Analisa Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketersediaan Bahan Pangan dalam Pengambilan Kebijakan dan Keputusan BKP Provinsi Riau

Saat ini, ketersediaan bahan pangan Provinsi Riau sangat terancam. Hal ini dikarenakan adanya kekurangan bahan pangan yang menyebabkan kebutuhan pangan masyarakan belum dapat terpenuhi, terutama bahan pangan jagung. Oleh karena itu, pihak BKP Provinsi Riau harus mencari cara untuk meningkatkan keter...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Author: misra hartati hartati
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim 2017-06-01
Series:Jurnal Teknik Industri: Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
Online Access:https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/jti/article/view/5560
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Saat ini, ketersediaan bahan pangan Provinsi Riau sangat terancam. Hal ini dikarenakan adanya kekurangan bahan pangan yang menyebabkan kebutuhan pangan masyarakan belum dapat terpenuhi, terutama bahan pangan jagung. Oleh karena itu, pihak BKP Provinsi Riau harus mencari cara untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan jagung demi mensejahterakan masyarakatnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka harus diketahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan jagung di Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan data yang berkaitan dengan ketersediaan jagung Provinsi Riau dari tahun 2005-2015. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linear berganda. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ketersediaan jagung di Provinsi Riau secara serentak (Uji F) dipengaruhi oleh luas panen, harga domestik, jumlah penduduk dan tenaga kerja. Secara parsial (Uji T) dipengaruhi oleh luas panen dan jumlah penduduk, sedangkan harga domestik dan jumlah tenaga kerja tidak mempengaruhi ketersediaan jagung. Kemudian dilakukan analisa FTA (Fault Tree Analysis) untuk mendapatkan kebijakan yang tepat untuk BKP Provinsi Riau. Kebijakan yang dapat dilakukan yaitu kebijakan pemberian subsidi benih untuk petani dan kebijakan evaluasi kinerja pegawai dalam pendistribusian benih subsidi. Oleh karena itu, dengan adanya kebijakan ini diharapkan pemerintah dapat mengimplementasikannya agar ketersediaan bahan pangan jagung Provinsi Riau terpenuhi.
ISSN:2460-898X
2714-6235