Implementasi Aditif Pakan Berbahan Nano Partikel Bawang Tiwai (Eleutherine amaricana Merr) Terhadap Performans Produksi Ayam Broiler

Latar Belakang: Ayam broiler merupakan salah satu sumber protein hewani yang berkualitas tinggi, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat. Untuk meningkatkan produktivitas ternak, diperlukan inovasi dalam pencarian pakan alternatif yang bernutrisi tinggi dan dapat diproduksi dalam skala besar. Sala...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Julinda Romauli Manullang, Servis Simanjuntak, M. Nur Hidayat
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Universitas Jambi 2025-05-01
Series:Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan
Subjects:
Online Access:https://online-journal.unja.ac.id/jiip/article/view/36507
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Latar Belakang: Ayam broiler merupakan salah satu sumber protein hewani yang berkualitas tinggi, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat. Untuk meningkatkan produktivitas ternak, diperlukan inovasi dalam pencarian pakan alternatif yang bernutrisi tinggi dan dapat diproduksi dalam skala besar. Salah satu potensi bahan lokal yang dapat dimanfaatkan adalah bawang tiwai (Eleutherine americana Merr), yang memiliki kandungan bioaktif dengan potensi sebagai feed additiveTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimal nanopartikel bawang tiwai dalam pakan ayam broiler serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap performa ayam broiler.. Metode: Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari empat ekor ayam broiler yang dipelihara hingga usia 35 hari. Perlakuan terdiri dari: P0 (kontrol, tanpa nanopartikel), P1 (0,2%), P2 (0,4%), P3 (0,6%), dan P4 (0,8%) nanopartikel bawang tiwai. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan (FCR), bobot badan akhir, dan tingkat mortalitas. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan Uji Duncan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan..Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian nanopartikel bawang tiwai dengan konsentrasi 0,2% hingga 0,8% tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan, bobot badan akhir, maupun mortalitas. Nilai FCR yang diperoleh berada pada kisaran 1,36 – 1,41, yang tergolong efisien untuk standar produksi broiler. Selain itu, tidak ditemukan kasus kematian (0% mortalitas) selama masa pemeliharaan. Kesimpulan: Meskipun tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap parameter performa produksi, pemberian nanopartikel bawang tiwai mampu menekan angka mortalitas. Hal ini diduga berkaitan dengan sifat antibakteri dan antivirus dari senyawa aktif yang terkandung dalam bawang tiwai, yang berperan dalam meningkatkan sistem imun ayam broiler
ISSN:1410-7791
2528-0805