KEJADIAN FISTULA UROGENITAL PADA PEREMPUAN DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

Latar Belakang: Fistula urogenital adalah hubungan abnormal antara saluran reproduksi wanita dan saluran kemih yang dapat mengakibatkan kebocoran urin. Fistula urogenital dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikososial. Tujuan:Mengetahui angka kejadian serta karakteristik umum, faktor obstetri da...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ngesti Anggita Mukti, Arufiadi Anityo Mochtar, Putri Sekar Wiyati
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2018-01-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/19378
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar Belakang: Fistula urogenital adalah hubungan abnormal antara saluran reproduksi wanita dan saluran kemih yang dapat mengakibatkan kebocoran urin. Fistula urogenital dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikososial. Tujuan:Mengetahui angka kejadian serta karakteristik umum, faktor obstetri dan faktor ginekologi kejadian fistula urogenital pada perempuan di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Penelitian deskriptif retrospektif. Data diambil dari data rekam medis pasien dengan fistula urogenital di RSUP Dr. Kariadi Semarang Periode Tahun 2013 – 2016. Analisis statistik dilakukan secara deskriptif dimana hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel distribusi dan frekuensi untuk setiap karakteristiknya. Hasil: Kejadian fistula urogenital pada perempuan di RSUP Dr. Kariadi Semarang selama periode 2013 – 2016 adalah sebanyak 36 kasus. Karakteristik umum pasien fistula urogenital, berdasarkan jenis fistula sebagian besar adalah fistula vesikovaginal ( 97,2%) dan sebagian besar terdiagnosis pada usia lebih dari 35 tahun (86,1 %). Status rujukan pasien terbanyak adalah bukan merupakan pasien rujukan (66,7%). Sebagian besar  pasien mengeluhkan munculnya keluhan inkontinensia urin adalah antara satu bulan sampai satu  tahun (50%).  Faktor ginekologi yang paling banyak menyebabkan fistula adalah operasi  histerektomi total (30,6%).Faktor obstetri terbanyak yang menyebabkan timbulnya fistula adalah persalinan dengan seksio sesarea (11,1%) dengan karakteristik maternal multipara, menikah pada usia diatas 18 tahun dan tingkat pendidikan terakhir yang ditempuh adalah SD. Kesimpulan: Kejadian fistula urogenital pada perempuan di RSUP Dr. Kariadi Semarang, sebagian besar disebabkan oleh faktor ginekologi, yaitu operasi histerektomi total.
ISSN:2540-8844