Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan

Hasil dari penelitian ini bahwa ada dua(2) faktor yang menyebabkan pecandu mengalami kekambuhan atau relapse,yaitu faktor internal dan faktor eskternal. Faktor internal berasal dari dalam diri pecandu, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan, baik itu lingkungan...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Hannat Waladat Maryam, Ashabul Kahpi
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar 2020-11-01
Series:Alauddin Law Development Journal
Subjects:
Online Access:https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/14654/9741
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1850211265732935680
author Hannat Waladat Maryam
Ashabul Kahpi
author_facet Hannat Waladat Maryam
Ashabul Kahpi
author_sort Hannat Waladat Maryam
collection DOAJ
description Hasil dari penelitian ini bahwa ada dua(2) faktor yang menyebabkan pecandu mengalami kekambuhan atau relapse,yaitu faktor internal dan faktor eskternal. Faktor internal berasal dari dalam diri pecandu, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan, baik itu lingkungan keluarga maupun teman lainnya, oleh karena itu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel menjalankan rehabilitasi bagi pecandu yang relapse dengan berbagai program diantaranya ialah program tahapan perubahan perilaku, konseling individu, dan konseling keluarga.
format Article
id doaj-art-3822486e79d044af985c26f7f2f58a36
institution OA Journals
issn 2714-8742
2686-3782
language English
publishDate 2020-11-01
publisher Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
record_format Article
series Alauddin Law Development Journal
spelling doaj-art-3822486e79d044af985c26f7f2f58a362025-08-20T02:09:35ZengUniversitas Islam Negeri Alauddin MakassarAlauddin Law Development Journal2714-87422686-37822020-11-012Vol. 2 No. 3 (2020): ALDEV293301https://doi.org/10.24252/aldev.v2i3.14654Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi SelatanHannat Waladat Maryam0Ashabul Kahpi1Universitas Islam Negeri Alaudin MakassarUniversitas Islam Negeri Alaudin MakassarHasil dari penelitian ini bahwa ada dua(2) faktor yang menyebabkan pecandu mengalami kekambuhan atau relapse,yaitu faktor internal dan faktor eskternal. Faktor internal berasal dari dalam diri pecandu, sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan, baik itu lingkungan keluarga maupun teman lainnya, oleh karena itu Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel menjalankan rehabilitasi bagi pecandu yang relapse dengan berbagai program diantaranya ialah program tahapan perubahan perilaku, konseling individu, dan konseling keluarga.https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/14654/9741pecandurehabilitasirelapse
spellingShingle Hannat Waladat Maryam
Ashabul Kahpi
Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Alauddin Law Development Journal
pecandu
rehabilitasi
relapse
title Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
title_full Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
title_fullStr Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
title_full_unstemmed Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
title_short Analisis Relapse Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
title_sort analisis relapse terhadap penyalahgunaan narkotika di badan narkotika nasional provinsi sulawesi selatan
topic pecandu
rehabilitasi
relapse
url https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/14654/9741
work_keys_str_mv AT hannatwaladatmaryam analisisrelapseterhadappenyalahgunaannarkotikadibadannarkotikanasionalprovinsisulawesiselatan
AT ashabulkahpi analisisrelapseterhadappenyalahgunaannarkotikadibadannarkotikanasionalprovinsisulawesiselatan