Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Lama Rawat Inap Pasien Dengue Hemorrhagic Fever di Salah Satu Rumah Sakit Umum Daerah di Bali

World Health Organization (WHO) melaporkan satu sampai lima juta infeksi dengue selama tahun 2020 sampai tahun 2022. Menurut data Profil Kesehatan Indonesia pada tahun 2020, Provinsi Bali memiliki Incidence Rate (IR) DHF terbesar, yaitu sebesar 273,1 kesakitan dan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 0,...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Nyoman Budiartha Siada, Rr Asih Juanita
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Mahasaraswati Denpasar 2025-03-01
Series:Jurnal Ilmiah Medicamento
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/9852
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
Description
Summary:World Health Organization (WHO) melaporkan satu sampai lima juta infeksi dengue selama tahun 2020 sampai tahun 2022. Menurut data Profil Kesehatan Indonesia pada tahun 2020, Provinsi Bali memiliki Incidence Rate (IR) DHF terbesar, yaitu sebesar 273,1 kesakitan dan Case Fatality Rate (CFR) sebesar 0,2%. Semakin lama masa rawat inap pasien maka semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan di rumah sakit. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi lama rawat inap pasien DHF yang disertai komplikasi dan penyakit penyerta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional. Data rekam medis pasien DHF yang disertai komplikasi dan penyakit penyerta dikumpulkan dengan teknik retrospektif dari periode Januari 2020 sampai Desember 2020 selama dirawat inap di salah satu rumah sakit umum daerah di Bali. Variabel bebas dalam penelitian ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi lama rawat inap meliputi umur, derajat keparahan DHF, komplikasi dan penyakit penyerta, dan jumlah terapi cairan yang digunakan pasien selama dirawat inap. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah lama rawat inap pasien. Hubungan antar variabel bebas dan variabel terikat dianalisis menggunakan regresi logistik dengan tingkat signifikansi yang ditetapkan pada p<0,05. Terdapat 115 pasien rawat inap DHF dengan komplikasi dan penyakit penyerta yang terdiri atas 52% laki-laki dan 48% perempuan. Pasien mayoritas berada pada rentang usia 6-11 tahun (43%). Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terdapat faktor yang berhubungan secara signifikan dengan lama rawat inap pasien DHF yaitu penggunaan jumlah terapi cairan (p=0,02). Hasil penelitian ini mendukung evaluasi terapi DHF, khususnya dalam pemilihan jenis dan jumlah cairan.
ISSN:2356-4814