RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV
Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui perilaku khalayak pada saat menonton program “Katakan Putus”, (2) mengetahui resepsi khalayak pada program “Katakan Putus” TRANS TV, (3) mengetahui alasan khalayak untuk menonton program “Katakan Putus” TRANS TV. Penelitian ini merupakan penelitian analis...
Saved in:
| Main Authors: | , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | Indonesian |
| Published: |
Universitas Negeri Yogyakarta
2019-12-01
|
| Series: | Lektur |
| Online Access: | https://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15800 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849726106262831104 |
|---|---|
| author | Adam Surya Dewangga Dyna Herlina Suwarto |
| author_facet | Adam Surya Dewangga Dyna Herlina Suwarto |
| author_sort | Adam Surya Dewangga |
| collection | DOAJ |
| description | Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui perilaku khalayak pada saat menonton program “Katakan Putus”, (2) mengetahui resepsi khalayak pada program “Katakan Putus” TRANS TV, (3) mengetahui alasan khalayak untuk menonton program “Katakan Putus” TRANS TV. Penelitian ini merupakan penelitian analisis resepsi khalayak dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah program “Katakan Putus” TRANS TV. Sedangkan subjek atau informan penelitian ini adalah penonton program “Katakan Putus” yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis resepsi dengan teori encoding-decoding Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) khalayak program “Katakan Putus” biasa mengganti channel untuk menghindari iklan dan menonton program serupa (reality show) di stasiun televisi lain serta melakukan aktivitas lain ketika menonton program “Katakan Putus”, (2) khalayak berada pada posisi pembacaan negosiasi dan menganggap bahwa program “Katakan Putus” tidak sepenuhnya menggambarkan realitas, (3) alasan khalayak menonton program “Katakan Putus” yakni sebagai sarana hiburan, sebagai penghilang rasa penat. Pengawasan sosial, sebagai bahan pelajaran bagi diri sendiri dan anaknya. Serta bahan pembicaraan, misalnya ketika berbincang dengan teman-teman di sekolah, kampus, atau di pasar.
Kata kunci: analisis resepsi, katakan putus, dan khalayak televisi |
| format | Article |
| id | doaj-art-4017fb665ce140d895dac835e2fdeeff |
| institution | DOAJ |
| issn | 2988-344X |
| language | Indonesian |
| publishDate | 2019-12-01 |
| publisher | Universitas Negeri Yogyakarta |
| record_format | Article |
| series | Lektur |
| spelling | doaj-art-4017fb665ce140d895dac835e2fdeeff2025-08-20T03:10:18ZindUniversitas Negeri YogyakartaLektur2988-344X2019-12-012110.21831/lektur.v2i1.1580015464RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TVAdam Surya Dewangga0Dyna Herlina Suwarto1Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri YogyakartaUniversitas Negeri YogyakartaTujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui perilaku khalayak pada saat menonton program “Katakan Putus”, (2) mengetahui resepsi khalayak pada program “Katakan Putus” TRANS TV, (3) mengetahui alasan khalayak untuk menonton program “Katakan Putus” TRANS TV. Penelitian ini merupakan penelitian analisis resepsi khalayak dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah program “Katakan Putus” TRANS TV. Sedangkan subjek atau informan penelitian ini adalah penonton program “Katakan Putus” yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis resepsi dengan teori encoding-decoding Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) khalayak program “Katakan Putus” biasa mengganti channel untuk menghindari iklan dan menonton program serupa (reality show) di stasiun televisi lain serta melakukan aktivitas lain ketika menonton program “Katakan Putus”, (2) khalayak berada pada posisi pembacaan negosiasi dan menganggap bahwa program “Katakan Putus” tidak sepenuhnya menggambarkan realitas, (3) alasan khalayak menonton program “Katakan Putus” yakni sebagai sarana hiburan, sebagai penghilang rasa penat. Pengawasan sosial, sebagai bahan pelajaran bagi diri sendiri dan anaknya. Serta bahan pembicaraan, misalnya ketika berbincang dengan teman-teman di sekolah, kampus, atau di pasar. Kata kunci: analisis resepsi, katakan putus, dan khalayak televisihttps://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15800 |
| spellingShingle | Adam Surya Dewangga Dyna Herlina Suwarto RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV Lektur |
| title | RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV |
| title_full | RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV |
| title_fullStr | RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV |
| title_full_unstemmed | RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV |
| title_short | RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV |
| title_sort | resepsi khalayak terhadap program katakan putus trans tv |
| url | https://journal.student.uny.ac.id/ilkom/article/view/15800 |
| work_keys_str_mv | AT adamsuryadewangga resepsikhalayakterhadapprogramkatakanputustranstv AT dynaherlinasuwarto resepsikhalayakterhadapprogramkatakanputustranstv |