Analisis Manajemen Pencitraan Pada Akun Instagram @rafflesia_membaca dalam Upaya Promosi Gerakan Literasi di Provinsi Bengkulu

Tingkat literasi masyarakat Provinsi Bengkulu masuk dalam kategori rendah yakni 37,41%. Hal tersebut dapat diatasi dengan meningkatkan citra dari gerakan literasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Komunitas Rafflesia Membaca melakukan manajemen pencitraan merek digital melalui akun...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Alfiani Puspita, Nurhayati Darubekti, Fransiska Timoria Samosir
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Diponegoro 2022-06-01
Series:Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Subjects:
Online Access:https://ejournal.undip.ac.id/index.php/lpustaka/article/view/44191
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:Tingkat literasi masyarakat Provinsi Bengkulu masuk dalam kategori rendah yakni 37,41%. Hal tersebut dapat diatasi dengan meningkatkan citra dari gerakan literasi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Komunitas Rafflesia Membaca melakukan manajemen pencitraan merek digital melalui akun instagram @rafflesia_membaca dalam upaya promosi gerakan literasi di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis dengan model analisis SOSTAC. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, dokumentasi, dan kajian pustaka, serta menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan manajemen pencitraan secara digital yang telah dilakukan Komunitas Rafflesia Membaca yakni analisis situasi, penentukan tujuan, penyusunan strategi, penentuan taktik, melakukan tindakan, dan kontrol. Akan tetapi, terdapat beberapa indikator yang tidak dilaksanakan yaitu penentuan waktu, perencanaan program dan pelatihan. Komunitas Rafflesia Membaca telah melakukan tahapan manajemen pencitraan secara digital yang sesuai dengan tahapan pada model SOSTAC. Hal ini dapat disimpulkan bahwa upaya pencitraan yang dilakukan melalui akun instagram @rafflesia_membaca mampu mempromosikan gerakan literasi di Provinsi Bengkulu dan menarik perhatian pengikut instagram di berbagai kalangan untuk mengikuti kegiatan literasi secara langsung.
ISSN:2302-4666
2540-9638