Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik
Penamaan pada nama rumah makan tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga merefleksikan nilai budaya, sejarah, serta identitas sosial sebuah komunitas. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana proses penamaan ini berlangsung dan faktor-faktor apa saja yang...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup
2025-05-01
|
| Series: | Estetik |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/estetik/article/view/12701 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849321488049504256 |
|---|---|
| author | Sukma Mulyadi Mhd. Pujiono |
| author_facet | Sukma Mulyadi Mhd. Pujiono |
| author_sort | Sukma |
| collection | DOAJ |
| description |
Penamaan pada nama rumah makan tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga merefleksikan nilai budaya, sejarah, serta identitas sosial sebuah komunitas. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana proses penamaan ini berlangsung dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk lingual dan nilai-nilai budaya pada penamaan rumah makan di Kabupaten Rokan Hulu menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan lanskap linguistik dan konsep nilai budaya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu dan daya pilah referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk lingual dalam papan berdasarkan variasi bahasa terbagi dua, yaitu monolingual (Bahasa Indonesia, Minang, Arab, Mandailing, Jawa, Inggris, Melayu, Batak) dan bilingual (Indonesia – Melayu, Indonesia – Batak, Indonesia – Arab, Indonesia – Mandailing, Indonesia – Minang, Indonesia – Karo, dan Indonesia - Ocu) serta struktur bahasa berupa kata (kata dasar, kata majemuk, kata imbuhan, kata ulang, dan singkatan) dan frasa (frasa nomina, frasa verba, dan frasa adjektiva) dan (2) nilai budaya yang ditemukan yaitu nilai identitas, nilai harmoni, nilai kekeluargaan, nilai religius, nilai harapan, nilai solidaritas, dan nilai nasionalisme.
|
| format | Article |
| id | doaj-art-403be3b159f54cf59c98a895efdabe2a |
| institution | Kabale University |
| issn | 2622-1810 2622-1829 |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2025-05-01 |
| publisher | Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup |
| record_format | Article |
| series | Estetik |
| spelling | doaj-art-403be3b159f54cf59c98a895efdabe2a2025-08-20T03:49:45ZindInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) CurupEstetik2622-18102622-18292025-05-018110.29240/estetik.v8i1.12701Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik Sukma0Mulyadi1Mhd. Pujiono2Universitas Sumatera UtaraUniversitas Sumatera UtaraUniversitas Sumatera Utara Penamaan pada nama rumah makan tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga merefleksikan nilai budaya, sejarah, serta identitas sosial sebuah komunitas. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana proses penamaan ini berlangsung dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk lingual dan nilai-nilai budaya pada penamaan rumah makan di Kabupaten Rokan Hulu menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan lanskap linguistik dan konsep nilai budaya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu dan daya pilah referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk lingual dalam papan berdasarkan variasi bahasa terbagi dua, yaitu monolingual (Bahasa Indonesia, Minang, Arab, Mandailing, Jawa, Inggris, Melayu, Batak) dan bilingual (Indonesia – Melayu, Indonesia – Batak, Indonesia – Arab, Indonesia – Mandailing, Indonesia – Minang, Indonesia – Karo, dan Indonesia - Ocu) serta struktur bahasa berupa kata (kata dasar, kata majemuk, kata imbuhan, kata ulang, dan singkatan) dan frasa (frasa nomina, frasa verba, dan frasa adjektiva) dan (2) nilai budaya yang ditemukan yaitu nilai identitas, nilai harmoni, nilai kekeluargaan, nilai religius, nilai harapan, nilai solidaritas, dan nilai nasionalisme. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/estetik/article/view/12701bentuk linguallanskap linguistiknilai-nilai budayarumah makanRokan Hulu |
| spellingShingle | Sukma Mulyadi Mhd. Pujiono Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik Estetik bentuk lingual lanskap linguistik nilai-nilai budaya rumah makan Rokan Hulu |
| title | Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik |
| title_full | Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik |
| title_fullStr | Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik |
| title_full_unstemmed | Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik |
| title_short | Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik |
| title_sort | penamaan rumah makan di kabupaten rokan hulu kajian lanskap linguistik |
| topic | bentuk lingual lanskap linguistik nilai-nilai budaya rumah makan Rokan Hulu |
| url | https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/estetik/article/view/12701 |
| work_keys_str_mv | AT sukma penamaanrumahmakandikabupatenrokanhulukajianlanskaplinguistik AT mulyadi penamaanrumahmakandikabupatenrokanhulukajianlanskaplinguistik AT mhdpujiono penamaanrumahmakandikabupatenrokanhulukajianlanskaplinguistik |