Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia

Ikan ekor kuning (Caesio cuning) merupakan komoditas unggulan bagi nelayan di Karimunjawa karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, produksi tangkapan yang fluktuatif mengakibatkan pendapatan nelayan menjadi tidak stabil, menimbulkan tantangan ekonomi di sektor ini. Pengelolaan tingkat pemanfaa...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Pranata Candra Perdana Putra, Setyo Tri Wahyudi, Abu Bakar Sambah, Aida Sartimbul
Format: Article
Language:English
Published: University of Brawijaya 2025-03-01
Series:JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research
Subjects:
Online Access:https://jfmr.ub.ac.id/index.php/jfmr/article/view/1142
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849328356667949056
author Pranata Candra Perdana Putra
Setyo Tri Wahyudi
Abu Bakar Sambah
Aida Sartimbul
author_facet Pranata Candra Perdana Putra
Setyo Tri Wahyudi
Abu Bakar Sambah
Aida Sartimbul
author_sort Pranata Candra Perdana Putra
collection DOAJ
description Ikan ekor kuning (Caesio cuning) merupakan komoditas unggulan bagi nelayan di Karimunjawa karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, produksi tangkapan yang fluktuatif mengakibatkan pendapatan nelayan menjadi tidak stabil, menimbulkan tantangan ekonomi di sektor ini. Pengelolaan tingkat pemanfaatan ikan ini perlu dioptimalkan dengan memperhatikan etika lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah penentuan indeks musim penangkapan, yang mempertimbangkan pola penangkapan agar kegiatan penangkapan dapat berlangsung efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menentukan indeks musim penangkapan ikan ekor kuning yang optimal menggunakan metode rata-rata bergerak (moving average) berdasarkan analisis runtun waktu, sehingga penangkapan dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Data yang digunakan meliputi produksi tangkapan ikan ekor kuning dari alat tangkap panah, bersumber dari statistik perikanan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Karimunjawa antara Tahun 2017 - 2023. Hasil menunjukkan bahwa ikan ekor kuning memiliki musim puncak penangkapan yang terjadi pada musim barat (Jan dan Feb) dan musim transisi I (Mar, Apr, Mei) dengan IMP > 100%, sementara indeks terendah terjadi pada musim transisi II (Sep, Okt, Nov) yang menjadikan bulan tersebut dalam kategori tidak musim penangkapan (IMP<100). Nilai indeks tersebut menunjukkan pola fluktuasi musim penangkapan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, guna meningkatkan efektivitas penangkapan dan keberlanjutan ikan ekor kuning serta mendukung kesejahteraan nelayan di Kawasan Karimunjawa.   Yellowtail (Caesio cuning) is a leading commodity for fishermen in Karimunjawa because it has high economic value. However, fluctuating catch production results in unstable income for fishermen, creating economic challenges in this sector. The management of the utilization level of this fish needs to be optimized by considering environmental ethics. One approach that can be applied is determining the fishing season index, which considers fishing patterns so that fishing activities can occur effectively and efficiently. This study aims to determine the optimal yellowtail fishing season index using the moving average method based on time series analysis to optimize fishing sustainably. The data used includes the production of yellowtail catches from spearfishing fishing gear, sourced from the Karimunjawa Fishing Port (PPP) fisheries statistics between 2017 to 2023. The results are that yellowtail have a peak fishing season that occurs in the Northwest monsoon season (Jan and Feb) and transition I (Mar, Apr, May) with an (FSI>100%), while the lowest index occurs in transition II (Sep, Oct, Nov) which makes the month in the category of non-fishing season (FSI<100). The index value shows the pattern of fishing season fluctuations that can be used as a basis for decision-making in sustainable fisheries management to increase the effectiveness of fishing and the sustainability of yellowtail and support the welfare of fishermen in Karimunjawa.
