Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam
Artikel ini membahas permasalahan praktik jual-beli gula merah di Kota Metro yang dalam praktiknya terdapat beberapa hal menarik untuk dikaji berkaitan dengan hukum Islam. Pertama, penimbangan gula merah bersama dengan peti kayu yang memiliki bobot berbeda-beda. Kedua, penimbangan gula merah menggu...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak
2021-02-01
|
| Series: | Journal of Islamic Law |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/jil/article/view/165 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849736529254023168 |
|---|---|
| author | Ismail Wahyudi Muhamad Nasrudin Sainul Sainul |
| author_facet | Ismail Wahyudi Muhamad Nasrudin Sainul Sainul |
| author_sort | Ismail Wahyudi |
| collection | DOAJ |
| description |
Artikel ini membahas permasalahan praktik jual-beli gula merah di Kota Metro yang dalam praktiknya terdapat beberapa hal menarik untuk dikaji berkaitan dengan hukum Islam. Pertama, penimbangan gula merah bersama dengan peti kayu yang memiliki bobot berbeda-beda. Kedua, penimbangan gula merah menggunakan sampel atau contoh. Paper ini fokus membahas bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik penimbangan gula merah di Kota Metro. Fenomena tersebut dikaji menggunakan penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi lapangan, wawancara ke pada para pedagang sebagai narasumber yang kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual-beli gula merah borongan di Pasar Kota Metro memenuhi rukun dan syarat jual-beli dalam hukum Islam. Kuantifikasi objek jual-beli dalam kemasan di Pasar Metro berdasarkan Hukum Ekonomi Syariah (HESy) yang mengacu pada konsep ‘urf (kebiasaan adat). Praktik ini masuk dalam ‘urf hasan, karena dilandaskan pada faktor kemudahan, kepercayaan dan kesukarelaan antara penjual dan pembeli. Dengan demikian, hukum praktik penimbangan gula merah di Kota Metro adalah sah (shahih).
|
| format | Article |
| id | doaj-art-489641b6993a42e09a5f8417b82eeec7 |
| institution | DOAJ |
| issn | 2721-5032 2721-5040 |
| language | English |
| publishDate | 2021-02-01 |
| publisher | Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak |
| record_format | Article |
| series | Journal of Islamic Law |
| spelling | doaj-art-489641b6993a42e09a5f8417b82eeec72025-08-20T03:07:14ZengInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) PontianakJournal of Islamic Law2721-50322721-50402021-02-012110.24260/jil.v2i1.165Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum IslamIsmail WahyudiMuhamad NasrudinSainul Sainul Artikel ini membahas permasalahan praktik jual-beli gula merah di Kota Metro yang dalam praktiknya terdapat beberapa hal menarik untuk dikaji berkaitan dengan hukum Islam. Pertama, penimbangan gula merah bersama dengan peti kayu yang memiliki bobot berbeda-beda. Kedua, penimbangan gula merah menggunakan sampel atau contoh. Paper ini fokus membahas bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik penimbangan gula merah di Kota Metro. Fenomena tersebut dikaji menggunakan penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan menggunakan teknik observasi lapangan, wawancara ke pada para pedagang sebagai narasumber yang kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual-beli gula merah borongan di Pasar Kota Metro memenuhi rukun dan syarat jual-beli dalam hukum Islam. Kuantifikasi objek jual-beli dalam kemasan di Pasar Metro berdasarkan Hukum Ekonomi Syariah (HESy) yang mengacu pada konsep ‘urf (kebiasaan adat). Praktik ini masuk dalam ‘urf hasan, karena dilandaskan pada faktor kemudahan, kepercayaan dan kesukarelaan antara penjual dan pembeli. Dengan demikian, hukum praktik penimbangan gula merah di Kota Metro adalah sah (shahih). https://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/jil/article/view/165Hukum IslamPenimbanganJual-BeliBoronganKota Metro |
| spellingShingle | Ismail Wahyudi Muhamad Nasrudin Sainul Sainul Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam Journal of Islamic Law Hukum Islam Penimbangan Jual-Beli Borongan Kota Metro |
| title | Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam |
| title_full | Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam |
| title_fullStr | Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam |
| title_full_unstemmed | Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam |
| title_short | Kuantifikasi Objek Jual-Beli dalam Transaksi Borongan di Kota Metro: Perspektif Hukum Islam |
| title_sort | kuantifikasi objek jual beli dalam transaksi borongan di kota metro perspektif hukum islam |
| topic | Hukum Islam Penimbangan Jual-Beli Borongan Kota Metro |
| url | https://e-journal.iainptk.ac.id/index.php/jil/article/view/165 |
| work_keys_str_mv | AT ismailwahyudi kuantifikasiobjekjualbelidalamtransaksiborongandikotametroperspektifhukumislam AT muhamadnasrudin kuantifikasiobjekjualbelidalamtransaksiborongandikotametroperspektifhukumislam AT sainulsainul kuantifikasiobjekjualbelidalamtransaksiborongandikotametroperspektifhukumislam |