KORELASI LOKASI PERDARAHAN INTRASEREBRAL DENGAN OUTCOME PASIEN STROKE HEMORAGIK

Latar belakang Angka kejadian stroke meningkat tajam beberapa tahun kebelakang dan Indonesia menjadi negara dengan jumlah penderita stroke terbanyak di Asia. Stroke hemoragik intraserebral merupakan jenis kedua terbanyak dari pasien stroke setelah stroke iskemik. Outcome stroke dipengaruhi oleh bany...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rizki Rudwi Pradesta, Hermina Sukmaningtyas, Dwi Pudjonarko
Format: Article
Language:English
Published: Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro 2017-06-01
Series:Jurnal Kedokteran Diponegoro
Subjects:
Online Access:https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico/article/view/18629
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar belakang Angka kejadian stroke meningkat tajam beberapa tahun kebelakang dan Indonesia menjadi negara dengan jumlah penderita stroke terbanyak di Asia. Stroke hemoragik intraserebral merupakan jenis kedua terbanyak dari pasien stroke setelah stroke iskemik. Outcome stroke dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain GCS, volume perdarahan, lokasi perdarahan, perluasan intraventrikuler, dan adanya peningkatan waktu pembekuan darah. Lokasi perdarahan merupakan faktor yang berpengaruh kuat untuk memprediksi kefatalan kasus, letak lokasi perdarahan yang bervariasi menyebabkan lokasi perdarahan bisa dijadikan pembeda untuk menentukan tingkat keparahan prognosis pasien stroke hemoragik. Penilaian outcome  stroke dapat dinilai dengan menggunakan Barthel Index karena realibilitasnya yang cukup tinggi yaitu 0,95 dan dapat dilakukan dalam waktu singkat Tujuan Mengetahui korelasi lokasi perdarahan intraserebral dengan outcome pasien stroke hemoragik. Metode penelitian ini merupakan penelitian Observasional Analitik dengan metode Belah Lintang. Subjek merupakan pasien yang terdaftar sebagai pasien Stroke Hemoragik di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2015-2016. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder berupa skala nominal yang ditentukan dari hasil CT Scan lokasi perdarahan pasien dan data ordinal yang didapatkan dari hasil penilaian kuesioner Barthel Index. Uji statistik menggunakan uji korelasi Chi Square. Hasil Tidak terdapat korelasi antara lokasi perdarahan dengan outcome  pasien stroke hemoragik yang dihitung menggunakan Barthel Index dengan nilai p= 0.665 (bermakna bila p < 0,05). Kesimpulan Tidak terdapat korelasi antara lokasi perdarahan dengan outcome  pasien stroke hemoragik yang dihitung menggunakan Barthel Index pada penelitian kali ini.
ISSN:2540-8844