Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer

Penelitian mempunyai tujuan merancang dan menilai kemampuan aliran panas pada pengeringan tray dryer untuk menunjang proses pemasokan benih semangka non-biji. Peneliti bekerja sama dengan petani Desa Seputih Mayang Jember yang bermitra dengan perushaan produsen benih PT East West Seed Indonesia. Pen...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Siswoyo Soekarno, Indarto Indarto, Amal Bahariawan, Agus Dharmawan, Achmad Ivo Joan Pamungkas, Nova Sulung Arjasari
Format: Article
Language:English
Published: Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram 2024-03-01
Series:Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Subjects:
Online Access:https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/580
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849418872077156352
author Siswoyo Soekarno
Indarto Indarto
Amal Bahariawan
Agus Dharmawan
Achmad Ivo Joan Pamungkas
Nova Sulung Arjasari
author_facet Siswoyo Soekarno
Indarto Indarto
Amal Bahariawan
Agus Dharmawan
Achmad Ivo Joan Pamungkas
Nova Sulung Arjasari
author_sort Siswoyo Soekarno
collection DOAJ
description Penelitian mempunyai tujuan merancang dan menilai kemampuan aliran panas pada pengeringan tray dryer untuk menunjang proses pemasokan benih semangka non-biji. Peneliti bekerja sama dengan petani Desa Seputih Mayang Jember yang bermitra dengan perushaan produsen benih PT East West Seed Indonesia. Pengeringan tray dryer yang tersusun atas rangka, dinding triplek, sumber pemanas, rongga pembuangan udara, rak, thermostat, blower, serta alat pengukur temperatur digital; sirkulasi panas bergerak dengan zig-zag. Penentuan panas pada pengeringan dengan mengukur pergantian temperatur pada setiap rak. Rak 1 (bawah) mendapatkan panas paling signifikan daripada rak lebih atas. Untuk menurunkan kadar air sebesar 12%, mesin pengering mengonsumsi energi sebesar 2,272 kWh atau setara dengan 8179,5 kJ, sementara kalor yang dilepas selama pengeringan adalah sebesar 1603,800 kJ. Sehingga, didapat efisiensi mesin pengering sebesar 19,59%.
format Article
id doaj-art-481ee78a64d54f9c84c16040b140f7fb
institution Kabale University
issn 2301-8119
2443-1354
language English
publishDate 2024-03-01
publisher Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas Mataram
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
spelling doaj-art-481ee78a64d54f9c84c16040b140f7fb2025-08-20T03:32:19ZengFakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Universitas MataramJurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem2301-81192443-13542024-03-0112113614610.29303/jrpb.v12i1.580761Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray DryerSiswoyo Soekarno0Indarto Indarto1Amal Bahariawan2Agus Dharmawan3Achmad Ivo Joan Pamungkas4Nova Sulung Arjasari5Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberProgram Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberProgram Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberProgram Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberProgram Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberProgram Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas JemberPenelitian mempunyai tujuan merancang dan menilai kemampuan aliran panas pada pengeringan tray dryer untuk menunjang proses pemasokan benih semangka non-biji. Peneliti bekerja sama dengan petani Desa Seputih Mayang Jember yang bermitra dengan perushaan produsen benih PT East West Seed Indonesia. Pengeringan tray dryer yang tersusun atas rangka, dinding triplek, sumber pemanas, rongga pembuangan udara, rak, thermostat, blower, serta alat pengukur temperatur digital; sirkulasi panas bergerak dengan zig-zag. Penentuan panas pada pengeringan dengan mengukur pergantian temperatur pada setiap rak. Rak 1 (bawah) mendapatkan panas paling signifikan daripada rak lebih atas. Untuk menurunkan kadar air sebesar 12%, mesin pengering mengonsumsi energi sebesar 2,272 kWh atau setara dengan 8179,5 kJ, sementara kalor yang dilepas selama pengeringan adalah sebesar 1603,800 kJ. Sehingga, didapat efisiensi mesin pengering sebesar 19,59%.https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/580benih semangka non-bijipanaspegering rak
spellingShingle Siswoyo Soekarno
Indarto Indarto
Amal Bahariawan
Agus Dharmawan
Achmad Ivo Joan Pamungkas
Nova Sulung Arjasari
Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
benih semangka non-biji
panas
pegering rak
title Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
title_full Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
title_fullStr Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
title_full_unstemmed Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
title_short Proses Pengeringan Benih Semangka Non-Biji Dengan Memanfaatkan Panas Tray Dryer
title_sort proses pengeringan benih semangka non biji dengan memanfaatkan panas tray dryer
topic benih semangka non-biji
panas
pegering rak
url https://jrpb.unram.ac.id/index.php/jrpb/article/view/580
work_keys_str_mv AT siswoyosoekarno prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer
AT indartoindarto prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer
AT amalbahariawan prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer
AT agusdharmawan prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer
AT achmadivojoanpamungkas prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer
AT novasulungarjasari prosespengeringanbenihsemangkanonbijidenganmemanfaatkanpanastraydryer