Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan

Abstrak: Luka adalah rusak atau hilangnya jaringan tubuh yang terjadi karena adanya suatu faktor yang mengganggu sistem perlindungan tubuh, luka dibedakan berdasarkan penyebabnya yaitu luka terbuka dan tertutup. Salah satu contoh luka terbuka adalah insisi/luka sayat dimana terdapat robekan linear...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani, Ni Nyoman Wahyu Udayani, I Gusti Ayu Arya Ditha Suari
Format: Article
Language:English
Published: Universitas Mahasaraswati Denpasar 2021-09-01
Series:Jurnal Ilmiah Medicamento
Subjects:
Online Access:https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/2097
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
_version_ 1849228427059527680
author I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
Ni Nyoman Wahyu Udayani
I Gusti Ayu Arya Ditha Suari
author_facet I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
Ni Nyoman Wahyu Udayani
I Gusti Ayu Arya Ditha Suari
author_sort I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
collection DOAJ
description Abstrak: Luka adalah rusak atau hilangnya jaringan tubuh yang terjadi karena adanya suatu faktor yang mengganggu sistem perlindungan tubuh, luka dibedakan berdasarkan penyebabnya yaitu luka terbuka dan tertutup. Salah satu contoh luka terbuka adalah insisi/luka sayat dimana terdapat robekan linear pada kulit dan jaringan di bawahnya. Di Indonesia khususnya di Bali salah satu tanaman yang digunakan secara tradisional untuk mengobati luka sayat adalah daun gamal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak etil asetat daun gamal terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan. Metode yang digunakan yaitu randomized posttest only control group design dengan menggunakan 25 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Sebelum dilukai, semua tikus dianastesi menggunakan kombinasi ketamine dan zylasin dengan perbandingan 25:8. Luka sayat dibuat di punggung tikus dengan kedalaman 2 mm menggunakan cutter. Perawatan luka dilakukan dengan mengoleskan salep dan betadine ke bagian tubuh yang terluka sebanyak 2 kali sehari. Hasil uji LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna waktu penyembuhan luka sayat pada tikus antara kelompok perlakuan 1 dengan kelompok perlakuan 2, 3, 4, dan 5 dengan nilai signifikan 0,002; 0,044; 0,004; 0,002 secara berturut-turut (p<0,05). Pada kelompok perlakuan 2 dengan kelompok perlakuan 3, 4 dan 5 tidak memiliki perbedaan bermakna dengan nilai signifikan 0,168; 0,724; 1,000 secara berturut-turut (p>0,05). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat daun gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Walp) dengan konsentrasi 30% sudah mampu untuk mempercepat waktu penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan.
format Article
id doaj-art-3455cf67c4ad426c83cbdb2ca8ed6b82
institution Kabale University
issn 2356-4814
language English
publishDate 2021-09-01
publisher Universitas Mahasaraswati Denpasar
record_format Article
series Jurnal Ilmiah Medicamento
spelling doaj-art-3455cf67c4ad426c83cbdb2ca8ed6b822025-08-23T03:22:23ZengUniversitas Mahasaraswati DenpasarJurnal Ilmiah Medicamento2356-48142021-09-0172Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih JantanI Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani0Ni Nyoman Wahyu Udayani1I Gusti Ayu Arya Ditha Suari2Universitas Mahasaraswati DenpasarUniversitas Mahasaraswati DenpasarUniversitas Mahasaraswati Denpasar Abstrak: Luka adalah rusak atau hilangnya jaringan tubuh yang terjadi karena adanya suatu faktor yang mengganggu sistem perlindungan tubuh, luka dibedakan berdasarkan penyebabnya yaitu luka terbuka dan tertutup. Salah satu contoh luka terbuka adalah insisi/luka sayat dimana terdapat robekan linear pada kulit dan jaringan di bawahnya. Di Indonesia khususnya di Bali salah satu tanaman yang digunakan secara tradisional untuk mengobati luka sayat adalah daun gamal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak etil asetat daun gamal terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan. Metode yang digunakan yaitu randomized posttest only control group design dengan menggunakan 25 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Sebelum dilukai, semua tikus dianastesi menggunakan kombinasi ketamine dan zylasin dengan perbandingan 25:8. Luka sayat dibuat di punggung tikus dengan kedalaman 2 mm menggunakan cutter. Perawatan luka dilakukan dengan mengoleskan salep dan betadine ke bagian tubuh yang terluka sebanyak 2 kali sehari. Hasil uji LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna waktu penyembuhan luka sayat pada tikus antara kelompok perlakuan 1 dengan kelompok perlakuan 2, 3, 4, dan 5 dengan nilai signifikan 0,002; 0,044; 0,004; 0,002 secara berturut-turut (p<0,05). Pada kelompok perlakuan 2 dengan kelompok perlakuan 3, 4 dan 5 tidak memiliki perbedaan bermakna dengan nilai signifikan 0,168; 0,724; 1,000 secara berturut-turut (p>0,05). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat daun gamal (Gliricidia sepium (Jacq.) Walp) dengan konsentrasi 30% sudah mampu untuk mempercepat waktu penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/2097daun gamalluka sayatsalepwound
spellingShingle I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani
Ni Nyoman Wahyu Udayani
I Gusti Ayu Arya Ditha Suari
Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
Jurnal Ilmiah Medicamento
daun gamal
luka sayat
salep
wound
title Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
title_full Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
title_fullStr Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
title_full_unstemmed Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
title_short Efektivitas Salep Ekstrak Etil Asetat Daun Gliricidia Sepium (Jacq.) Walp. terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih Jantan
title_sort efektivitas salep ekstrak etil asetat daun gliricidia sepium jacq walp terhadap penyembuhan luka sayat pada tikus putih jantan
topic daun gamal
luka sayat
salep
wound
url https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Medicamento/article/view/2097
work_keys_str_mv AT igustiagungayukusumawardani efektivitassalepekstraketilasetatdaungliricidiasepiumjacqwalpterhadappenyembuhanlukasayatpadatikusputihjantan
AT ninyomanwahyuudayani efektivitassalepekstraketilasetatdaungliricidiasepiumjacqwalpterhadappenyembuhanlukasayatpadatikusputihjantan
AT igustiayuaryadithasuari efektivitassalepekstraketilasetatdaungliricidiasepiumjacqwalpterhadappenyembuhanlukasayatpadatikusputihjantan