Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok

Bank sampah merupakan sebuah bentuk rekayasa sosial untuk mengajak masyarakat peduli akan sampah sekaligus dapat menambah pendapatan rumah tangga. Keberadaannya dapat menjadi solusi menangani sampah rumah tangga. Salah satu faktor penentu keberhasilan bank sampah adalah tingkat partisipasi rumah tan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Muhammad Hafiz Wahfiuddin, Riyanto Riyanto
Format: Article
Language:Indonesian
Published: Diponegoro University 2024-02-01
Series:Jurnal Ilmu Lingkungan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/53642
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849714008302551040
author Muhammad Hafiz Wahfiuddin
Riyanto Riyanto
author_facet Muhammad Hafiz Wahfiuddin
Riyanto Riyanto
author_sort Muhammad Hafiz Wahfiuddin
collection DOAJ
description Bank sampah merupakan sebuah bentuk rekayasa sosial untuk mengajak masyarakat peduli akan sampah sekaligus dapat menambah pendapatan rumah tangga. Keberadaannya dapat menjadi solusi menangani sampah rumah tangga. Salah satu faktor penentu keberhasilan bank sampah adalah tingkat partisipasi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah di Kota Depok serta faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah tersebut. Survei terhadap 182 rumah tangga di Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Cinere serta Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok dilakukan untuk mengestimasi tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah. Selanjutnya, data survei tersebut dianalisis dengan model regressi logistik (Model Logit) untuk menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,38% responden menyatakan telah berpartisipasi dalam bank sampah. Tingkat Partisipasi rumah tangga yang paling tinggi dalam program bank sampah ada di Kecamatan Cimanggis, diikuti oleh Kecamatan Pancoran Mas dan partisipasi paling rendah ada di Kecamatan Cinere. Lebih lanjut, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah di Kota Depok adalah faktor jarak dari rumah menuju bank sampah, faktor informasi mengenai bank sampah, serta faktor jenis sampah (organik atau non-organik) yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga.
format Article
id doaj-art-3e31e19d9a3f430cb1fbf81ac0bbd72c
institution DOAJ
issn 1829-8907
language Indonesian
publishDate 2024-02-01
publisher Diponegoro University
record_format Article
series Jurnal Ilmu Lingkungan
spelling doaj-art-3e31e19d9a3f430cb1fbf81ac0bbd72c2025-08-20T03:13:49ZindDiponegoro UniversityJurnal Ilmu Lingkungan1829-89072024-02-0122246447110.14710/jil.22.2.464-47123416Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota DepokMuhammad Hafiz Wahfiuddin0Riyanto Riyanto1Magister Perencanaan Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, Jakarta, 10430, Indonesia, IndonesiaDepartemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis , Universitas Indonesia , IndonesiaBank sampah merupakan sebuah bentuk rekayasa sosial untuk mengajak masyarakat peduli akan sampah sekaligus dapat menambah pendapatan rumah tangga. Keberadaannya dapat menjadi solusi menangani sampah rumah tangga. Salah satu faktor penentu keberhasilan bank sampah adalah tingkat partisipasi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah di Kota Depok serta faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah tersebut. Survei terhadap 182 rumah tangga di Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Cinere serta Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok dilakukan untuk mengestimasi tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah. Selanjutnya, data survei tersebut dianalisis dengan model regressi logistik (Model Logit) untuk menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,38% responden menyatakan telah berpartisipasi dalam bank sampah. Tingkat Partisipasi rumah tangga yang paling tinggi dalam program bank sampah ada di Kecamatan Cimanggis, diikuti oleh Kecamatan Pancoran Mas dan partisipasi paling rendah ada di Kecamatan Cinere. Lebih lanjut, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah di Kota Depok adalah faktor jarak dari rumah menuju bank sampah, faktor informasi mengenai bank sampah, serta faktor jenis sampah (organik atau non-organik) yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga.https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/53642sampah rumah tanggabank sampahpartisipasi rumah tanggaregressi logistik
spellingShingle Muhammad Hafiz Wahfiuddin
Riyanto Riyanto
Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
Jurnal Ilmu Lingkungan
sampah rumah tangga
bank sampah
partisipasi rumah tangga
regressi logistik
title Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
title_full Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
title_fullStr Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
title_full_unstemmed Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
title_short Partisipasi Rumah Tangga dalam Program Bank Sampah: Studi Kasus di Kota Depok
title_sort partisipasi rumah tangga dalam program bank sampah studi kasus di kota depok
topic sampah rumah tangga
bank sampah
partisipasi rumah tangga
regressi logistik
url https://ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/53642
work_keys_str_mv AT muhammadhafizwahfiuddin partisipasirumahtanggadalamprogrambanksampahstudikasusdikotadepok
AT riyantoriyanto partisipasirumahtanggadalamprogrambanksampahstudikasusdikotadepok