Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah?
Secara teoretis, peran guru dalam pengembangan kurikulum pada dasarnya mendapat tempat penting dalam literatur karena terkait dengan kualitas implementasi dalam peran mereka sebagai agents of change di dunia pendidikan. Namun demikian, peran tersebut berpeluang tereduksi ketika terjadi sentralisasi...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Yayasan Sukma
2023-06-01
|
| Series: | Sukma: Jurnal Pendidikan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://jurnal.sukmabangsa.sch.id/index.php/sukma/article/view/327 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1850163835747434496 |
|---|---|
| author | Khairil Azhar Laksmi Dewi |
| author_facet | Khairil Azhar Laksmi Dewi |
| author_sort | Khairil Azhar |
| collection | DOAJ |
| description | Secara teoretis, peran guru dalam pengembangan kurikulum pada dasarnya mendapat tempat penting dalam literatur karena terkait dengan kualitas implementasi dalam peran mereka sebagai agents of change di dunia pendidikan. Namun demikian, peran tersebut berpeluang tereduksi ketika terjadi sentralisasi penyusunan dan pengembangan kurikulum, seperti ketika diterbitkan rangkaian kebijakan kurikulum nasional. Setelah menelusuri konsep-konsep yang menunjukkan betapa pentingnya peran guru sebagai pengembang kurikulum, penulis menganalisis aturan birokratis perundang-undangan, yakni UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Hal ini dilakukan terutama untuk melihat bagaimana guru diposisikan dalam sistem tersebut dan bagaimana semua itu memungkinkan peluang bagi reorientasi sistem pengembangan kurikulum berbasis guru. Hasil analisis menunjukkan dilema struktural atau bahkan strukturasi, di mana unsur politis dan birokrasi sangat desisif dalam pengembangan kurikulum. Di tingkat sekolah, meskipun terdapat konsep pengembangan kurikulum tingkat satuan Pendidikan (KTSP), strukturasi yang kuat menjadi hambatan utama bagi insiatif dan inovasi kurikuler di tingkat guru. |
| format | Article |
| id | doaj-art-4b82c5a5f4b44d728a087e1b17a04fef |
| institution | OA Journals |
| issn | 2548-5105 2597-9590 |
| language | English |
| publishDate | 2023-06-01 |
| publisher | Yayasan Sukma |
| record_format | Article |
| series | Sukma: Jurnal Pendidikan |
| spelling | doaj-art-4b82c5a5f4b44d728a087e1b17a04fef2025-08-20T02:22:09ZengYayasan SukmaSukma: Jurnal Pendidikan2548-51052597-95902023-06-01719511510.32533/07106.2023290Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah?Khairil Azhar0Laksmi Dewi1Mahasiswa Program Doktor Pengembangan Kurikulum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)Secara teoretis, peran guru dalam pengembangan kurikulum pada dasarnya mendapat tempat penting dalam literatur karena terkait dengan kualitas implementasi dalam peran mereka sebagai agents of change di dunia pendidikan. Namun demikian, peran tersebut berpeluang tereduksi ketika terjadi sentralisasi penyusunan dan pengembangan kurikulum, seperti ketika diterbitkan rangkaian kebijakan kurikulum nasional. Setelah menelusuri konsep-konsep yang menunjukkan betapa pentingnya peran guru sebagai pengembang kurikulum, penulis menganalisis aturan birokratis perundang-undangan, yakni UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan UU No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen. Hal ini dilakukan terutama untuk melihat bagaimana guru diposisikan dalam sistem tersebut dan bagaimana semua itu memungkinkan peluang bagi reorientasi sistem pengembangan kurikulum berbasis guru. Hasil analisis menunjukkan dilema struktural atau bahkan strukturasi, di mana unsur politis dan birokrasi sangat desisif dalam pengembangan kurikulum. Di tingkat sekolah, meskipun terdapat konsep pengembangan kurikulum tingkat satuan Pendidikan (KTSP), strukturasi yang kuat menjadi hambatan utama bagi insiatif dan inovasi kurikuler di tingkat guru.https://jurnal.sukmabangsa.sch.id/index.php/sukma/article/view/327teacher-based curriculumstructuring dilemmateacher as implementerteacher as active subject of curriculum developer |
| spellingShingle | Khairil Azhar Laksmi Dewi Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? Sukma: Jurnal Pendidikan teacher-based curriculum structuring dilemma teacher as implementer teacher as active subject of curriculum developer |
| title | Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? |
| title_full | Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? |
| title_fullStr | Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? |
| title_full_unstemmed | Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? |
| title_short | Pengembangan Kurikulum Berbasis Guru di Indonesia, Mungkinkah? |
| title_sort | pengembangan kurikulum berbasis guru di indonesia mungkinkah |
| topic | teacher-based curriculum structuring dilemma teacher as implementer teacher as active subject of curriculum developer |
| url | https://jurnal.sukmabangsa.sch.id/index.php/sukma/article/view/327 |
| work_keys_str_mv | AT khairilazhar pengembangankurikulumberbasisgurudiindonesiamungkinkah AT laksmidewi pengembangankurikulumberbasisgurudiindonesiamungkinkah |