Penentuan Indikator Pengukuran dan Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan Konstruksi (Studi Kasus: PT. X (Persero) Tbk)

Abstrak Pembangunan infrastruktur memberi peranan yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Permintaan akan infrastruktur yang tinggi di Indonesia saat ini, tidak menjamin bahwa perusahaan konstruksi di Indonesia dapat bertahan secara finansial maupun non-finansial, karena indus...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Ima Fatima, Whenny Medeline, Fitratul Ikhsan
Format: Article
Language:English
Published: Institut Teknologi Bandung 2024-08-01
Series:Jurnal Teknik Sipil
Subjects:
Online Access:https://journals.itb.ac.id/index.php/jts/article/view/23620
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Abstrak Pembangunan infrastruktur memberi peranan yang sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Permintaan akan infrastruktur yang tinggi di Indonesia saat ini, tidak menjamin bahwa perusahaan konstruksi di Indonesia dapat bertahan secara finansial maupun non-finansial, karena industri konstruksi rentan akan risiko finansial. Kondisi ini dapat dilihat pada saat pandemi Covid-19 tahun 2020 di mana terjadi penurunan jumlah perusahaan konstruksi sebesar 5,66% karena adanya perlambatan ekonomi. Hal ini sejalan dengan kurang baiknya kinerja keuangan perusahaan konstruksi di Indonesia seperti yang terjadi pada salah satu perusahaan BUMN karya di Indonesia yang memiliki liabilitas yang besar dibandingkan perusahaan BUMN lainnya. Penurunan kinerja keuangan perusahaan tentunya dapat terjadi di tiap perusahaan apabila tidak memiliki manajemen kinerja keuangan yang baik. Oleh karena itu, tiap perusahaan perlu melakukan manajemen kinerja keuangan yang efektif dengan menentukan indikator pengukur kinerja yang tepat dan juga menganalisis kinerja keuangan untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Penelitian dilakukan pada PT. X (Persero) Tbk. yang merupakan perusahaan BUMN konstruksi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penentuan indikator kinerja keuangan, menentukan indikator kinerja keuangan, dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan. Prosedur penentuan indikator kinerja keuangan didapatkan melalui kajian literatur dan divalidasi melalui wawancara pada perusahaan. Selanjutnya, analisis kinerja keuangan dilakukan dengan analisis rasio keuangan dan pembobotan pada nilai rasio keuangan didasarkan pada Keputusan Menteri BUMN Nomor Kep-100/MBU/2002, sehingga didapatkan tingkat kesehatan keuangan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesehatan keuangan PT. X (Persero) selalu berfluktuasi dan dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari internal ataupun eksternal perusahaan.
ISSN:0853-2982
2549-2659