format Article
id doaj-art-3c8fedc3f7824ceebbfd456c9e590cb8
institution Kabale University
issn 2581-0294
language English
publishDate 2025-03-01
publisher University of Brawijaya
record_format Article
series JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research
spelling doaj-art-3c8fedc3f7824ceebbfd456c9e590cb82025-08-20T03:47:37ZengUniversity of BrawijayaJFMR-Journal of Fisheries and Marine Research2581-02942025-03-019110.21776/ub.jfmr.2025.009.01.8Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, IndonesiaPranata Candra Perdana Putra0https://orcid.org/0009-0003-0333-7442Setyo Tri Wahyudi1https://orcid.org/0000-0003-4779-5747Abu Bakar Sambah2https://orcid.org/0000-0002-6618-7280Aida Sartimbul3https://orcid.org/0000-0002-4648-4990Brawijaya UniversityBrawijaya UniversityBrawijaya UniversityBrawijaya University Ikan ekor kuning (Caesio cuning) merupakan komoditas unggulan bagi nelayan di Karimunjawa karena memiliki nilai ekonomis tinggi. Namun, produksi tangkapan yang fluktuatif mengakibatkan pendapatan nelayan menjadi tidak stabil, menimbulkan tantangan ekonomi di sektor ini. Pengelolaan tingkat pemanfaatan ikan ini perlu dioptimalkan dengan memperhatikan etika lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah penentuan indeks musim penangkapan, yang mempertimbangkan pola penangkapan agar kegiatan penangkapan dapat berlangsung efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menentukan indeks musim penangkapan ikan ekor kuning yang optimal menggunakan metode rata-rata bergerak (moving average) berdasarkan analisis runtun waktu, sehingga penangkapan dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Data yang digunakan meliputi produksi tangkapan ikan ekor kuning dari alat tangkap panah, bersumber dari statistik perikanan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Karimunjawa antara Tahun 2017 - 2023. Hasil menunjukkan bahwa ikan ekor kuning memiliki musim puncak penangkapan yang terjadi pada musim barat (Jan dan Feb) dan musim transisi I (Mar, Apr, Mei) dengan IMP > 100%, sementara indeks terendah terjadi pada musim transisi II (Sep, Okt, Nov) yang menjadikan bulan tersebut dalam kategori tidak musim penangkapan (IMP<100). Nilai indeks tersebut menunjukkan pola fluktuasi musim penangkapan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan perikanan berkelanjutan, guna meningkatkan efektivitas penangkapan dan keberlanjutan ikan ekor kuning serta mendukung kesejahteraan nelayan di Kawasan Karimunjawa.   Yellowtail (Caesio cuning) is a leading commodity for fishermen in Karimunjawa because it has high economic value. However, fluctuating catch production results in unstable income for fishermen, creating economic challenges in this sector. The management of the utilization level of this fish needs to be optimized by considering environmental ethics. One approach that can be applied is determining the fishing season index, which considers fishing patterns so that fishing activities can occur effectively and efficiently. This study aims to determine the optimal yellowtail fishing season index using the moving average method based on time series analysis to optimize fishing sustainably. The data used includes the production of yellowtail catches from spearfishing fishing gear, sourced from the Karimunjawa Fishing Port (PPP) fisheries statistics between 2017 to 2023. The results are that yellowtail have a peak fishing season that occurs in the Northwest monsoon season (Jan and Feb) and transition I (Mar, Apr, May) with an (FSI>100%), while the lowest index occurs in transition II (Sep, Oct, Nov) which makes the month in the category of non-fishing season (FSI<100). The index value shows the pattern of fishing season fluctuations that can be used as a basis for decision-making in sustainable fisheries management to increase the effectiveness of fishing and the sustainability of yellowtail and support the welfare of fishermen in Karimunjawa. https://jfmr.ub.ac.id/index.php/jfmr/article/view/1142Caesio CuningIndeks Musim PenangkapanKarimunjawaKeberlanjutanFishing Seasonal IndeksSustainability
spellingShingle Pranata Candra Perdana Putra
Setyo Tri Wahyudi
Abu Bakar Sambah
Aida Sartimbul
Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
JFMR-Journal of Fisheries and Marine Research
Caesio Cuning
Indeks Musim Penangkapan
Karimunjawa
Keberlanjutan
Fishing Seasonal Indeks
Sustainability
title Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
title_full Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
title_fullStr Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
title_full_unstemmed Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
title_short Penentuan Musim Penangkapan Ikan Ekor Kuning (Blonch, 1791): Studi Perairan Karimunjawa, Indonesia
title_sort penentuan musim penangkapan ikan ekor kuning blonch 1791 studi perairan karimunjawa indonesia
topic Caesio Cuning
Indeks Musim Penangkapan
Karimunjawa
Keberlanjutan
Fishing Seasonal Indeks
Sustainability
url https://jfmr.ub.ac.id/index.php/jfmr/article/view/1142
work_keys_str_mv AT pranatacandraperdanaputra penentuanmusimpenangkapanikanekorkuningblonch1791studiperairankarimunjawaindonesia
AT setyotriwahyudi penentuanmusimpenangkapanikanekorkuningblonch1791studiperairankarimunjawaindonesia
AT abubakarsambah penentuanmusimpenangkapanikanekorkuningblonch1791studiperairankarimunjawaindonesia
AT aidasartimbul penentuanmusimpenangkapanikanekorkuningblonch1791studiperairankarimunjawaindonesia