Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional
Tuberkulosis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mikrobakterium tuberkulosis yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah area bronkus hingga alveoli dengan penyebaran dalam bentuk percikan dahak ke udara melalui batuk. Indonesia menempati peringkat kedua dengan jumlah...
Saved in:
| Main Authors: | , , |
|---|---|
| Format: | Article |
| Language: | English |
| Published: |
LPPM Unversitas Mohammad Husni Thamrin
2024-09-01
|
| Series: | Jurnal Ilmiah Kesehatan |
| Subjects: | |
| Online Access: | https://journal.thamrin.ac.id/index.php/jikmht/article/view/2246 |
| Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
| _version_ | 1849428051503349760 |
|---|---|
| author | Nurma Auliya Hamidah Ika Mega Presditia Dimas Arya Nugraha |
| author_facet | Nurma Auliya Hamidah Ika Mega Presditia Dimas Arya Nugraha |
| author_sort | Nurma Auliya Hamidah |
| collection | DOAJ |
| description | Tuberkulosis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mikrobakterium tuberkulosis yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah area bronkus hingga alveoli dengan penyebaran dalam bentuk percikan dahak ke udara melalui batuk. Indonesia menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun setara dengan 11 kematian per jam. Gejala yang di temukan yaitu batuk berdahak, sesak napas, penurunan ekspansi sangkar thorak dan penurunan aktivitas fungsional. Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien TB paru di RS Umum Daerah Madiun. Instrumen penelitian menggunakan skala borg untuk menentukan skala derajat sesak napas, Mmrc untuk menentukan fungsional pasien dan pemeriksaan ekspansi sangkar thorak menggunakan midline. Diberikan penanganan fisioterapi berupa Nebulizer dengan frekuensi 3x sehari serta breathing control dan batuk efektif diberikan 2x sehari dengan intensitas 8-10 menit dalam 4 hari, didapatkan terjadi penurunan sesak napas 2 poin, peningkatan ekspansi sangkar thorak sampai 2 tingkatan dan peningkatan fungsional menjadi sesak timbul ketika berjalan cepat. Dapat disimpulkan pemberian Nebulizer, Breathing control, dan batuk efektif untuk menurunkan derajat sesak dan meningkatkan aktivitas fungsioanl pada pasien TB paru. |
| format | Article |
| id | doaj-art-363a4cefad37432e8bf0db61a22bbad2 |
| institution | Kabale University |
| issn | 2301-9255 2656-1190 |
| language | English |
| publishDate | 2024-09-01 |
| publisher | LPPM Unversitas Mohammad Husni Thamrin |
| record_format | Article |
| series | Jurnal Ilmiah Kesehatan |
| spelling | doaj-art-363a4cefad37432e8bf0db61a22bbad22025-08-20T03:28:49ZengLPPM Unversitas Mohammad Husni ThamrinJurnal Ilmiah Kesehatan2301-92552656-11902024-09-0116228729410.37012/jik.v16i2.22462129Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas FungsionalNurma Auliya Hamidah0Ika Mega Presditia1Dimas Arya Nugraha2universitas muhammadiyah lamonganUniversitas Muhammadiyah LamonganUniversitas Muhammadiyah LamonganTuberkulosis merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mikrobakterium tuberkulosis yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah area bronkus hingga alveoli dengan penyebaran dalam bentuk percikan dahak ke udara melalui batuk. Indonesia menempati peringkat kedua dengan jumlah kasus 969 ribu dan kematian 93 ribu per tahun setara dengan 11 kematian per jam. Gejala yang di temukan yaitu batuk berdahak, sesak napas, penurunan ekspansi sangkar thorak dan penurunan aktivitas fungsional. Penelitian ini merupakan studi kasus pada pasien TB paru di RS Umum Daerah Madiun. Instrumen penelitian menggunakan skala borg untuk menentukan skala derajat sesak napas, Mmrc untuk menentukan fungsional pasien dan pemeriksaan ekspansi sangkar thorak menggunakan midline. Diberikan penanganan fisioterapi berupa Nebulizer dengan frekuensi 3x sehari serta breathing control dan batuk efektif diberikan 2x sehari dengan intensitas 8-10 menit dalam 4 hari, didapatkan terjadi penurunan sesak napas 2 poin, peningkatan ekspansi sangkar thorak sampai 2 tingkatan dan peningkatan fungsional menjadi sesak timbul ketika berjalan cepat. Dapat disimpulkan pemberian Nebulizer, Breathing control, dan batuk efektif untuk menurunkan derajat sesak dan meningkatkan aktivitas fungsioanl pada pasien TB paru.https://journal.thamrin.ac.id/index.php/jikmht/article/view/2246tuberkulosis paru, nebulizer, terapi latihan, breathing control, batuk efektif |
| spellingShingle | Nurma Auliya Hamidah Ika Mega Presditia Dimas Arya Nugraha Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional Jurnal Ilmiah Kesehatan tuberkulosis paru, nebulizer, terapi latihan, breathing control, batuk efektif |
| title | Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional |
| title_full | Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional |
| title_fullStr | Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional |
| title_full_unstemmed | Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional |
| title_short | Efektivitas Nebulizer, Breathing Control, dan Batuk Efektif Untuk Sesak Napas dan Aktivitas Fungsional |
| title_sort | efektivitas nebulizer breathing control dan batuk efektif untuk sesak napas dan aktivitas fungsional |
| topic | tuberkulosis paru, nebulizer, terapi latihan, breathing control, batuk efektif |
| url | https://journal.thamrin.ac.id/index.php/jikmht/article/view/2246 |
| work_keys_str_mv | AT nurmaauliyahamidah efektivitasnebulizerbreathingcontroldanbatukefektifuntuksesaknapasdanaktivitasfungsional AT ikamegapresditia efektivitasnebulizerbreathingcontroldanbatukefektifuntuksesaknapasdanaktivitasfungsional AT dimasaryanugraha efektivitasnebulizerbreathingcontroldanbatukefektifuntuksesaknapasdanaktivitasfungsional |