KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR

Peran semut dalam ekosistem sangat kompleks, sehingga memerlukan eksplorasi menyeluruh, terutama untuk semut terrestrial dan di Pulau Jawa. Deteksi spesies-spesies invasif perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian spesies lokal yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keanekaragama...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Faiz Nashiruddin Muhammad, Bintang Arya Pramana, Muhammad Daffa Surya Hermawan, Faldy Alifianto, Ito Fernando
Format: Article
Language:English
Published: University of Brawijaya 2025-03-01
Series:Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Subjects:
Online Access:https://jurnalhpt.ub.ac.id/index.php/jhpt/article/view/431
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850207650975842304
author Faiz Nashiruddin Muhammad
Bintang Arya Pramana
Muhammad Daffa Surya Hermawan
Faldy Alifianto
Ito Fernando
author_facet Faiz Nashiruddin Muhammad
Bintang Arya Pramana
Muhammad Daffa Surya Hermawan
Faldy Alifianto
Ito Fernando
author_sort Faiz Nashiruddin Muhammad
collection DOAJ
description Peran semut dalam ekosistem sangat kompleks, sehingga memerlukan eksplorasi menyeluruh, terutama untuk semut terrestrial dan di Pulau Jawa. Deteksi spesies-spesies invasif perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian spesies lokal yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keanekaragaman semut terrestrial di UB Forest, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian dilakukan di delapan jenis penggunaan lahan dalam enam blok UB Forest menggunakan metode direct sampling, Winkler extractor, dan subterranean trap. Analisis dilakukan dengan menghitung indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks ketidak miripan Bray-Curtis, dan divisualisasikan dengan cladogram. Ditemukan total 40 spesies dari 5 subfamili dan 19 genera. Odontoponera denticulata menjadi semut paling banyak ditemukan karena hadir di lima jenis penggunaan lahan, sedangkan semut invasif Anoplolepis gracilipes hanya ditemukan pada lahan monokultur tanaman semusim. Indeks keanekaragaman tertinggi tercatat pada lahan kombinasi pinus dan kopi (2,20) serta area terbuka (2,08). Analisis cladogram menunjukkan bahwa lahan berbasis pinus kopi dan open area membentuk klad yang terpisah dari lahan mahoni, monokultur tanaman semusim dan lahan berbasis pinus lainnya, mengindikasikan perbedaan komposisi spesies. Kesimpulannya, jenis penggunaan lahan menentukan komposisi spesies semut dan area UB Forest sudah terdeteksi terdapat spesies invasif namun hanya terbatas di lahan monokultur tanaman semusim.
format Article
id doaj-art-41436ea0a76e4f54af49d925afb5fba4
institution OA Journals
issn 2338-4336
2580-6459
language English
publishDate 2025-03-01
publisher University of Brawijaya
record_format Article
series Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
spelling doaj-art-41436ea0a76e4f54af49d925afb5fba42025-08-20T02:10:27ZengUniversity of BrawijayaJurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)2338-43362580-64592025-03-01131566610.21776/ub.jurnalhpt.2025.013.1.5364KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMURFaiz Nashiruddin Muhammad0Bintang Arya Pramana1Muhammad Daffa Surya Hermawan2Faldy Alifianto3Ito Fernando4Program Studi Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas BrawijayaProgram Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas BrawijayaProgram Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas BrawijayaDepartemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas BrawijayaDepartemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas BrawijayaPeran semut dalam ekosistem sangat kompleks, sehingga memerlukan eksplorasi menyeluruh, terutama untuk semut terrestrial dan di Pulau Jawa. Deteksi spesies-spesies invasif perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian spesies lokal yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji keanekaragaman semut terrestrial di UB Forest, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian dilakukan di delapan jenis penggunaan lahan dalam enam blok UB Forest menggunakan metode direct sampling, Winkler extractor, dan subterranean trap. Analisis dilakukan dengan menghitung indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks ketidak miripan Bray-Curtis, dan divisualisasikan dengan cladogram. Ditemukan total 40 spesies dari 5 subfamili dan 19 genera. Odontoponera denticulata menjadi semut paling banyak ditemukan karena hadir di lima jenis penggunaan lahan, sedangkan semut invasif Anoplolepis gracilipes hanya ditemukan pada lahan monokultur tanaman semusim. Indeks keanekaragaman tertinggi tercatat pada lahan kombinasi pinus dan kopi (2,20) serta area terbuka (2,08). Analisis cladogram menunjukkan bahwa lahan berbasis pinus kopi dan open area membentuk klad yang terpisah dari lahan mahoni, monokultur tanaman semusim dan lahan berbasis pinus lainnya, mengindikasikan perbedaan komposisi spesies. Kesimpulannya, jenis penggunaan lahan menentukan komposisi spesies semut dan area UB Forest sudah terdeteksi terdapat spesies invasif namun hanya terbatas di lahan monokultur tanaman semusim.https://jurnalhpt.ub.ac.id/index.php/jhpt/article/view/431formicidaekemiripansubterraneanwinklyellow crazy ant
spellingShingle Faiz Nashiruddin Muhammad
Bintang Arya Pramana
Muhammad Daffa Surya Hermawan
Faldy Alifianto
Ito Fernando
KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
formicidae
kemiripan
subterranean
winkl
yellow crazy ant
title KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
title_full KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
title_fullStr KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
title_full_unstemmed KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
title_short KEANEKARAGAMAN SEMUT TERRESTRIAL PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN DI UB FOREST, JAWA TIMUR
title_sort keanekaragaman semut terrestrial pada berbagai penggunaan lahan di ub forest jawa timur
topic formicidae
kemiripan
subterranean
winkl
yellow crazy ant
url https://jurnalhpt.ub.ac.id/index.php/jhpt/article/view/431
work_keys_str_mv AT faiznashiruddinmuhammad keanekaragamansemutterrestrialpadaberbagaipenggunaanlahandiubforestjawatimur
AT bintangaryapramana keanekaragamansemutterrestrialpadaberbagaipenggunaanlahandiubforestjawatimur
AT muhammaddaffasuryahermawan keanekaragamansemutterrestrialpadaberbagaipenggunaanlahandiubforestjawatimur
AT faldyalifianto keanekaragamansemutterrestrialpadaberbagaipenggunaanlahandiubforestjawatimur
AT itofernando keanekaragamansemutterrestrialpadaberbagaipenggunaanlahandiubforestjawatimur