-4c49f8faebbc479fb27632a7fff81a1b |
| institution | DOAJ |
| issn | 1829-8907 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2024-02-01 |
| publisher | Diponegoro University |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmu Lingkungan |
| spelling | doaj-art-4c49f8faebbc479fb27632a7fff81a1b2025-08-20T03:19:10ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-02-0122229630110.14710/jil.22.2.296-30123390Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah LingkunganAmnan Haris0Miranita Khusniati1Andhina Putri Heriyanti2Trida Ridho Fariz3Ni Luh Tirtasari4Ilmu Lingkungan, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, IndonesiaPendidikan IPA, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, IndonesiaIlmu Lingkungan, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, IndonesiaIlmu Lingkungan, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, IndonesiaPendidikan IPA, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, IndonesiaStirofoam banyak digunakan sebagai kemasan makanan, minuman dan kemasan barang elektronik. Bentuknya yang mudah dicetak, ringan dan harganya yang murah menyebabkan stirofoam diminati masyarakat. Biasanya stirofoam hanya dipakai sekali dan dibuang meskipun masih layak pakai. Stirofoam menimbulkan masalah lingkungan seperti penyumbatan saluran air dan bendungan serta menjadi sarang nyamuk, lalat dan hewan vektor penyakit lainnya. Maka dari itu, perlu upaya untuk mendegradasinya. Ada berbagai cara yang bisa dipilih seperti pembakaran atau pelelehan dengan bensin atau aseton, namun seringkali masih meninggalkan residu dan membutuhkan energi dan biaya yang tidak sedikit. Penggunaan larva ulat jerman diharapkan menjadi solusi inovatif dan ramah lingkungan. Fase larva digunakan karena larva membutuhkan makanan dalam jumlah besar untuk pertumbuhannya. Makanan larva berupa sampah organik seperti buah, sayur, dedaunan, nasi dan lain-lain. Faktanya stirofoam termasuk sampah organik karena terbuat dari minyak bumi yang mengandung hidrokarbon. Diharapkan larva ulat jerman mampu menjadi solusi permasalahan lingkungan yang bersih, hemat energi dan hemat biaya sehingga bisa diaplikasikan di masyarakat secara luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan larva ulat jerman sebagai agen biodegradasi stirofoam. Tahapan penelitian yaitu budidaya larva ulat jerman selama 30 hari dan analisis yang meliputi analisis viabilitas, kandungan senyawa kimia pada larva menggunakan FTIR dan SEM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan pengambilan data secara kuantitatif. Pada penelitian kami, pertumbuhan ulat jerman menunjukkan sinergi negatif, sedangkan bobotnya mengalami naik-turun. Hasil uji FTIR dan SEM menunjukkan bahwa ulat jerman tidak benar-benar menelan stirofoam sehingga penelitian perlu dilakukan dengan menggunakan strain ulat jerman lainnya.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52795stirofoampolistirenadegradasiulat jermanzophobas morio |
| spellingShingle | Amnan Haris Miranita Khusniati Andhina Putri Heriyanti Trida Ridho Fariz Ni Luh Tirtasari Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan Jurnal Ilmu Lingkungan stirofoam polistirena degradasi ulat jerman zophobas morio |
| title | Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan |
| title_full | Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan |
| title_fullStr | Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan |
| title_full_unstemmed | Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan |
| title_short | Pemanfaatan Larva Ulat Jerman (Zophobas morio) sebagai Agen Biodegradasi Stirofoam yang Ramah Lingkungan |
| title_sort | pemanfaatan larva ulat jerman zophobas morio sebagai agen biodegradasi stirofoam yang ramah lingkungan |
| topic | stirofoam polistirena degradasi ulat jerman zophobas morio |
| url | https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/52795 |
| work_keys_str_mv | AT amnanharis pemanfaatanlarvaulatjermanzophobasmoriosebagaiagenbiodegradasistirofoamyangramahlingkungan AT miranitakhusniati pemanfaatanlarvaulatjermanzophobasmoriosebagaiagenbiodegradasistirofoamyangramahlingkungan AT andhinaputriheriyanti pemanfaatanlarvaulatjermanzophobasmoriosebagaiagenbiodegradasistirofoamyangramahlingkungan AT tridaridhofariz pemanfaatanlarvaulatjermanzophobasmoriosebagaiagenbiodegradasistirofoamyangramahlingkungan AT niluhtirtasari pemanfaatanlarvaulatjermanzophobasmoriosebagaiagenbiodegradasistirofoamyangramahlingkungan |